5 Makanan dan Minuman yang Bisa Memicu Sakit Kepala


Sakit kepala bisa terjadi sewaktu-waktu, meski faktor penyebabnya kadang misterius. Bisa jadi, saat sedang asyik melakukan aktivitas atau kerja seperti biasa, kepala kita terasa sakit, dan kita bingung apa yang menjadi penyebabnya.

Ternyata, ada beberapa makanan tertentu yang zat-zat di dalamnya bisa memicu sakit kepala. Karenanya, ketika kita mengonsumsi makanan-makanan itu, sakit kepala kemudian muncul sebagai akibatnya. Berikut ini beberapa makanan yang bisa memicu sakit kepala yang perlu diwaspadai, khususnya lagi ketika kita sedang menderita sakit kepala. 

Keju tua

Keju tua adalah salah satu makanan pemicu sakit kepala paling umum. Kandungan zat tyramine, yang terbentuk sebagai pengurai protein, menjadi biang keladinya. Semakin tua keju, semakin tinggi kandungan tyramine-nya. 

Pisang dan buah lain

Pisang termasuk buah yang mengandung tyramine, terutama di bagian lapisan serat terluar yang membatasi buah dan kulit. Selain pisang, buah-buahan lain yang juga rentan memicu sakit kepala di antaranya alpukat, kismis, pepaya, dan plum.

Kafein

Asupan kafein dalam jumlah moderat memang dapat menghalau sakit kepala. Namun, konsumsi kafein dalam jumlah berlebihan justru rentan memicu sakit kepala. Karenanya, kita perlu memperhatikan konsumsi kafein agar tidak lebih dari 200 atau 300 miligram sehari. Yang juga perlu diingat, kafein tidak hanya terkandung dalam kopi, tapi juga teh dan cokelat.

Alkohol

Alkohol berperan dalam meningkatkan aliran darah ke otak, dan memicu dehidrasi. Dua kondisi itulah yang potensial memunculkan rasa sakit di kepala.

Daging olahan

Kandungan bahan pengawet yang terdapat dalam daging olahan, kecap, atau makanan olahan lainnya, dikaitkan dengan penyempitan pembuluh darah yang pada akhirnya memunculkan gejala sakit di kepala.