4 Makanan yang Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat di Tubuh Kita


Kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) memiliki peran besar dalam meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Bahkan, menurut American Heart Association, kadar LDL memberikan pengaruh lebih besar dibandingkan kadar kolesterol total. 

Kadar LDL yang optimal adalah di bawah 100 miligram per desiliter. Untuk menjaga kadarnya tetap di bawah batas tersebut, kita perlu membatasi faktor risiko, seperti menerapkan pola makan yang sehat, dan olahraga teratur. Selain itu, ada pula makanan-makanan yang dapat membantu menurunkan kadar LDL secara cepat. Berikut ini di antaranya.

Makanan kaya serat

Makanan yang paling efektif dalam hal menurunkan kadar LDL dalam tubuh adalah makanan yang kaya serat larut, karena serat dapat mengikat kolesterol dan secara efektif akan mengeluarkannya melalui sistem pencernaan, sebelum kolesterol beredar di seluruh tubuh.

Kacang-kacangan merupakan sumber serat larut yang kaya. Makanan lain seperti oat dan biji-bijian utuh lainnya, atau buah-buahan semisal apel, jeruk, stroberi, dan anggur, juga mengandung serat larut.

Kacang

Kacang dan minyak mengandung lemak yang dapat melawan penumpukan LDL. Dalam studi yang dilakukan, diketahui bahwa kacang dapat menurunkan kolesterol karena memiliki asam lemak. Mengonsumsi sekitar 28 gram kacang lima kali seminggu bisa berdampak pada penurunan risiko penyakit kardiovaskular yang signifikan.

Ikan berlemak

Mengonsumsi ikan berlemak dua sampai tiga kali dalam seminggu dapat menurunkan kadar LDL dan trigliserida. Selain itu, kandungan asam lemak omega-3 pada ikan dapat membantu melindungi jantung. Ikan berlemak yang bisa dipilih di antaranya adalah salmon, tuna, atau sarden. 

Bawang putih

Bawang putih dapat membantu melawan oksidasi kolesterol LDL. Sebuah studi menemukan bahwa LDL yang teroksidasi dapat mempercepat disfungsi vaskular. Sementara konsumsi bawang putih dapat mencegah pengerasan arteri yang disebabkan penumpukan plak, karena peningkatan resistensi terhadap oksidasi LDL.