4 Hal yang Dipertimbangkan Investor Sebelum Mendanai Start-Up


Mendapatkan investor yang mau mendanai start-up adalah harapan setiap pemilik usaha rintisan. Bagaimana pun bisnis butuh suntikan dana agar bisa berkembang dan terus tumbuh membesar. Semakin besar dana yang masuk, biasanya pertumbuhan bisnis akan semakin cepat, karena dana atau investasi umpama darah segar bagi kelangsungan sebuah bisnis.

Yang jadi masalah, investor tidak akan seenaknya menanamkan uang mereka di start-up yang Anda bangun. Bagaimana pun, mereka ingin investasi yang mereka tanamkan bisa menghasilkan keuntungan, atau minimal tidak malah rugi. 

Karenanya, sebelum berusaha keras mencari investor untuk mendanai start-up yang Anda bangun, ada baiknya memahami hal-hal yang dipertimbangkan investor sebelum mereka memutuskan untuk mendanai sebuah start-up.

Strategi yang berbeda dan berkelanjutan

Tunjukkan apa yang spesial dari startup Anda, dan bagaimana cara mengelola starup tersebut. Apakah penawaran Anda fresh dan punya solusi berbeda untuk pelanggan? Apakah biaya yang ditawarkan lebih rendah atau mempunyai layanan yang lebih baik?  

Tunjukkan bahwa Anda memiliki sesuatu yang berbeda, dan itulah yang diinginkan target pasar. Pada kasus tertentu, beberapa bisnis tumbuh dan berkembang dengan perbedaannya.

Tim yang tepat untuk startup yang tepat 

Untuk tahap awal bisnis, tim adalah aspek yang paling penting bagi investor, karena pasar dan produk mungkin belum ada. Bagaimana kombinasi dari keterampilan masing-masing anggota tim dan pengalaman mereka, serta pemimpin tim yang berpotensi membawa kemenangan?

Model bisnis yang akan menghasilkan uang

Uang–laba dan arus kas–pada akhirnya adalah sebuah nilai. Dalam perjalanan menuju profitabilitas, perusahaan Anda mungkin akan menjadi bernilai strategis, dan mungkin diakuisisi dengan cepat atau melakukan IPO (Initial Public Offering) ketika investor publik percaya Anda akan segera menghasilkan laba. 

Anda harus menunjukkan bagaimana model bisnis–biaya untuk mengakuisisi dan layanan pelanggan–akan menguntungkan. Memahami struktur margin dari perusahaan serupa dan menunjukkan bagaimana Anda dapat melebihi kompetitor.

Ukuran pasar atau prospek keuntungan

Investor ingin tahu bahwa startup Anda punya banyak kesempatan untuk tumbuh. “Anda tidak dapat membuat perusahaan besar di pasar yang kecil,” adalah salah satu hal penting yang harus dipahami. Startup adalah perusahaan baru, mungkin belum ada ukuran pasar saat ini, sehingga fokus pada total pasar yang dapat diciptakan. Lakukan riset pasar untuk mengetahui potensi perusahaan Anda di pasar konsumen.

Itulah empat hal utama dalam startup yang ingin diketahui oleh para investor, yang pada akhirnya akan menjadi pemodal. Anda harus secara jelas berkomunikasi tentang keadaan pasar, strategi, dan model perusahaan Anda. Selain itu juga dapat membuat business plan untuk diberikan pada investor.