Tips Menata Cahaya di Kamar, agar Tidur Lebih Nyaman dan Nyenyak

Share:

Secara garis besar, ada dua jenis tidur, yaitu tidur fisiologis secara alami dan tidur fisiologis melalui bantuan obat. Karena menderita masalah tidur, misalnya, orang kadang membutuhkan bantuan obat-obatan tertentu—biasanya disebut obat tidur—yang diharapkan membantu cepat tidur. 

Namun, meski sama-sama tidur, tetap saja tidur yang berlangsung secara alami tentu lebih baik. Bahkan, tidur dengan bantuan obat tetap tidak menghasilkan kualitas tidur sebaik tidur alami.

Tidur yang alami dianggap sebagai tidur yang terbaik. Sebab tubuh dibawa tidur secara alami dan tidak dipaksakan. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas semacam itu membutuhkan beberapa hal, termasuk pola hidup yang sehat, pola tidur yang baik, sampai penataan kamar tidur yang membuat Anda nyaman sehingga dapat tidur dengan enak dan tenang.

Menyangkut kamar tidur, Anda bisa memperhatikan pemilihan furnitur yang dipakai, serta warna yang digunakan. Yang tak kalah penting, perhatikan juga pencahayaan kamar tidur. 

Sebagaimana warna dinding, pencahayaan kamar tidur juga bisa membantu menciptakan mood yang baik untuk tidur, atau sebaliknya membuat Anda jadi tidak nyaman berada di kamar sehingga sulit tidur. Jika Anda tidak pernah memperhatikan hal ini, ada baiknya sekarang mulai memperhatikan. Karena, siapa tahu, masalah sulit tidur Anda disebabkan oleh pencahayaan kamar.

Sebagian orang memang biasa tidur dengan lampu kamar yang padam, sehingga bisa dibilang gelap gulita. Namun, sebagian lain biasa menggunakan lampu remang-remang atau biasa disebut lampu tidur. Tujuannya agar kamar tidak benar-benar gelap, sehingga saat terbangun sewaktu-waktu juga tidak panik karena tidak melihat apa pun. 

Jika Anda termasuk yang menggunakan lampu remang-remang di kamar tidur, Anda bisa memilih jenis pencahayaan yang baik, yang dapat mendukung mood Anda untuk tidur lebih baik.

Secara garis besar, ada tiga macam pencahayaan kamar tidur yang ditujukan untuk keperluan tidur, yaitu general lighting, task lighting, dan accent lighting.

General lighting adalah jenis pencahayaan yang ditujukan untuk memberi penerangan merata, meski tetap remang-remang. Biasanya, sumber cahayanya berasal dari lampu yang dipasang pada plafon kamar. Karenanya, meski remang-remang, jenis pencahayaan general lighting mampu memberi penerangan ke hampir semua bagian kamar.

Task lighting adalah jenis pencahayaan yang hanya menyorot pada objek tertentu dalam kamar tidur. Misalnya hanya menyorot bagian meja nakas, rak, atau lemari pakaian. Jenis cahaya ini biasanya dimaksudkan untuk memberi penerangan dalam kamar, tanpa membuat silau.

Sedangkan accent lighting adalah jenis pencahayaan yang berfungsi untuk menimbulkan mood tertentu, misalnya kesan dramatis atau romantis. Biasanya berupa lampu yang diletakkan berdiri di samping tempat tidur, atau di ujung kamar. Banyak orang yang menggunakan pencahayaan jenis ini.

Dari ketiga jenis pencahayaan tersebut, manakah yang lebih baik? Tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk, karena hal itu tergantung pada selera dan kesukaan masing-masing orang. Anda dapat menentukan sendiri mana yang paling cocok, paling nyaman, dan—yang paling penting—membuat Anda lebih mudah tidur.