Manfaat Buah Labu untuk Kesehatan: Sumber Vitamin, Mineral, dan Karbohidrat

Share:

Labu merupakan buah yang dihasilkan oleh sejumlah anggota suku labu-labuan (Cucurbitaceae), terutama yang berukuran cukup besar dan berbentuk bulat atau memanjang. 

Sebagai buah, labu termasuk buah yang mengenyangkan, selain mengandung banyak serat yang menyehatkan tubuh. Kandungan nutrisi di dalam labu pun tergolong kaya, meliputi vitamin A dan C, mineral, serta karbohidrat.

Ada lima spesies labu yang umum dikenal, yaitu Cucurbita maxima Duchenes, Cucurbita ficifolia Bouche, Cucurbita mixta, Cucurbita moschata Duchenes, dan Cucurbita pepo L. 

Di Indonesia, kelima spesies itu disebut labu kuning (waluh) karena memiliki ciri-ciri yang hampir sama. Berdasarkan penelitian, buah labu memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit, juga untuk kecantikan.

Unsur vitamin yang terkandung pada buah labu di antaranya adalah kalori, lemak, kalsium, mineral, serat, vitamin A, dan vitamin C. Sedangkan unsur kimia di dalam labu adalah saponin, flavonoid, dan tanin.

Saponin bermanfaat sebagai sumber antibakteri dan antivirus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar gula dalam darah, serta mengurangi penggumpalan darah.

Flavanoid bermanfaat dalam melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pembuluh darah, mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner, sebagai anti-inflamasi (antiradang), sebagai antioksidan, dan membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan.

Sedangkan tanin bermanfaat sebagai pengikat protein, dan sebagai pelindung protein dari degradasi mikroba rumen.

Berikut ini uraian manfaat lain mengenai labu, terkait nutrisi yang dikandungnya dalam membantu kesehatan.

Serat

Labu adalah buah yang kaya serat. Satu cangkir labu yang direbus setidaknya mengandung 3 gram serat atau 11 persen kebutuhan harian asupan serat. Selain buahnya, biji labu juga mengandung serat yang cukup banyak. Anda bisa menikmatinya dengan cara merebus, memanggang, atau mengukusnya.

Vitamin A, K, dan C

Vitamin A adalah nutrisi penting yang berperan menjaga kesehatan mata. Vitamin A juga berfungsi membantu pertumbuhan tulang, menjaga sistem kekebalan tubuh, serta sistem reproduksi. Vitamin lain dalam buah labu adalah K dan C. Jika vitamin K berkhasiat melindungi hati, vitamin C memiliki peran dalam pembentukan dan perbaikan jaringan yang rusak.

Zat besi, kalium, dan magnesium

Satu porsi kecil labu mengandung sekitar 250 miligram kalium dan zat besi. Tidak seperti sumber zat besi lain, labu bebas lemak, sehingga lebih menyehatkan. Kandungan nutrisi lain di dalam labu adalah magnesium, yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Aneka manfaat lain

Dengan segala kandungan nutrisi yang dikandungnya, labu memang memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan. Selain yang telah disebut di atas, labu juga memiliki aneka manfaat lain, meliputi buah dan bijinya. Berikut ini di antaranya:

Labu membantu mengatasi tekanan darah tinggi, penyempitan pembuluh darah, jantung koroner, diabetes melitus, dan mencegah berkembangnya sel kanker.

Labu membantu menurunkan panas atau demam, dan melancarkan buang air besar.

Biji labu bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah caingan pada anak-anak. Caranya, 10 gram biji labu segar disangrai lalu ditumbuk sampai halus, diseduh dengan air panas/hangat, kemudian disaring dan diminum sekaligus sebelum tidur.

Getah dari kulit labu yang segar dapat digunakan sebagai masker wajah, dan berfungsi untuk mengencangkan kulit wajah, mengatasi jerawat, serta menghaluskan kulit. Caranya, oleskan getah labu pada wajah, diamkan selama 20 menit, lalu basuh dengan air hangat.

Bagi remaja putri atau ibu-ibu yang ingin menurunkan berat badan yang berlebihan, bisa rutin mengonsumsi buah labu rebus sebagai menu sarapan pagi atau menu makan malam. Terapkan selama 1 minggu, dan rasakan hasilnya.

Biji labu mengandung asam amino yang meningkatkan kadar hormon serotonin. Hormon tersebut dikaitkan dengan fungsinya dalam membantu tidur lebih nyenyak.

Biji labu juga kaya mineral magnesium yang menyehatkan jantung.

Protein dalam biji labu cukup mudah dicerna, dan cocok dijadikan camilan sehat untuk mengontrol gula darah serta menurunkan berat badan.

Biji labu memiliki asam lemak omega-3 yang terbukti mampu menurunkan risiko kanker prostat.

Biji labu juga kaya mineral seng yang cocok dikonsumsi pria, untuk menjaga kesehatan seksual mereka.

Biji labu adalah sumber pembentuk sel-sel darah merah dan pemberi energi pada tubuh.

Dalam percobaan di laboratorium, ditemukan bahwa biji labu bersifat sebagai agen anti-inflamasi yang melindungi jaringan sehat dari obat-obatan penyakit mematikan.

Senyawa dalam biji labu dipercaya ampuh menurunkan kadar kolesterol jahat, sama seperti kuaci biji bunga matahari.

Biji labu adalah sumber serat yang melancarkan pencernaan, jika dikonsumsi secara teratur.

Biji labu juga berfungsi menyeimbangkan kadar keasaman dalam tubuh. Biasanya, keasaman ini dikaitkan dengan berbagai macam penyakit berbahaya, termasuk kanker.

Biji labu bisa dimakan mentah atau dipanggang di dalam oven selama 15-20 menit. Beri sedikit garam untuk menambah rasa, kemudian nikmati dan dapatkan seluruh manfaat kesehatan dari biji labu.

Catatan:

Labu adalah buah yang tidak cepat busuk jika disimpan di tempat yang kering. Tetapi ketika sudah dibelah, sebaiknya Anda segera mengolah atau menyimpannya ke dalam lemari es.