Manfaat Buah Kasturi, dari Sumber Vitamin sampai Pemberi Energi (Bagian 1)


Kasturi (Mangifera casturi) adalah tanaman tropis khas Kalimantan, sehingga orang-orang biasa menyebutnya “mangga kalimantan”. Semula, tumbuhan kasturi merupakan endemik (hanya ada) di hutan sekitar Banjarmasin di Kalimantan. Namun, akibat banyaknya kasus penebangan hutan, tanaman kasturi mulai sulit untuk dijumpai di hutan Kalimantan.

Kenyataan itu menjadikan tanaman kasturi kini masuk ke dalam daftar merah IUCN (Internasional Union for Consercation of Nature) sebagai tumbuhan punah (Extinct in the Wild). Punah yang dimaksud di sini adalah tanaman kasturi tidak lagi bisa dijumpai di habitat aslinya, dan hanya dapat dijumpai di perkebunan atau di kawasan konservasi.

Pohon kasturi memiliki tinggi sekitar 25 meter, dengan diameter batang yang cukup besar, sekitar 40-110 cm. Warna kulit kayunya ada yang putih keabu-abuan, ada pula yang cokelat terang. Bentuk daunnya lanset serta berbuntut runcing, dan warnanya ungu tua. Buah kasturi mirip mangga, tetapi memiliki ukuran lebih kecil, serta beratnya sekitar 50-84 gr. 

Ada tiga jenis buah kasturi, yaitu:

Kasturi, jenis yang menghasilkan buah berbentuk bulat telur, berwarna hijau berbintik hitam ketika muda, dan berubah kehitaman ketika tua.

Cuban, jenis yang mirip kasturi, namun buahnya berwarna kemerahan dan tidak menghitam ketika tua. Kulit buahnya lebih mudah dipisahkan dari daging buah yang berwarna kuning oranye.

Asam pilipisan, jenis kasturi yang memiliki buah berwarna hijau pucat dan berbintik hitam, namun ketika tua tetap berwarna hijau. Kasturi jenis ini memiliki serat yang jauh lebih banyak, dan warna daging buahnya hijau oranye kekuningan.

Meski ukurannya relatif kecil, namun buah kasturi memiliki aroma harum dan rasa yang enak, sehingga banyak orang yang menyukai, khususnya masyarakat Kalimantan. Selain itu, kasturi juga memiliki kandungan nutrisi yang baik, sehingga dapat membantu kesehatan. Berikut ini beberapa kandungan nutrisi yang terdapat dalam buah kasturi:
  • Sukrosa, sebanyak 7, 93%. Sukrosa memberi rasa manis pada buah kasturi, sehingga bisa digunakan sebagai pemberi rasa manis pada makanan semisal kue.
  • Lemak yang rendah, karena hanya berjumlah sekitar 0,44%.
  • Protein yang terkandung cukup banyak, yaitu 1,20%.
  • Vitamin A dalam jumlah yang tinggi, sekitar 69,29 IU.
  • Vitamin C sebanyak 81,40%.
  • Kadar air yang tinggi, sebanyak 81,40%.
  • Sejumlah kecil vitamin E dan mineral lain, seperti zat besi.

Meski kita sekarang mungkin sudah sulit untuk dapat menikmati buah ini, namun tak ada salahnya untuk mengetahui aneka manfaat buah kasturi dalam menunjang kesehatan.

Sumber vitamin

Setidaknya, terdapat tiga macam vitamin di dalam buah kasturi, yaitu vitamin A, vitamin C, dan vitamin E, yang semuanya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Vitamin A baik untuk kesehatan mata. Vitamin C baik untuk mempertahankan kesehatan tubuh secara keseluruhan, khususnya menghindari sariawan. Sedangkan vitamin E bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.

Selain itu, vitamin A dan vitamin C merupakan sumber kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah, kontraksi otot, dan menjaga proses organ tubuh, sehingga dapat berfungsi dengan baik. 

Baca lanjutannya: Manfaat Buah Kasturi, dari Sumber Vitamin sampai Pemberi Energi (Bagian 2)