Kisah Wanita Bisnis Hijab Hingga Punya Ratusan Reseller, Ini Tips Suksesnya

Share:

Brand hijab Halwa mencuri atensi para hijabers Tanah Air lewat beragam hijab voal motifnya. Brand ini didirikan oleh Tari Puji Lestari setelah terlebih dahulu sukses mengembangkan brand Merche, yang fokus pada produk tas dan sepatu.

Halwa berkembang pesat dengan sistem reseller. Sejak berdiri dari 2018, Halwa telah memiliki lebih dari 200 reseller di seluruh Indonesia. Brand hijab ini pun memiliki banyak toko dan tersedia di berbagai Department Store terkemuka seperti Sogo, Metro, Seibu dan Galeries Lafayette. Seperti apa kisah sukses di balik brand Halwa?

Tari Puji Lestari berbagi cerita mendirikan brand Halwa dari nol hingga mempunyai ratusan reseller. Semua bermula dari keinginannya sebagai seorang hijabers memakai hijab buatan sendiri.

"Brand Halwa ini bermula dari aku. Kemudian aku, kakak kandung dan kakak iparku kepengen bikin brand hijab. Kita kan semuanya berhijab. Jadi ingin memakai hijab yang kita produksi tersendiri," kata Tari.

Tari memulai bisnis hijabnya dengan membeli mesin print. Produksi pertamanya adalah hijab segi empat motif dengan ciri khas motif Halwa.

Berjualan sejak 2018, Tari tidak mempersiapkan produknya untuk dibranding. Pada 2019, dia membuka toko dan mulai mengubah strategi pemasarannya, yaitu melalui online dan market place.

"Awalnya itu aja hanya jualan nggak ada branding apapun. Kita baru pertama kali buka toko 2019 dan tahun 2020-nya pandemi, mau nggak mau kita mengubah strategi marketing. Kita via online di market place, awalnya kita fokusnya offline aja," tuturnya.

Wanita yang berasal dari Bandung itu mengatakan jika inspirasi desainnya berasal dari tren warna yang sedang berkembang di Tanah Air.

"Kalau inspirasi desainnya itu melihat tren yang sedang ada saat ini. Kemudian kalau warna colour trend dunia yang kita ambil. Ciri khas Halwa kebanyakan di gambar sendiri," jelasnya.

Tari menuturkan, ia tak hanya memproduksi satu motif saja. "Kita kepengen mengeluarkan suprise yang baru misalnya motif batik, retro dengan tema bold, monokrom dan shocking. Terus kita lebih banyak keluarin yang basic. Pokoknya semua yang hijabers pakai kita menyediakan produknya," ucapnya.

Halwa Membuka Reseller

Hijab Halwa mulai mendapatkan antusiasme dari para hijabers Tanah Air, sejak berjualan online. Setiap mengeluarkan produk terbaru, hijab buatan Tari langsung sold out diburu oleh para reseller dan pelanggan setia.

"Halwa berkembang karena kebanyakan kita dari reseller yang berminat. Karena para reseller rata-rata punya offline di kota masing-masing. Kebanyakan ordernya yang paling banyak dari situ," jelasnya.

Strategi penjualan yang diterapkan Tari memperkuat di online. Dia banyak membuat kampanye secara online dan aktif berpromosi via Instagram. 

Dalam hal menambah reseller, dia memiliki sejumlah strategi. Misalnya membuka reseller dengan beragam paket, mulai dari paket pembelian awal reseller dan dropshipper. Ia pun mengungkapkan alasan membuka reseller.

"Kita kan semua sudah mulai kerja ya dan bisa dari rumah juga. Aku nggak mau merepotkan sesama perempuan untuk ketentuan reseller, yang ingin mempunyai mulai usaha. Mungkin nanti diskonnya yang mempengaruhi, tujuan aku untuk memberikan dukungan bagi yang ingin berbisnis online," ungkap Tari.

Selain reseller, brand Halwa juga mempunyai komunitas organik bernama Halwa Sisters. Komunitas tersebut bermula dari pelanggan setia Halwa.

"Halwa kini mempunyai dari 200 reseller di seluruh Indonesia, dan melakukan ekspansi dengan membuka gerai toko yang tersebar di Jabodetabek dan 8 kota besar lainnya di Indonesia. Rata-rata 40% dari penjualan toko offline kami, dihasilkan oleh pelanggan setia kami, menghasilkan sustainability sales," terangnya.