Kisah dan Sejarah Baia, Kota Penuh Dosa yang Kini Tenggelam ke Laut

Share:

Sejarah punya cerita terkait kota-kota yang tenggelam ke laut. Sebagian terkenal, sebagian lain kurang dikenal. Baia mungkin termasuk kota yang kurang dikenal pada masa kini. Namun, di masa lalu, Baia adalah kota terkenal, khususnya bagi orang-orang yang ingin melepas penat dan bersenang-senang. Yang jelas, Baia kini telah hilang, dan tenggelam.

Dua ribu tahun lalu, Kota Baia menjadi destinasi ternyaman bagi orang penting Romawi untuk melepas penat. Di kota yang berjarak 30 kilometer dari Napoli, Italia, itu, maksiat jadi rutinitas sehari-hari.

"Itu juga tempat orang kaya dan berkuasa datang untuk melakukan urusan gelap mereka," tulis sebuah artikel BBC International.

Kaldera menaungi daerah tersebut, air mineral dan iklim yang nyaman membuat betah bangsawan Romawi berlibur di sana. Tetapi aktivitas vulkanik juga kerap terjadi di Baia, dan kota itu perlahan-lahan menghilang.

Selama berabad-abad, naik dan turunnya permukaan bumi yang diakibatkan oleh aktivitas hidrotermal dan seismik, menyebabkan sebagaian besar wilayah Baia tenggelam ke lautan.

Peristiwa semacam itu sebetulnya murni didorong oleh alam, sementara menempatkan dosa orang Romawi sebagai biangnya adalah pesan moralnya.

Saat ini, kita harus menyelam pada kedalaman enam meter untuk melihat sisa-sisa reruntuhan Baia. Generasi yang akan datang bahkan mungkin tak akan bisa melihat Baia sedekat itu.

Sebab menurut ahli seismologi, aktivitas vulkanik di sepanjang Pantai Baia akan memusnahkannya seiring waktu. Dalam satu tahun lalu saja, terjadi dua puluh gempa kecil di daerah tersebut.