Fakta-fakta Menarik Seputar Tidur yang Perlu Kita Tahu (Bagian 2)

Share:

Uraian ini adalah lanjutan uraian sebelumnya (Fakta-fakta Menarik Seputar Tidur yang Perlu Kita Tahu - Bagian 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan urutan lebih lengkap, sebaiknya bacalah uraian sebelumnya terlebih dulu.

Selain itu, ada pula mimpi yang berulang. Seseorang mengalami suatu mimpi dalam tidur, dan mimpi yang sama kembali dialami di malam lain. Kadang pengulangan mimpi semacam itu bahkan bukan hanya dua-tiga kali, tapi sampai berkali-kali. 

Sebagian ahli menyatakan, mimpi adalah salah satu cara otak mengevaluasi dan mengolah pengalaman untuk menjadi memori (ingatan). Mimpi berulang, secara psikologis, terjadi karena otak mencoba untuk menyelesaikan masalah yang belum selesai di dalam mimpi. Misalnya, Anda mimpi kerampokan, lalu Anda bermimpi yang sama lagi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Mendengkur

Selain mimpi, mendengkur juga merupakan hal yang banyak dialami orang saat tidur. Ada banyak penyebab orang mendengkur dalam tidur, dan umumnya karena memiliki masalah pernapasan. 

Selain bisa mengganggu orang lain, mendengkur juga sering dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, obesitas, dan penggunaan obat-obat tertentu. Hal lain yang masih jarang diketahui banyak orang adalah penggunaan bantal yang sangat lembut. Bagi sebagian orang, bantal lembut bisa membuatnya mendengkur.

Mengigau

Mengigau adalah bicara di saat tidur. Secara teknis, hal itu disebut somniloquy. Karena bicara sambil tidur, pelakunya pun tidak menyadari hal tersebut, tidak sadar apa saja yang dikatakan atau diucapkan, meski orang lain atau pasangannya tahu dan bisa mendengar. Mengigau kerap dikaitkan dengan stres, depresi, konsumsi alkohol, dan kelelahan, meski orang juga dapat mengigau tanpa pengaruh hal-hal tersebut.

Mengigau lebih banyak terjadi pada anak-anak dibandingkan orang dewasa, dan lebih banyak dilakukan pria daripada wanita. Menurut American Academy of Sleep Medicine, sebanyak 5 persen orang dewasa mengigau atau bicara saat tidur. 

Kebanyakan mereka rata-rata bicara dalam tidur atau mengigau sekitar 30 detik. Umumnya, mengigau terjadi pada 10 atau 20 menit pertama dalam tidur, ketika otot pita suara masih memiliki tenaga untuk bersuara.

Indera penciuman berhenti

Dalam kondisi terjaga, Anda tentu bisa membedakan bau bakaran sate dan bau asap sampah yang dibakar. Tapi dalam kondisi tidur, Anda tidak akan bisa membedakan. Jangankan membedakan, Anda bahkan tidak bisa mencium asap tersebut—kalau memang ada—karena indera penciuman akan berhenti saat Anda tidur. 

Karena itu pula, jika Anda mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya kebakaran di rumah, ada baiknya mempertimbangkan untuk menggunakan detektor asap. Karena ketika asap muncul di rumah, dan Anda sedang tidur pulas, kemungkinan besar Anda tidak akan menyadari.

Tim peneliti dari Brown University pernah melakukan penelitian menyangkut hal ini. Sekelompok responden diminta tidur, lalu para peneliti menyulut rokok dan menyulut hal lain yang berbahaya, dan para responden sama sekali tidak terbangun meski asap mengepul dengan intens. 

Mengertakkan gigi

Seperti mengigau, aktivitas mengertakkan gigi dalam tidur juga tidak disadari pelakunya. Namun, berbeda dengan mengigau, mengertakkan gigi selama tidur bisa berbahaya bagi si pelaku, karena hal tersebut bisa merusak gigi-giginya. Kondisi itu disebut bruxism. 

Jika Anda diberitahu pasangan atau keluarga bahwa Anda sering mengertakkan gigi selama tidur, sebaiknya hubungi dokter untuk berkonsultasi. Karena kebiasaan mengertakkan gigi dalam tidur dapat membuat gigi rusak, retak, dan membuat otot rahang Anda sakit. 

Tidur berjalan

Berjalan selama tidur (sleep walking) terjadi pada beberapa orang, dan pelakunya disebut sleep walker. Mereka benar-benar berjalan, melangkahkan kaki seperti orang sadar, tapi sebenarnya tidak sadar karena sedang tidur. Meski mungkin sekilas tampak lucu, kondisi itu bisa berbahaya bagi pelakunya. Bagaimana pun, dia tidak menyadari yang dilakukannya.

Baca lanjutannya: Fakta-fakta Menarik Seputar Tidur yang Perlu Kita Tahu (Bagian 3)