Demi Kesehatan, Jangan Pakai Sepatu Tanpa Kaus Kaki, Ini Alasannya

Share:

Banyak orang suka mengikuti tren tertentu, ketika sedang musim. Yang menjadi masalah, kadang tren yang sedang populer tidak sejalan dengan kesehatan. Artinya, meski tampak up to date dengan tren, dan bisa tampil keren dengan tren yang sedang hit, namun bisa jadi gaya atau ren itu tidak baik untuk kesehatan.

Sebagai misal, memakai celana model pensil atau jeans yang lurus kemudian digulung bagian ujungnya, kini sedang menjadi tren. Padanan yang pas untuk tren tersebut adalah sneaker maupun sepatu model kasual, yang dikenakan tanpa kaus kaki. Istilah kerennya "sockless".

Namun, gaya berbusana memperlihatkan pergelangan kaki ternyata berisiko mengalami penyakit kaki atlet atau kutu air, menurut College of Podiatry (cabang kedokteran yang khusus menangani masalah dan kelainan pada kaki).

Khususnya pada pria, gaya yang disebut 'mankle' ini dianggap tidak memperhatikan kebersihan kaki. 

"Umumnya, kami melihat semakin banyak pria datang kepada kami dengan masalah yang disebabkan oleh alas kaki yang tidak pas, dan bukan hanya karena memilih bepergian mengenakan sepatu tanpa kaus kaki," kata Emma Stevenson, dari College of Podiatry.

Dia menjelaskan bahwa masalah tersebut berasal pada jumlah keringat yang dihasilkan oleh kaki. Bila tidak ada kaus kaki yang menyerap keringat, ia membiarkan kaki lebih rentan terhadap infeksi jamur.

Penyakit "kaki atlet" merupakan ruam yang paling sering muncul di antara jari-jari kaki, biasanya menyebabkan kulit melepuh, merah dan gatal, menurut NHS.

Penyakit tersebut biasanya bisa diatasi dengan krim atau dengan kembali memakai kaus kaki seperti orang lain yang memperhatikan kesehatan kaki.