Aneka Manfaat Buah Lai, dari Meredakan Migrain sampai Menangkal Radikal Bebas (Bagian 1)


Lai (Durio kutejensis) adalah buah mirip durian, yang berasal dari pedalaman Kalimantan bagian tengah. Pohon lai merupakan habitat asli daerah tersebut, meski kini juga bisa ditemukan di Jawa dan Sumatera, bahkan di luar negeri. 

Pohon lai dapat tumbuh mencapai tinggi 24 meter, dengan daun-daun yang mirip daun pohon durian. Bunganya besar, berwarna merah, dan mendapat penyerbukan dari lebah madu hutan, burung, maupun kelelawar.

Seperti yang disebut di atas, buah lai sangat mirip dengan buah durian. Baik bentuk luarnya, maupun buah di dalamnya. Bedanya, jika durian mengeluarkan aroma yang tajam, buah lai tidak mengeluarkan aroma apa pun, meski rasanya enak. 

Jika buah durian umumnya berwarna kuning, buah lai memiliki warna oranye. Buah lai sangat terkenal di Brunei, bahkan orang-orang di sana lebih menyukai buah lai daripada durian.

Selain disebut lai atau elai, buah ini juga kerap disebut dengan berbagai nama lain, di antaranya durian kuning, durian tinggang, durian pulu, nyekak, ruas, sekawi, pekawai, dan lain-lain. Di Kalimantan, buah ini lebih populer dengan nama pampaken. Di Malaysia, dikenal dengan nama durian nyekak, sedangkan di Brunei disebut durian pulu.

Buah lai memiliki kandungan triptopan yang tinggi dalam meningkatkan mood, juga memiliki kandungan berbagai nutrisi lain seperti kalium, serat, vitamin C, dan vitamin B kompleks. Karenanya, buah ini pun memiliki manfaat dalam menunjang kesehatan, dan berikut ini di antaranya.

Memberi asupan serat

Buah lai memiliki kandungan serat dalam kadar tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan tubuh terhadap asupan serat. Nutrisi dalam serat sangat penting untuk membantu proses pencernaan, termasuk melancarkan urusan buang air besar. Karenanya, masalah pencernaan seperti sembelit bisa diatasi dengan mengonsumsi buah ini.

Menjaga kesehatan kulit

Buah lai memiliki kandungan vitamin C yang bersifat antioksidan, yang sangat penting untuk kesehatan kulit. Sifat antioksidan dalam buah lai membantu menjadikan kulit lebih cerah dan menghilangkan kerutan, sehingga menurunkan risiko penuaan dini. Buah lai juga dapat dimanfaatkan sebagai masker untuk merawat kulit wajah.

Menjaga kesehatan tulang

Kandungan potasium, kalium, dan kalsium, yang terdapat dalam buah lai membantu membentuk sel-sel tulang baru, sehingga regenerasi sel tulang yang sudah tua atau aus akan digantikan sel baru.

Menjaga kesehatan gigi

Selain membantu menjaga kesehatan persendian tulang, buah lai juga membantu menjaga kesehatan gigi. Kandungan kalsium dalam buah lai memiliki peran penting dalam membentuk sel gigi. Buah lai juga mengandung fosfor yang berperan penting dalam mempengaruhi proses pembentukan sel gigi oleh kalsium.

Menjaga kebugaran tubuh

Kandungan triptopan dalam buah lai membantu meningkatkan mood, sehingga mengonsumsi buah ini menjadikan pikiran lebih segar. Sementara kandungan vitamin B6 dalam buah lai membantu menjaga kebugaran tubuh. Kombinasi itu, kesegaran pikiran dan kebugaran tubuh, tentu menjadikan Anda lebih giat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, dan selalu bergairah.

Meningkatkan vitalitas pria

Meski tidak memiliki aroma menyengat seperti buah durian, namun buah lai memiliki rasa yang lebih manis dibanding durian. Jika durian telah lama dikenal sebagai afrodisiak (makanan pembangkit libido), begitu pula buah lai. Hormon triptopan dalam buah ini memiliki kemampuan dalam meningkatkan mood, sementara kandungan nutrisinya membantu meningkatkan vitalitas kaum pria. 

Baca lanjutannya: Aneka Manfaat Buah Lai, dari Meredakan Migrain sampai Menangkal Radikal Bebas (Bagian 2)