Panduan Menyelamatkan Mobil dari Kemungkinan Kebanjiran

Panduan Menyelamatkan Mobil dari Kemungkinan Kebanjiran

Memiliki mobil bisa menunjang aneka kebutuhan kita sehari-hari, dari berangkat kerja sampai pergi ke tempat-tempat yang diinginkan. Berbeda dengan sarana transportasi pribadi lain semisal sepeda motor, mobil memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya bisa menampung lebih banyak orang, dan bisa melindungi kita dari kemungkinan panas atau kehujanan. Meski, tentu saja, harga mobil umumnya jauh lebih mahal dibanding sepeda motor roda dua.

Selain memiliki harga yang lebih mahal, mobil juga membutuhkan hal lain, sekaligus menghadapi risiko yang lebih besar. Pertama, memiliki mobil artinya juga harus memiliki garasi, carport, atau tempat yang aman untuk memarkir dan menyimpannya. Apalagi belakangan ada aturan khusus terkait hal itu, sehingga pemilik mobil tidak bisa seenaknya memarkir mobil di area umum yang berpotensi menganggu masyarakat lain.

Kedua, memiliki mobil artinya juga menghadapi kemungkinan risiko yang lebih besar. Contoh paling mudah terkait hal ini adalah ketika banjir datang. Berbeda dengan sepeda motor yang dapat diungsikan dengan mudah karena ukurannya kecil, mengungsikan mobil ketika banjir bukan urusan mudah. Akibatnya, ketika banjir datang, banyak mobil yang kebanjiran, dan pemiliknya hanya bisa pusing kepala.

Banjir adalah satu masalah, dan mobil yang kebanjiran adalah masalah lain. Pasalnya, ketika mobil sampai kena banjir, hampir bisa dipastikan akan muncul kerusakan pada mobil bersangkutan, atau setidaknya harus diperbaiki di tempat servis. Urusan itu tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika kerusakan yang terjadi memang tergolong parah.

Karenanya, para pemilik mobil mesti memperhatikan hal ini. Selain menyiapkan garasi yang dapat melindungi mobil dari terpaan panas matahari dan guyuran hujan, pemilik mobil juga harus memikirkan antisipasi mobil kebanjiran, yaitu kemungkinan datangnya banjir yang akan merusak kendaraan. Khususnya jika lokasi tempat tinggalnya memang rentan kena banjir. Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

Bagaimana cara mengantisipasi kemungkinan mobil kebanjiran?

Kita bisa mengantisipasi kemungkinan itu dengan beragam cara, dari yang mudah sampai yang sulit. Jika lokasi tempat tinggal kita memang rentan banjir, yang artinya banjir bisa datang sewaktu-waktu, kita bisa meninggikan ruang garasi. Ketika banjir benar-benar datang, setidaknya mobil yang kita miliki telah ada di tempat yang relatif tinggi dan tak mudah kena banjir.

Jika memungkinkan, kita bisa pula melengkapi garasi dengan peralatan yang memungkinkan mobil bisa didongkrak naik, mirip dengan yang ada di tempat servis mobil, meski mungkin lebih sederhana. Jadi, ketika banjir datang, kita bisa mengangkat mobil hingga lebih satu meter dari lantai garasi. Peralatan semacam itu penting, khususnya kalau mobil yang kita miliki memang sangat mahal.

Jika meninggikan lantai garasi atau melengkapinya dengan dongkrak pengangkat mobil dirasa cukup merepotkan, kita bisa melakukan cara lain untuk menyelamatkan mobil dari kemungkinan kena banjir. Yaitu dengan memarkirnya di area parkir anti banjir.

Jika di lingkungan kita ada tempat yang relatif tinggi, hingga lebih aman dari kemungkinan kena banjir, kita bisa menggunakan tempat itu untuk memarkir mobil, khususnya ketika banjir mulai datang. Khususnya lagi kalau lingkungan itu boleh digunakan untuk memarkir mobil.

Bagaimana kalau di lingkungan kita tidak ada tempat seperti itu? Alternatif lain adalah dengan menyewa tempat parkir mobil khusus, yang biasanya ada di berbagai tempat. Mereka menyewakan ruang yang dimiliki, khusus untuk memarkir mobil, bagi para pemilik mobil yang tak punya garasi. Tempat parkir khusus itu biasanya memiliki tempat yang aman, termasuk aman dari kemungkinan banjir.