Mengenali Tiga Jenis Nyamuk "Aedes Aegypti"

Mengenali Tiga Jenis Nyamuk "Aedes Aegypti"

BIBLIOTIKA - Nyamuk adalah hewan umum yang biasa kita temukan di banyak tempat, termasuk rumah kita. Jika rumah kita memiliki lubang—misal lubang angin—hampir bisa dipastikan akan ada nyamuk yang datang.

Secara umum, nyamuk sebenarnya hewan yang tidak berbahaya, selain hanya mengganggu dan membikin bentol. Namun bukan berarti semua nyamuk sama tidak berbahaya. Karena ada jenis nyamuk yang patut diwaspadai karena berbahaya, di antaranya nyamuk Aedes aegypti.

Nyamuk Aedes aegypti adalah nyamuk yang menyebarkan demam berdarah, chikungunya, zika, dan penyakit lainnya. Nyamuk ini memiliki panjang empat sampai tujuh milimeter, dan berwarna belang hitam putih.

Berbeda dengan nyamuk jenis lain yang lebih banyak berkeliaran pada malam hari, nyamuk Aedes aegypti lebih suka berkeliaran pada siang hari, selama lebih kurang dua jam setelah matahari terbit dan beberapa jam sebelum matahari terbenam.

Nyamuk ini suka bersembunyi di pojok ruangan yang gelap, lemari pakaian, dan tumpukan baju. Di luar rumah, mereka cenderung ada di tempat yang dingin dan teduh.

Nyamuk Aedes aegypti jantan hanya makan dari buah. Nyamuk betinanya, selain makan dari buah, juga mengisap darah untuk perkembangan telurnya.

Serangan nyamuk Aedes aegypti umumnya mengarah ke tubuh bagian belakang dan bawah, meski tidak menutup kemungkinan juga menggigit bagian lain di tubuh.

Masa hidup nyamuk dewasa mulai dua minggu sampai sebulan, tergantung lingkungan. Adapun telurnya bermetamorfosis menjadi nyamuk utuh dalam waktu satu setengah hingga dua minggu.

Secara umum, ada tiga jenis nyamuk Aedes aegypti, yakni domestik, sylvan, dan peridomestic.

Jenis domestik berhabitat di perkotaan, di sekitar atau di dalam rumah.

Sylvan adalah nyamuk Aedes aegypti yang lebih banyak berada di pedesaan dan berkembang biak di lubang pohon, umumnya di hutan.

Peridomestic tumbuh subur di lingkungan yang dimodifikasi, seperti kebun kelapa dan peternakan.

Baca juga: Ini yang Akan Terjadi jika Nyamuk Punah dari Bumi