Misteri Danau Mematikan di Dasar Lautan

Misteri Danau Mematikan di Dasar Lautan

BIBLIOTIKA - Bumi yang kita tinggali ini sangat luas, dan sebagian besar terdiri dari lautan. Karenanya, seluas apa pun daratan yang ditinggali manusia, lautan memiliki ukuran yang jauh lebih luas. Karenanya pula, sebanyak apa pun pengetahuan manusia tentang daratan, masih ada pengetahuan luas lain yang belum diketahui, khususnya tentang isi lautan.

Ada banyak sekali misteri di dalam lautan yang sampai saat ini belum diketahui manusia, meski dari waktu ke waktu para ilmuwan terus menambah pengetahuan seiring penelitian yang mereka lakukan. Kerap kali, penemuan-penemuan mereka sangat mencengangkan. Ada bangunan kuno yang teronggok di dasar lautan, ada makhluk-makhluk mengerikan di dasar lautan, dan lain-lain.

Kini, para ilmuwan kembali menemukan pengetahuan baru, yang tak kalah mencengangkan. Yaitu keberadaan danau di dalam lautan. Yang mengerikan, manusia yang menyelam hingga danau tersebut akan mati keracunan. Danau itu berada di Teluk Meksiko.

Perairan di Teluk Meksiko yang ditemukan oleh ilmuwan tersebut bisa disebut danau, karena kadar garamnya jauh lebih tinggi dari perairan sekitarnya.

Erik Cordes, dari Temple University, menyatakan, "Ini adalah sesuatu yang paling menakjubkan di laut dalam. Anda menyelam ke laut dalam dan menemukan danau atau sungai yang mengalir, rasanya seperti tak berada di Bumi."

Erik Cordes yang mempublikasikan temuannya di jurnal Oceanography minggu lalu, mengatakan, danau di dalam lautan itu punya kadar garam lima kali lebih tinggi dari sekitarnya.

Tak cuma itu, danau itu juga mengandung kadar metana dan hidrogen sulfida sangat tinggi. Itulah sebabnya perairan danau itu tak bisa bercampur sempurna dengan perairan sekitarnya.

Hampir tak ada makhluk hidup yang mampu hidup di lingkungan itu. Manusia yang menyelam ke dalamnya akan mati sia-sia akibat keracunan. Hanya bakteri yang bisa menoleransi metana dan garam tinggi yang akan mampu bertahan.

Bagi ilmuwan, danau itu adalah ladang penelitian menarik. Para ilmuwan bisa mempelajari bagaimana makhluk hidup tertentu bisa hidup dalam kondisi ekstrem.

"Ada banyak ilmuwan yang mencari habitat-habitat ekstrem seperti ini,” jelas Erik Cordes, “dan menjadikannya model untuk memperkirakan apa yang bisa ditemukan di planet lain."

Baca juga: Bangunan-bangunan Tua yang Konon Dibangun Iblis