Misteri USO, Benda Asing Bawah Air yang Tak Dikenal (2)

Misteri USO, Benda Asing Bawah Air yang Tak Dikenal

BIBLIOTIKA - Artikel ini lanjutan artikel sebelumnya (Misteri USO, Benda Asing Bawah Air yang Tak Dikenal - 1). Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik, sebaiknya bacalah artikel sebelumnya terlebih dulu.

Salah satu peristiwa perjumpaan USO yang paling aneh, mungkin yang berhubungan dengan kapal Volga. Pada 7 Oktober 1977, Volga, sebuah kapal Rusia yang digunakan untuk memperbaiki kapal selam, sedang berada di laut karena panggilan untuk memperbaiki sebuah kapal selam.

Tiba-tiba, 9 objek bulat terlihat muncul dari dalam air dan segera mengelilinginya. Peristiwa ini berlangsung selama 18 menit. Saat itu juga, seluruh sistem komunikasi di atas Volga mengalami gangguan. Kapten Tarantin, yang memimpin, segera memerintahkan para awak untuk mengamati objek-objek tersebut.

"Aku ingin kalian mengamati objek tersebut dengan hati-hati, dan mengingatnya baik-baik!” perintahnya. “Aku juga ingin kalian menggambarnya, supaya ketika kita kembali ke Soviet tidak ada yang bisa bilang kalau kapten kalian ini gila dan mabuk!"

Pada 26 Juli 1980, para pelaut dari kapal Brazil, Caioba-Seahorse, melihat objek bulat berwarna abu-abu dengan diameter sekitar 10 meter, sedang meluncur di air. Pada saat yang sama, cahaya terang muncul di horizon dan mendekati objek tersebut.

Lalu, semua peralatan di atas kapal mati secara mendadak. Cahaya itu kemudian bergabung dengan USO yang ada di dalam air. Setelah itu, USO naik, melayang selama beberapa saat, dan terbang dengan kecepatan tinggi ke angkasa.

Salah satu penampakan USO yang paling spektakuler mungkin yang terjadi pada 14 Juni 1992. Para saksi mata di California mengaku melihat ratusan pesawat aneh muncul dari laut tanpa mengeluarkan suara.

Penampakan itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, karena sifat penampakan yang terlalu luar biasa, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan ini. Kisah penampakan di California pernah diangkat oleh History Channel dalam sebuah film dokumenter.

Hingga hari ini, tidak ada yang bisa memberikan penjelasan mengenai identitas objek-objek tersebut.

Bagi mereka yang percaya dengan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, USO adalah bukti kalau makhluk luar angkasa sesungguhnya memantau bumi secara terus menerus dari markas yang dibuat di dalam laut.

Jika memang ada makhluk luar angkasa yang berniat membuat markas di bumi, maka pilihan mereka untuk membuatnya di dalam laut menjadi pilihan yang tepat, karena memang sebagian besar samudera kita sesungguhnya belum terjelajahi.

Ivan T Sanderson, dalam buku berjudul Invisible Resident (1970), menyatakan kalau USO adalah bukti adanya inteligensi lain di bawah air yang sedang mengembangkan peradabannya.

"Jika memang ada sejenis peradaban teknologis yang unggul berkembang dalam planet di bawah air, maka peradaban ini tampaknya lebih maju dibandingkan peradaban kita, sekitar beberapa juta bahkan mungkin miliaran tahun di depan kita."

Tentu saja, argumen ini tidak bisa dibuktikan. Namun, Sanderson tidak sendirian karena pemahaman ini juga dipercaya banyak pihak.

Bagi mereka yang lebih skeptis, penjelasan mengenai penampakan ini bisa bervariasi, mulai dari salah lihat hingga rekayasa. Memang tidak bisa disangkal kalau ada kemungkinan para awak kapal telah melihat sebuah fenomena alam, dan menyangkanya sebagai USO.

Kejadian seperti ini banyak terjadi dalam kasus penampakan UFO. Namun, pertanyaannya, fenomena alam apa yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan deskripsi laporan para saksi? Itulah yang masih belum bisa dipastikan.

Beberapa orang lain percaya kalau USO yang sering terlihat sebenarnya torpedo yang sedang melaju. Namun, torpedo tidak terbang ke udara. Ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi. Sementara sebagian lain mengajukan teori kalau sesungguhnya USO adalah pesawat militer yang canggih.

Teori itu juga sering digunakan untuk menjelaskan laporan penampakan UFO. Jika kita kaitkan USO dengan pesawat militer, maka itu artinya cuma satu: pesawat itu harus sebuah pesawat yang mampu menyelam ke dalam air, dan kemudian terbang dengan cepat. Menariknya, pesawat jenis itu ternyata pernah ada, paling tidak dalam rupa prototipe.

Pada 1934, Boris Petrovich Ushakov, seorang mahasiswa teknik dari akademi militer Soviet, mengajukan sebuah rancangan pesawat yang bisa menyelam di dalam air.

Pesawat itu ditujukan untuk menyergap kapal musuh yang lewat dengan cara menyelam di kedalaman tertentu, menunggu kapal musuh, dan menembakkan torpedo ketika kapal musuh lewat di atasnya. Konsep Ushakov tidak pernah dibuat, karena dianggap tidak efektif.

Tiga puluh tahun kemudian, ide Ushakov direalisasikan oleh Donald Reid, seorang insinyur di North American Aviation. Ia membuat pesawat itu pada 1963 dan diberi nama Reid Flying Submarine (RFS-1). Hebatnya, Reid membuat rancangannya dengan menggunakan suku cadang bekas pesawat, dan mengerjakannya hanya di waktu luang.

Dalam uji coba perdana, pesawat itu mampu terbang hingga ketinggian 10 meter, mendarat di air, dan menyelam hingga kedalaman beberapa meter. Walaupun terlihat menjanjikan, pihak militer sepertinya tidak tertarik untuk membuat pesawat itu hingga RFS-1 berakhir hanya sebagai prototipe.

Namun, jangan salah. Militer Amerika tidak tertarik dengan RFS-1 bukan karena tidak menyadari manfaatnya, melainkan karena mereka sendiri sedang membuat pesawat sejenis yang disebut Convair, yang kemudian sering disebut subplane.

Menurut Eugene Handler, seorang insinyur dari pihak angkatan laut, pesawat ini sangat ideal untuk menyerang kapal Soviet di laut Baltik dan Kaspia. Tetapi, Convair ternyata bernasib sama dengan RFS-1. Malah, Convair tidak sempat dibuat prototipenya karena proyek ini dibatalkan Kongres pada 1966.

Hasrat mengenai pesawat sejenis USO tidak pernah pupus dari pikiran militer Amerika. Pada 2008, DARPA, badan riset milik Pentagon, mengumumkan kalau mereka telah memulai proyek pembuatan subplane. Pada 2010, pesawat ini telah masuk ke tahap pengajuan proposal, karena berbagai rancangan telah diterima oleh mereka.

Dalam beberapa tahun, sepertinya kita akan melihat banyak USO mondar-mandir di lautan lepas. Mungkinkah USO yang terlihat oleh para pelaut itu adalah pesawat canggih milik militer?

Jika kita mempercayainya, maka pertanyaan selanjutnya adalah; apakah pada masa perang dunia I dan II pihak militer (negara mana pun) telah berhasil membuat pesawat secanggih itu?

Baca juga: Misteri Area 51, dan Kisah UFO yang Dirahasiakan