7 Aturan Aneh dan Konyol yang Hanya Ada di China

7 Aturan Aneh dan Konyol yang Hanya Ada di China

BIBLIOTIKA - China bukan hanya terkenal sebagai negara besar dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, tapi juga memiliki aturan atau hukum tertentu yang membedakannya dengan negara-negara lain di dunia. Sebenarnya itu tidak mengejutkan, karena China—dengan luasnya wilayah serta banyaknya penduduk—seperti memosisikan diri sebagai “dunia dalam dunia”. Artinya, mereka bisa melakukan apa saja yang tidak bisa dilakukan negara lain.

Dalam contoh mudah, China memblokir Google dari internet di negara mereka, sebagaimana China juga memblokir Facebook. Sebagai gantinya, China bikin mesin pencari sendiri, dan menciptakan media sosial sendiri. Dengan jumlah penduduk yang luar biasa banyak, hal mudah bagi China untuk mendapatkan pengguna.

Di luar hal itu, China juga memiliki beberapa peraturan atau hukum yang mungkin terkesan aneh dan konyol bagi kita, namun benar-benar diterapkan di sana. Berikut ini adalah 7 di antaranya.

1. Anak-anak yang sudah dewasa harus mengunjungi orang tua mereka

Pada 2013, China memperkenalkan UU Hak Penatua yang baru, yang antara lain mengharuskan anak-anak yang sudah dewasa untuk mengunjungi orang tua mereka yang sudah tua.

Undang-undang ini dikeluarkan untuk tujuan sosial. Yaitu membantu orang tua yang kesepian, karena ditinggalkan anak-anaknya yang sudah berkeluarga.

Di China, sistem keluarga sangat penting, jadi tak mengherankan jika ada hukuman bagi mereka yang melupakan keluarganya.

2. Anak-anak harus memberi hormat kepada mobil yang lewat

Di China, ada undang-undang lalu lintas yang cukup aneh. Salah satunya mengharuskan anak-anak China di beberapa provinsi memberi hormat pada mobil-mobil yang lewat. Tujuannya untuk membuat pengendara lebih berhati-hati.

3. Karyawan negara harus mengunjungi desa kuno

Apa yang harus dilakukan ketika objek wisata lokal tidak menghasilkan pemasukan yang cukup? Solusinya mudah, yaitu memaksa pegawai pemerintah untuk mulai mengunjungi objek wisata tersebut.

Sebuah pemerintahan di Provinsi Guizhou memerintahkan kantor-kantor pemerintahnya untuk mengirim pegawai ke sebuah desa kuno, berharap untuk meningkatkan jumlah kehadiran dan menarik lebih banyak wisatawan.

Pegawai pemerintah dapat kehilangan pekerjaan jika mereka tidak mematuhinya.

4. Pejabat laki-laki tidak dapat menyewa sekretaris perempuan

Diresmikan pada 2003, ini adalah hukum di Provinsi Sichuan, dan tampaknya hanya berlaku untuk pegawai pemerintah.

Namun demikian, ini adalah peraturan serius yang tampaknya diberlakukan di seluruh provinsi. Tujuannya untuk membuat mereka lebih fokus pada pekerjaan.

5. Keluarga di China hanya boleh memiliki satu anak

Jika di Indonesia ada istilah banyak anak banyak rezeki, hal ini tak berlaku di China. Banyak anak justru membuat mereka dikucilkan di China. Selain itu, denda juga menanti mereka yang memiliki lebih dari 2 anak.

6. Dimana kamu melahirkan akan menentukan dimana kamu tinggal

Terinspirasi oleh kebiasaan China kuno, aturan ini pada dasarnya menciptakan kasta di berbagai provinsi. Jika orang tua lahir di daerah pedesaan, misalnya, kamu akan menjalani hidup di daerah pedesaan yang sama.

Tujuan undang-undang adalah untuk mencegah petani bermigrasi ke kota-kota secara massal dan menciptakan kekurangan makanan. Tetapi, dalam praktiknya, hal itu telah memperparah masalah sosial di China dengan mencegah kelas-kelas tertentu mendapatkan pendidikan atau mengubah karier.

Sistem ini sangat keras terhadap heihaizi (secara harfiah diterjemahkan sebagai "anak-anak kulit hitam"), istilah untuk anak-anak yang lahir di luar kebijakan Satu Anak yang disebutkan sebelumnya.

7. Angsa dibolehkan bekerja sebagai petugas polisi

Di beberapa bagian pedesaan negara China, polisi menggunakan serangan angsa untuk melindungi properti dan menjatuhkan penjahat. Ya, kedengarannya konyol, tatapi penggunaan angsa sangat efektif.

“Di antara semua unggas, angsa dikenal sangat waspada, dan memiliki pendengaran yang sangat baik,” kata kepala polisi Zhang Quansheng.

Selain itu, angsa dianggap lebih baik dibanding manusia, karena mereka tak menerima argumen apapun dari penjahat.

Baca juga: Mengapa Pemerintah Cina Melarang Musik Hip Hop?