Mengapa Pi Day Diperingati Setiap 14 Maret?

Mengapa Pi Day Diperingati Setiap 14 Maret?

BIBLIOTIKA - Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 14 Maret, dunia memperingati Pi Day. Mengapa peringatan Pi Day jatuh pada tanggal tersebut?

Pi Day dirayakan pada bulan 3 (Maret) tanggal 14, berdasarkan nilai konstanta π (pi), 3,14. Dalam format kalender Amerika Serikat, 3,14 dikonversi menjadi bulan 3 tanggal 14.

Konstanta itu merupakan representasi dari perimeter dan diameter sebuah lingkaran. Peringatan Pi Day diambil dari nilainya sendiri, 3,14, yang diterjemahkan menjadi bulan 3 tanggal 14. Peringatan ini pertama kali dimulai pada 30 tahun lalu oleh fisikawan Larry Shaw. Pi Day identik dengan kue pie, karena bentuknya seperti lingkaran.

Namun format tanggal bulan-hari-tahun tidak berlaku di semua negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan Inggris, yang menganut format tanggal-bulan-tahun. Format bulan-tanggal di antaranya berlaku di Amerika Serikat dan Kanada.

Sebaliknya, di negara-negara Asia, format yang dipakai tahun-bulan-tanggal. Karena itu, menafsirkan nilai desimal 3,14 menjadi bulan 3 tanggal 14 menjadi tidak masuk akal. Alih-alih bilangan desimal 3,14, banyak yang merayakan Pi Day pada 22 Juli atau konversi dari nilai Pi yang lain, yakni 22/7.

Ketimbang Pi Day, menurut pakar teknologi informasi jebolan California Institute of Technologi, Michael Hartl, Tau Day lebih layak dirayakan. Dia beralasan konstanta lingkaran sejati lebih dianggap mudah dalam perhitungan matematika.

Nilai konstanta Tau (T) dua kali lipat dari Pi, yakni 6,28, atau jika dikonversi ke tanggalan menjadi bulan 6 tanggal 28 dalam perhitungan Amerika.

Baca juga: Rutin Membaca Buku Bisa Membantu Panjang Umur