Kasus-kasus Orang Mati yang Hidup Kembali

Kasus-kasus Orang Mati yang Hidup Kembali

BIBLIOTIKA - Kematian adalah hal niscaya bagi setiap orang hidup. Yang masih belum jelas adalah kapan seseorang akan mati. Bahkan, ketika seseorang telah dianggap mati pun, kadang terjadi hal aneh. Yaitu si mati terlihat hidup kembali.

Kasus semacam itu cukup sering terjadi di dunia. Orang-orang tertentu kadang divonis telah mati, tapi kemudian menunjukkan tanda-tanda bernapas yang artinya masih hidup. Biasanya, seseorang dianggap mati ketika jantungnya tak terasa berdetak ketika dadanya diraba, atau nadinya tidak lagi berdenyut. Namun, bisa jadi orang bersangkutan tidak atau belum benar-benar mati, karena kemudian kembali menunjukkan tanda kehidupan.

Belum lama, misalnya, seorang pemuda asal Peru dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani operasi infeksi gigi. Keluarganya pun telah menyiapkan acara pemakamana untuknya. Tetapi kemudian pemuda itu tampak bernapas, di tengah upacara pemakamannya.

Watson Franklin Mandujano Doroteo, warga kota Tingo Maria, Peru, sudah dibaringkan di peti jenazah saat sejumlah kerabat melihat dada mendiang naik turun seperti sedang bernapas.

Sebelumnya, para dokter sudah menyatakan Watson meninggal dunia, setelah mengalami demam menyusul operasi gigi yang dilakukan pada 21 Oktober lalu.

Begitu melihat dada Watson naik turun seperti masih bernapas, keluarga mendiang langsung menghubungi dokter untuk memastikan hal tersebut.

Menurut harian terbitan Argentina, Los Andes, dokter yang datang ke upacara pemakaman menyatakan Watson menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Tak pelak, keluarga pria itu langsung memindahkannya dari peti jenazah, dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Kerabat Watson kemudian mengklaim, sebenarnya pria itu masih hidup dan dia hanya tertidur akibat obat bius yang diterimanya saat menjalani operasi gigi. "Dokter memberinya diazepam," kata salah seorang keluarga pemuda berusia 28 tahun itu.

Sebenarnya amat sedikit catatan terkait kasus pergerakan otot setelah seseorang dinyatakan meninggal dunia. Namun, banyak peristiwa membuktikan dokter bisa melakukan kesalahan diagnosa, dan menganggap seseorang sudah meninggal dunia.

Pada Maret 2014, misalnya, Walter Williams (74) ternyata masih hidup saat dimasukkan ke kantung jenazah. Dia lalu menendang-nendang kantung jenazah itu beberapa saat sebelum dibalsem.

Pada 2012, di Mesir, upacara pemakaman seorang pria berubah menjadi pesta pora setelah dokter yang menandatangani surat kematian pria itu menyadari dia masih hidup meski sempat terkena serangan jantung.

Pada 2014, seorang bocah Filipina berusia tiga tahun bangun setelah dibaringkan di peti jenazah. Dokter yang memeriksanya memastikan bocah itu hidup, dan keluarganya membatalkan upacara pemakaman.

Dan pada 2007, seorang pemuda Venezuela yang dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, bangun saat akan diotopsi. Carlos Camejo mengatakan, dia terbangun saat tim dokter menyayat wajahnya untuk memulai proses otopsi.

Baca juga: Yang Perlu Anda Tahu di Saat-saat Kematian