5 Keluarga Kaya-Raya yang Menguasai Dunia

5 Keluarga Kaya-Raya yang Menguasai Dunia

BIBLIOTIKA - Setiap tahun, Majalah Forbes menyusun daftar orang-orang terkaya di dunia, dan daftar itu berisi nama-nama yang sudah familier bagi banyak orang. Bill Gates, misalnya, sudah beberapa tahun menduduki peringkat teratas sebagai orang terkaya di dunia, dengan bisnisnya yang terkenal, yaitu Microsoft.

Di bawah Bill Gates, ada nama-nama lain yang juga sudah populer sebagai orang terkaya, seperti Warren Buffett, Carlos Slim Helu, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg, Larry Ellison, Michael Bloomberg, dan lain-lain.

Namun, sebenarnya, ada orang-orang yang jauh lebih kaya dibanding mereka. Yang aneh, orang-orang super kaya itu tidak pernah tercantum di daftar orang-orang terkaya di dunia. Jangankan masuk dalam daftar semacam itu, bahkan berita atau publikasi mengenai mereka juga sangat minim. Orang-orang super kaya itulah yang selama ini diyakini sebagai penguasa dunia, yang mengendalikan dunia secara diam-diam, dengan menggunakan kekayaan besar yang mereka miliki.

Berikut ini adalah lima keluarga paling kaya-raya di dunia, yang dipercaya sebagai penguasa dan pengendali dunia, namun sosok-sosok mereka jarang terekspos media.

1. Rockefeller Family

Keluarga Rockefeller dikenal sebagai penguasa minyak dunia. Hampir seluruh ladang minyak di dunia dikuasai oleh keluarga ini. Kekayaan dinasti keluarga Rockefeller dimulai pada tahun 1870, ketika John D. Rockefeller mendirikan perusahaan minyak Standard Oil Company.

Perusahaan itu kemudian membuat ia menjadi pria tunggal terkaya dalam sejarah, dengan total kekayaan bersih mencapai 400 miliar dollar. Namun, anehnya, keluarga Rockefeller tidak pernah tercatat sebagai orang terkaya di dunia.

2. Du Pont Family

Eleuthere Irenee du Pont de Nemours mendirikan dinasti keluarga Du Pont pada tahun 1802. Saat itu, ia membuat pabrik bubuk mesiu di Delaware, Amerika Serikat. Keluarga Du Pont terlibat dalam beberapa urusan sejarah Amerika, seperti memiliki koneksi dengan Napoleon untuk melakukan negosiasi pembelian Louisiana pada tahun 1803.

Pada masa perang dunia pertama, perusahaan Du Pont menyuplai 40 persen bahan peledak dunia. Kemudian, pada masa perang dunia kedua, keluarga Du Pont memproduksi plutonium untuk bom atom Amerika. Orang-orang percaya jika dukungan keluarga Du Pont dalam perang Amerika membuat mereka bisa mendikte pelarangan pertanian ganja dan penggunaan mariyuana untuk melindungi bisnis nilon mereka.

3. Morgan Family

Keluarga Morgan mulai bangkit saat John Pierpont Morgan dan Rothschilds memberikan emas kepada kas negara Amerika Serikat pada masa Panic 1893. Karena memiliki kontrol atas suplai emas Amerika, keluarga Morgan membiayai pembuatan perusahaan terbesar Amerika, seperti GE, AT&T, dan US Steel. Bantuan kepada kas negara itu akhirnya berujung pada tuduhan bahwa keluarga Morgan memaksa Amerika untuk ikut dalam perang dunia pertama, demi menjaga pinjaman yang diberikan pada Rusia dan Perancis.

J.P. Morgan Jr. menyediakan pinjaman perang sebanyak 500 juta dollar dan menarik komisi 1 persen untuk suplai yang disediakan oleh perusahaannya. Rumor yang beredar juga menyebutkan bahwa keluarga Morgan ikut andil dalam mendukung Jepang agar menyerang Pearl Harbor, dengan berkonspirasi untuk membagi keuntungan perang kepada klan Iwasaki yang merupakan pemilik Mitsubishi dan Mitsui.

Saat ini, keluarga Morgan memiliki brankas emas pribadi terbesar, yang kabarnya terhubung oleh sebuah terowongan ke New York Federal Reserve Bank.

4. Bush Family

Dinasti politik keluarga Bush dimulai oleh Prescott Sheldon Bush, yang lahir pada tahun 1895, dan berkuliah di Universitas Yale sebagai anggota Skull and Bones Society. Lalu, pada tahun 1933, kabarnya Bush memimpin usaha kudeta untuk melawan dan menggulingkan kekuasaan Presiden Franklin D. Roosevelt untuk menjalankan paham fasis diktator di Amerika, dengan didanai oleh keluarga Du Pont, Rockefeller, dan Morgan.

Tetapi ternyata usaha itu gagal, kemudian muncul rencana bisnis yang dibentuk, dan Prescott Sheldon Bush menjadi direktur Union Bank. Bank tersebut diduga menyembunyikan emas Nazi pada masa perang dunia kedua.

Anak dan cucu Prescott, George Herbert Walker Bush dan George Walker Bush, akhirnya menjadi presiden Amerika Serikat. Keduanya pula yang memulai perang dengan Irak. Perang tersebut menguntungkan perusahaan yang berhubungan dengan keluarga Bush, seperti Halliburton dan KBR.

Kini, keluarga Bush dianggap sebagai keluarga terkuat dalam politik Amerika Serikat, dengan kekayaan besar dalam bidang perbankan dan minyak.

5. Rothschild Family

Keluarga Rothschild dikenal sebagai keluarga terkaya di dunia, dengan nilai kekayaan mencapai 500 miliar dollar dalam bentuk aset pribadi, dan 100 triliun dollar dalam bentuk aset finansial. Kekayaan dinasti Rothschild didapat dari bisnis perbankan dunia yang dibangun dan dikelola bersama secara turun-temurun.

Keluarga Rothschild telah menjadi pusat keuangan global sejak tahun 1760-an, ketika Mayer Amschel Rothschild menempatkan kelima anaknya di 5 pusat keuangan dunia. Dari generasi ke generasi, keturunan Rothschild diyakini oleh publik sebagai keluarga paling kaya sepanjang sejarah manusia.

Baca juga: Sejarah Dinasti Rothschild: Awal Mula Illuminati