Fakta dan Manfaat Infused Water

Fakta dan Manfaat Infused Water

BIBLIOTIKA - Infused water adalah air mineral yang diberi potongan lemon atau buah-buahan lain. Setelah diaduk, botol segera ditutup dan disimpan dalam lemari pendingin, setidaknya dua jam, agar rasa dan sari buah menyatu dengan air. Biasanya, setelah direndam dalam air cukup lama, potongan buah menjadi lembek. Karenanya, buah pun biasanya dibuang, karena teksturnya yang kurang enak untuk dimakan.

Akhir-akhir ini, ada kecenderungan banyak orang untuk mengonsumsi infused water, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup. Anda pun mungkin pernah atau bahkan sering melihat orang menenteng botol air mineral yang terisi potongan buah. Infused water diklaim memiliki manfaat dalam kesehatan, di antaranya sebagai sarana detoks, anti-penuaan, melancarkan pencernaan, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Yang menjadi pertanyaan, apakah semua klaim itu tepat?

Pertama, terkait dengan klaim bahwa infused water bisa berfungsi sebagai detoks. Mungkin memang benar, mengingat bahwa air yang dikonsumsi menjadikan tubuh terhidrasi, dan air juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, jika menginginkan hasil lebih baik, khususnya dalam hal detoksifikasi, jauh lebih baik mengonsumsi buah dalam bentuknya yang asli, dan bukan memasukkannya ke dalam air mineral.

Kedua, mengenai klaim anti-penuaan, terkait dengan buah-buahan yang kaya antioksidan, yang dimasukkan ke dalam air mineral. Antioksidan memang berfungsi dalam menangkal radikal bebas yang dapat memberi efek buruk bagi kesehatan. Mengonsumsi buah semisal delima, stroberi, atau lainnya, juga sayur-sayuran, memberi dampak positif dalam menghambat proses penuaan.

Terkait infused water, mungkin memang memberi manfaat antioksidan yang sama, tetapi tetap saja jauh lebih baik mengonsumsi buah-buahan dalam bentuk aslinya. Meski begitu, mengonsumsi infused water memang lebih baik dibandingkan hanya mengonsumsi air tanpa potongan buah di dalamnya. Karena itu, jika memang tujuan Anda adalah untuk mendapatkan manfaat antioksidan, sebaiknya konsumsilah buah dan sayuran sebagai bagian makanan sehari-hari.

Ketiga, terkait dengan pencernaan yang lebih lancar dan menurunkan berat badan. Sampai saat ini, belum ada penelitian medis yang membuktikan bahwa infused water dapat menurunkan berat badan. Bagaimana pun, berat badan ideal tidak bisa hanya disandarkan pada air mineral yang diberi potongan buah, karena juga membutuhkan olahraga dan pola makan yang sehat.

Meski manfaat infused water—khususnya terkait klaim-klaimnya—bisa dibilang masih meragukan, karena belum adanya penelitian khusus menyangkut hal itu, namun bagaimana pun infused water tetap memiliki manfaat.

Misalnya, orang yang tidak suka minum air, mungkin akan tertarik meminum air mineral yang di dalamnya terdapat potongan buah, dan memiliki rasa sari buah. Meminum air mineral semacam itu tentu lebih baik dibandingkan minum cairan lain semisal kopi atau minuman soda, khususnya pada anak-anak.

Selain itu, infused water juga tidak memiliki kandungan gula, karena hanya terdiri dari air mineral dan potongan buah. Itu tentu jauh lebih sehat daripada mengonsumsi minuman lain yang tinggi gula.

Karenanya, infused water dapat menjadi jalan tengah bagi yang tidak suka mengonsumsi air putih atau air mineral, karena dapat memberi asupan cairan pada tubuh. Bagaimana pun, tubuh kita membutuhkan cairan setiap hari, untuk menjaga kesehatan.

Dengan jumlah cairan yang cukup, baik dari air putih biasa maupun dari infused water, tubuh akan terhindar dari dehidrasi, sehingga dapat berfungsi secara baik dan normal. Selain itu, keberadaan cairan yang cukup dalam tubuh ikut membantu menjaga kesehatan ginjal, dan mencegah kemungkinan batu ginjal, konstipasi, hingga wasir.

Baca juga: Daftar Buah dan Sayur Non-Organik yang Bebas Pestisida