Rutin Mengonsumsi Buah Meningkatkan Kesuburan Pria

Rutin Mengonsumsi Buah Meningkatkan Kesuburan Pria

BIBLIOTIKA - Aneka nutrisi dan senyawa yang terkandung dalam buah memiliki begitu banyak manfaat dan khasiat, hingga penelitian menyangkut buah bisa dibilang tak pernah berhenti. Salah satu penelitian terbaru mengenai buah menemukan bahwa rutin mengonsumsi buah-buahan dapat membantu meningkatkan kesuburan pria.

Buah yang direkomendasikan dalam hal ini adalah buah-buahan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi seperti cranberry, tomat, juga jeruk. Vitamin A dalam wortel dan aprikot juga diketahui bisa membantu meningkatkan kelincahan sperma. Begitu pula asupan vitamin C yang cukup dari jeruk, apel, dan tomat, memiliki peran yang sama. Sedangkan delima memiliki peran dalam meningkatkan jumlah sperma.

Penelitian mengenai hal ini dilakukan di Brasil, dengan melibatkan 250 pasangan. Masing-masing pasangan diberi perawatan yang ditujukan untuk meningkatkan kesuburan, yang disebut IntraCytoplasmic Sperm Injection (ICSI). Mereka juga diminta memberi tahu seberapa sering mengonsumsi makanan seperti buah, sayur, kacang, daging, ikan, juga alkohol. Selain itu, peneliti juga mengambil sampel sperma dari para responden pria.

Setelah melakukan berbagai pengecekan, para peneliti menemukan bahwa pria yang rutin mengonsumsi buah dan tidak minum alkohol memiliki sperma yang berkualitas tinggi. Kenyataan itu tampaknya menjawab alasan kenapa para ahli nutrisi sering menyarankan orang-orang yang punya masalah kesuburan agar banyak mengonsumsi buah.

Dr. Vivian Lewis, Professor of Obstetrics and Gynecology di University of Rochester, New York, menegaskan hal tersebut. Ia menyatakan, antioksidan yang banyak terkandung di dalam buah dapat meningkatkan kualitas sperma, dan mencegahnya dari kerusakan.

Antioksidan dalam buah yang sangat berperan antara lain antioksidan glutathione dan cryptoxanthin. Karenanya, ia menganjurkan agar para pria mengonsumsi buah setidaknya 5 kali penyajian buah setiap hari.

Baca juga: Makanan-makanan yang Bisa Mengganggu Pencernaan