Memahami Arti di Balik Stiker Kode Buah-buahan

Memahami Arti di Balik Stiker Kode Buah-buahan

BIBLIOTIKA - Saat berbelanja buah-buahan di supermarket atau kios buah, sering kali kita mendapati stiker yang ditempelkan pada buah. Stiker itu paling sering terdapat pada buah apel, melon, atau pir. Stiker kecil itu mungkin tidak terlalu menarik perhatian, dan bisa jadi sebagian orang justru menganggapnya tidak penting, karena malah bikin repot karena harus melepaskannya terlebih dulu sebelum mengonsumsi buahnya.

Namun, keberadaan stiker yang ditempel pada buah itu bukan tanpa maksud. Pada stiker itu terdapat kode yang berisi informasi penting mengenai identitas produk buah yang akan Anda konsumsi. Kode berupa angka pada stiker itu memberitahu tentang bagaimana buah itu tumbuh.

Karenanya, dengan memahami kode yang terdapat pada stiker buah, Anda akan mengetahui apakah buah itu hasil rekayasa genetika, organik, atau diproduksi dengan pupuk kimia, fungisida, atau herbisida.

Berikut ini adalah arti di balik kode angka yang terdapat pada stiker buah, yang perlu Anda ketahui.

Jika kode angka pada stiker hanya ada empat digit, artinya buah itu tumbuh secara konvensional atau tradisional, menggunakan pupuk pestisida atau pupuk organik. Empat digit angka kode tersebut menginformasikan jenis dari masing-masing buah. Misalnya, kode untuk semangka dan melon adalah 4032, kode untuk buah pisang adalah 4011, kode untuk apel hijau adalah 4139, dan kode untuk apel fuji adalah 4131.

Kode-kode dalam contoh tersebut hanya berisi empat digit angka, yang artinya buah-buahan tersebut tumbuh secara alami atau tradisional. Namun, ada kalanya kode pada stiker buah mencantumkan lima digit angka. Untuk kode stiker buah yang berisi lima digit angka, ada dua hal yang perlu Anda perhatikan.

Pertama, jika kode berisi lima digit angka, dan angka pada stiker dimulai dengan angka 8, artinya buah tersebut merupakan hasil modifikasi genetika. Artinya, buah tersebut telah direkayasa, dan tidak alamiah lagi.

Kedua, jika kode berisi lima digit angka, dan angka pada stiker dimulai dengan angka 9, artinya buah tersebut tumbuh secara organik, dan tidak dimodifikasi secara genetik.

Agar Anda tidak bingung dengan hal tersebut, berikut ini adalah contoh penerapannya pada apel dan pisang, terkait kode-kode di atas:

Kode 4139: Artinya apel tersebut ditanam secara konvensional, dan tidak organik karena diberi pupuk pestisida.

Kode 84139: artinya apel tersebut ditanam secara konvensional, tidak organik, dan hasil rekayasa genetik.

Kode 94139: artinya apel tersebut ditanam secara konvensional, dan menggunakan pupuk organik.

Kode 4011: artinya pisang tersebut ditanam secara konvensional, dan tidak organik karena diberi pupuk pestisida.

Kode 84011: artinya pisang tersebut ditanam secara konvensional, tidak organik, dan hasil rekayasa genetik.

Kode 94011: artinya pisang tersebut ditanam secara konvensional, dan menggunakan pupuk organik

Berdasarkan penjelasan di atas, kita pun melihat, bahwa buah yang memiliki kode berupa 5 digit angka dengan angka 9 di depan adalah buah yang paling sehat. Sebaliknya, hindari buah yang memiliki kode berisi 5 digit angka, dengan angka 8 di di depan, karena buah tersebut merupakan hasil rekayasa genetika, yang tentunya tidak lebih baik dan tidak lebih sehat dibanding buah yang tumbuh secara organik.

Baca juga: Tips agar Buah Potong Selalu Segar