Benarkah Nikola Tesla Mempercayai Bumi Datar?

Benarkah Nikola Tesla Mempercayai Bumi Datar?

BIBLIOTIKA - Meski kepercayaan mengenai bentuk bumi sudah menjadi sesuatu yang mapan selama berabad-abad, namun akhir-akhir ini muncul sekelompok orang yang menyuguhkan kepercayaan alternatif. Bahwa bentuk bumi sebenarnya bukan bulat sebagaimana yang diklaim mayoritas orang selama ini, melainkan berbentuk datar.

Para penganut bumi datar juga beranggapan bahwa Nikola Tesla adalah salah satu orang yang percaya bahwa bumi berbentuk datar. Karena itu, menurut mereka, elit global berusaha menyembunyikan namanya, baik di sekolah, sejarah, buku pelajaran, dan lain-lain.

Benarkah Nikola Tesla mempercayai bentuk bumi datar?

Pertama, quote yang dijadikan dasar bahwa Tesla penganut bumi datar bukanlah quote dari Tesla. Dalam kesempatan lain, Tesla juga sering menyebut bumi dengan kata globe. Lalu tentang nama Tesla yang disembunyikan, ini pun tak benar. Lebih tepatnya, ini karena ketidaktahuan daripada sebuah langkah penyembunyian yang disengaja.

Nama Tesla telah digunakan secara luas di berbagai tempat, di antaranya digunakan sebagai award oleh IEEE, Nikola Tesla Award. Nama Tesla juga digunakan sebagai satuan medan magnet, nama bandara terbesar di Serbia, dan lain sebagainya.

Selain dipercaya sebagai penganut bumi datar, Nikola Tesla juga disebut-sebut mampu mengembangkan Free Energy. Sekali lagi, apakah itu benar?

Ini juga tidak tepat. Free energy yang dimaksud dalam klaim adalah konsep bahwa energi dapat diciptakan secara gratis dari ketiadaan. Atau katakanlah mengambil listrik secara gratis dari udara.

Sebagai seorang ilmuwan dan engineer hebat, Tesla tentu tahu persis bahwa kita tidak dapat menciptakan free energy, listrik gratis. Karena itu tidak memenuhi prinsip konversi energi yang pastinya selalu ia terapkan dalam mesin rancangannya.

Tesla coil bukan pembangkit energi, apalagi alat ‘free energy’. Fungsi Tesla coil salah satunya adalah untuk keperluan transmisi energi secara wireless. Pada Wanderclyffe Tower, Nikola Tesla pun menggunakan generator berbahan bakar batu bara sebagai sumber energinya.

Baca juga: Benarkah Thomas Edison Mencuri Ide Nikola Tesla?