Tips Mudah dan Ringan Mengatasi Krisis Air Bersih

Tips Mudah dan Ringan Mengatasi Krisis Air Bersih

BIBLIOTIKA - Masalah krisis air bersih adalah masalah kita semua. Artinya, masing-masing kita perlu ikut bertanggung jawab atas krisis dan kekurangan air bersih yang saat ini sedang melanda dunia, khususnya Indonesia. Karena nyatanya masing-masing kita membutuhkan air bersih untuk minum dan memenuhi berbagai kebutuhan lain.

Kalau kita pernah menonton film "Mad Max: Fury Road", kita akan melihat bagaimana kondisi dunia tanpa air bersih. Dan bagaimana manusia mendewa-dewakan air bersih dibandingkan sebongkah berlian.

Untuk solusi tercepatnya, kita tak mungkin menyetop seluruh industri yang menggunakan air bersih, mengurangi jumlah penduduk maupun memperbaiki sumber daya alam yang rusak. Karena semua itu tentu memerlukan waktu bertahun-tahun. Maka hal yang bisa kita lakukan adalah melalui kesadaran diri sendiri akan pentingnya air bersih di masa depan nanti.

Berikut solusi yang bisa kita lakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.

Hemat air saat mandi

Buat yang terbiasa menggunakan shower, mungkin bisa dikecilkan tekanan airnya. Karena air shower akan terus keluar walaupun saat kita tidak menggunakannya. Begitu juga dengan pengguna gayung, mungkin yang awalnya mengunakan 1 gayung full bisa dikurangi hanya menggunakan setengah gayung, walaupun mandinya jadi lebih lama, setidaknya bisa lebih efektif dan menghemat air.

Perbaiki pipa air yang bocor

Buat yang pipa airnya rusak dan bikin air nyemprot keluar, mending panggil tukang buat dibetulkan, daripada ditambal atau hanya diikat. Karena cara itu kurang efektif, walaupun air sudah tidak muncrat keluar, tapi airnya masih bisa merembes.

Gunakan tempat penampungan saat hujan

Ketika musim hujan, sebaiknya air itu ditampung. Air hujan yang tertampung bisa dipakai berbagai hal, seperti untuk menyiram tanaman, mencuci motor, mengepel, dan lain-lain. Cara ini tentu lebih hemat karena kita tak perlu bayar air ke PAM.

Gunakan air seperlunya

Terkadang kita tanpa sadar menggunakan air hingga berlebih. Sampai akhirnya kita lupa akan menggunakan air itu untuk apa. Dan berujung pada dua hal, kalau tidak dibuang ya dibiarkan saja di ember.

Membuat sumur resapan

Hampir seluruh tanah di zaman sekarang sudah berubah jadi semen dan aspal. Sehingga area-area resapan berkurang dan menyebabkan banjir. Selain itu, tanaman-tanaman ikut terkena dampaknya, yaitu sulit mendapatkan sumber air. Oleh karena itu, kita harus bisa membedakan area-area yang harus dijadikan sumber resapan dan mana yang tidak.

Memanfaatkan air bekas pakai

Saat kita selesai mencuci beras atau mencuci makanan, ada baiknya air tersebut kita gunakan untuk menyiram tanaman. Karena air itu memiliki kandungan nutrisi dibandingkan air biasa. Tapi jangan gunakan air bekas cucian baju untuk menyiram tanaman karena dapat merusak tanah.

Baca juga: Masalah Air di Indonesia