Aneka Manfaat Manggis untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Manggis untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Manggis (Garcinia mangostana) adalah buah yang dihasilkan pohon cemara tropis yang diyakini berasal dari Indonesia, dan telah dibudidayakan di beberapa kawasan Asia Tenggara, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, dan Vietnam, juga di beberapa wilayah Afrika. Manggis sering disebut sebagai “ratu buah tropis”, karena memiliki manfaat yang luar biasa dalam menunjang kesehatan.

Ada tiga bagian utama pada buah manggis, yaitu kulit yang berwarna ungu, daging yang berwarna putih, dan biji yang terdapat dalam daging buah. Biji manggis memiliki rasa yang sangat pahit, dan tidak bisa dimakan. Sementara daging buahnya memiliki aroma lembut dengan rasa manis. Kulit terluar manggis bersifat kesat, namun mudah dibuka.

Sejak zaman dulu, manggis telah dikenal sebagai buah berkhasiat, khususnya di Asia. Bahkan, sejak abad ke-18, manggis telah menjadi bagian dari obat tradisional untuk mengatasi beragam penyakit, karena kandungan nutrisinya yang lengkap.

Nutrisi terpenting dalam manggis adalah xanthone. Kandungan xanthone tertinggi terdapat pada kulit buah manggis, yaitu mencapai 107,76 mg/100 gram kulit buah. Zat xanthone berfungsi sebagai antioksidan, antiproliferasi, anti-inflamasi, dan antimikroba.

Lebih lengkap, berikut ini adalah beberapa zat xanthone yang terdapat dalam buah manggis:
  1. Alpha-mangostin
  2. Beta-mangostin
  3. 3-Isomangostin
  4. Mangostanol
  5. Gertanin
  6. Garcinone A
  7. Garcinone B
  8. Garcinone C
  9. Garcinone D
  10. Garcinone E
  11. Maclurin

Beberapa penelitian membuktikan bahwa xanthone yang terdapat pada kulit manggis mampu berperan sebagai senyawa antikanker. Kulit buah manggis memiliki sifat antiproliferasi yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk menghancurkan sel kanker.

Penelitian tentang khasiat buah manggis terhadap penyakit kanker seperti tidak ada hentinya. Hasil penelitian sementara memperlihatkan bahwa ekstrak yang terkandung dalam buah manggis dapat menegah tumbuhnya sel-sel pada seseorang yang menderita leukemia. Kemudian, ekstrak tersebut juga dapat menahan laju perkembangan sel pada kenker paru-paru, kanker hati, dan kanker usus.

Xanthone juga mampu menurunkan gula darah pada penderita kencing manis. Bervariasinya penurunan kadar gula darah disebabkan oleh perbedaan respons sistem metabolisme tubuh tiap-tiap pasien terhadap ekstrak kulit buah manggis yang diberikan. Xanthone juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mencegah penyakit jantung dan arterosklerosis yang terjadi akibat pembuluh darah di sekitar jantung kehilangan elastisitasnya.

Zat xanthone juga dapat menurunkan kolesterol, melawan radikal bebas, mencegah arthritis, osteoporosis, tekanan darah tinggi, aterosklerosis, batu ginjal, katarak, glukoma, Alzheimer, neuralgia, dan lain-lain. Lebih lengkap, berikut ini uraian mengenai manfaat buah manggis dalam menunjang kesehatan.

Sumber antioksidan

Penelitian menemukan bahwa manggis memiliki kandungan xanthone sekaligus polifenol. Ada dua jenis xanthone dalam buah manggis, yaitu gamma dan alpha. Xanthone dan turunannya diketahui memiliki beberapa manfaat, termasuk sebagai anti-inflamasi. Xanthone merupakan obat yang efektif terhadap berbagai penyakit kardiovaskular.

Antioksidan xanthone memiliki sifat penyembuhan, yang mampu menyembuhkan sel rusak akibat radikal bebas, memperlambat penuaan, dan menangkal penyakit. Karena kenyataan itu pula, buah manggis sering digunakan untuk pengobatan yang bersifat tradisional, dalam mencegah penyakit kardiovaskular dan kanker.

Rendah kalori

Manggis adalah buah yang sangat rendah kalori, hanya 63 kalori per 100 gram. Manggis juga tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol. Sebaliknya, manggis mengandung serat makanan, mencapai 100 gram, sehingga menyediakan sekitar 1% RDA, yang tentu sangat baik untuk Anda yang memiliki berat badan berlebih, dan sedang menjalani diet.

Sumber vitamin C

Manggis memiliki kandungan vitamin C, sekitar 12% RDA per 100 gram. Vitamin C memiliki kemampuan dalam melawan infeksi, flu, dan menangkal radikal bebas. Karena kenyataan itu, mengonsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C, termasuk manggis, sangat baik dalam melawan beberapa penyakit.

Bagi ibu hamil, kandungan folat dalam manggis berperan penting dalam perkembangan janin dan evolusi sel-sel baru yang tumbuh.

Melancarkan peredaran darah

Kandungan nutrisi dalam buah manggis memiliki manfaat dalam meningkatkan sel darah merah, dan mencegah anemia. Hal itu disebabkan kemampuan manggis dalam melancarkan peredaran darah, sehingga membantu melindungi tubuh terhadap penyakit tertentu, seperti kolesterol, aterosklerosis, dan nyeri pada dada. Selain itu, peredaran darah yang lancar juga dapat mencegah penyakit katarak.

Menjaga kesehatan kulit

Buah manggis memiliki sifat antibakteri alami dan antimikroba, yang efektif dalam mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, kulit berminyak, noda kulit, dan kulit kering. Selain itu zat xanthone dalam manggis mampu membantu mengatasi penyakit kulit, memperbaiki sel yang rusak, dan melindungi tubuh secara keseluruhan.

Mengonsumsi manggis juga membantu mencegah penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas. Rutin mengonsumsi manggis bisa membantu Anda awet muda.

Mengurangi peradangan

Peradangan atau inflamasi pada orang yang mengalami obesitas dapat menyebabkan masalah kesehatan lebih lanjut, termasuk diabetes dan penyakit jantung. Sebuah studi yang diterbitkan di Journal Nutrition menyatakan, orang yang minum jus manggis dua kali sehari menunjukkan penurunan inflamasi yang signifikan dalam aliran darah.

Mengatasi penyakit gusi

Sebagian peneliti telah menemukan bahwa kandungan nutrisi dalam buah manggis dapat membantu mengatasi masalah atau penyakit pada gusi, yang disebut periodontitis.

Menangkal radikal bebas

Antioksidan dalam buah manggis membantu tubuh dalam melawan bahaya radikal bebas yang dapat memicu kerusakan sel, penyakit jantung, dan kanker. Secara alami, radikal bebas memang diproduksi oleh tubuh. Namun, radikal bebas juga diciptakan oleh faktor lingkungan, seperti polusi asap, radiasi, dan polutan kendaraan.

Xanthone, antioksidan kuat yang terdapat dalam manggis, memiliki kemampuan efektif dalam menangkal masalah tersebut.

Mengatasi diabetes

Kandungan nutrisi dalam manggis dapat menetralisir dan mengatasi tekanan darah, serta mampu memulihkan energi. Selain itu, kandungan senyawa pada manggis mampu membantu gula darah agar tetap stabil.

Mencegah kanker

Xanthone dikenal sebagai zat antikanker. Zat tersebut berlimpah di dalam manggis, termasuk pada kulitnya. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi, yang berfungsi menghambat pertumbuhan sel kanker. Ekstrak kulit manggis juga bersifat apoptosis, yang bisa berperan sebagai penghancur sel kanker.

Memperbaiki sel tubuh

Kandungan zat antioksidan alami dalam buah manggis dapat membantu memperbaiki jaringan sel tubuh. Hasilnya, tubuh akan lebih awet muda, dan proses penuaan akan berlangsung lebih lambat.

Meningkatkan stamina

Protein dan karbohidrat adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi atau tenaga. Buah manggis memiliki kemampuan dalam melakukan penyerapan nutrisi-nutrisi tersebut, sehingga tubuh pun lebih baik dalam menyerap dua nutrisi tadi. Apabila penyerapan protein dan karbohidrat lancar, stamina tubuh pun lebih terjaga.

Menurunkan kolesterol

Kolesterol jahat atau LDL (low density lippoprotein) menghambat peredaran darah dengan menempel dan menyumbat pembuluh darah. Kandungan nutrisi dalam buah manggis dapat mengatasi masalah semacam itu dengan menurunkan kolesterol, sehingga aliran darah lebih lancar, dan tubuh lebih terjaga dari serangan penyakit.

Mencegah batu ginjal

Saran yang sering disampaikan agar terhindar dari masalah batu ginjal adalah sering minum air putih. Selain itu, mengonsumsi buah manggis sebanyak 3 ons per hari juga diketahui mampu menghindarkan penyakit batu ginjal, karena membuat orang lebih sering buang air kecil.

Manfaat lain

Selain manfaat-manfaat yang telah disebut di atas, manggis memiliki beberapa manfaat lain, berikut ini di antaranya:
  1. Menyehatkan mata, kulit, dan rambut
  2. Menghilangkan lelah
  3. Mencegah penyakit saraf
  4. Antidepresan atau meningkatkan mood
  5. Mengatasi perasaan gelisah atau cemas
  6. Mencegah penyakit demensia atau Alzheimer
  7. Menjaga sistem kekebalan tubuh
  8. Membuang racun dari dalam tubuh
  9. Membunuh kuman
  10. Sebagai antibiotik alami
  11. Mengatasi infeksi jamur
  12. Menjaga kesehatan jantung
  13. Menurunkan tekanan darah
  14. Mengurangi kadar gula darah
  15. Mencegah obesitas
  16. Mencegah sakit tulang/persendian
  17. Mencegah tulang rapuh
  18. Mencegah gusi berdarah
  19. Mengatasi alergi
  20. Menurunkan suhu tubuh atau mengatasi demam
  21. Mencegah penyakit parkinson
  22. Mencegah diare
  23. Meringankan penyakit saraf
  24. Mengatasi penyakit mata dan katarak

Catatan:

Selain buahnya, kulit manggis juga memiliki kandungan nutrisi yang penting, salah satunya adalah xanthone. Bahkan, zat xanthone dalam kulit manggis lebih banyak dibandingkan yang terdapat dalam buahnya. Karena itu, banyak orang yang tertarik mengonsumsi kulit manggis. Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan di sini.

Kulit manggis memiliki kandungan resin, tanin, serat kasar, dan komponen lain yang tidak bisa dicerna tubuh pada kadar tinggi. Beberapa kasus yang muncul akibat mengonsumsi kulit manggis adalah masalah ginjal dan usus, serta pada organ tubuh lainnya. Karenanya, jika Anda tidak tahu cara mengolah kulit manggis dengan benar, sebaiknya tidak mengonsumsi kulit manggis.

Baca juga: Aneka Manfaat Kelapa untuk Kesehatan