Makanan-makanan yang Bisa Menyebabkan Bau Mulut

Makanan-makanan yang Bisa Menyebabkan Bau Mulut

BIBLIOTIKA - Petai dan jengkol mungkin sudah terkenal sebagai makanan yang bisa menimbulkan bau mulut. Begitu pula bawang merah dan bawang putih. Namun, sebenarnya, ada beberapa makanan lain yang juga dapat menyebabkan bau mulut, tanpa kita sadari. Berikut ini beberapa makanan tak terduga yang bisa menyebabkan bau mulut, dan cara mengatasinya.

Alkohol dan minuman energi

Alkohol dan minuman energi dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi menyebabkan kadar air liur menurun. Padahal, air liur adalah pemusnah alami bakteri penyebab bau mulut.

Lisa Harper Mallonee, profesor di Texas A&M University, menyatakan bahwa minum air elektrolit bisa mengurangi dampak (bau mulut) yang ditimbulkan akibat meminum alkohol dan minuman energi. Namun, kadar asam yang dikandung air elektrolit juga bisa menyebabkan mulut kering. Solusi yang terbaik adalah dengan banyak minum air putih.

Susu dan produk turunannya

Saat dikonsumsi, susu dan produk turunannya mudah menempel pada gigi dan mulut, sehingga menjadi sasaran empuk bagi bakteri untuk berkembang biak. Selain itu, sebagian orang tidak mampu mencerna susu dengan baik, karena intoleransi laktosa. Hal itulah yang kemudian memicu timbulnya bau mulut.

Bagaimana solusinya? Untuk menghilangkan bau mulut akibat susu, solusinya cukup aneh, yaitu mengonsumsi produk turunan susu pula, khususnya yang mengandung prebiotik, misalnya yoghurt. Bakteri baik dalam yoghurt akan membantu tubuh dalam mencerna makanan secara lebih baik.

Permen

Selain bisa menyebabkan gigi keropos, mengonsumsi permen juga dapat menimbulkan bau mulut. Permen mengandung gula. Ketika bercampur dengan gula, bakteri dalam mulut akan melepaskan senyawa sulfur yang kemudian menimbulkan bau. Untuk mencegah hal itu, segeralah sikat gigi setelah makan permen.

Daging merah

Daging merah mengandung banyak protein yang diperlukan tubuh, namun makanan ini juga menyumbang bau tidak sedap di mulut. Daging ayam atau ikan memang kadang meninggalkan bau yang sama, namun kadarnya lebih kecil dibanding bau yang ditimbulkan karena mengonsumsi daging merah.

Solusi untuk mencegah bau mulut akibat mengonsumsi daging merah adalah dengan mengunyah permen karet, karena dapat meningkatkan produksi liur. Selain itu, pemanis yang terdapat pada permen karet seperti xylitol juga terbukti dapat membunuh bakteri.