Fridtjof Nansen dan Kisah-kisah Penjelajahan Alam

Fridtjof Nansen dan Kisah-kisah Penjelajahan Alam

BIBLIOTIKA - Dunia tampak sangat menarik bagi sebagian orang, yang lalu mengikuti ketertarikannya dengan cara menjelajahi alam dengan penuh minat, kesungguhan, dan ketertarikan gairah yang tinggi. Kenyataan semacam itu pula yang tampaknya terjadi pada Fridtjof Nansen, seorang penjelajah dari Norwegia.

Sepanjang hidupnya, Fridtjof Nansen pernah memimpin sejumlah ekspedisi ke Arktik (1888, 1893, 1895-1896) dan ekspedisi oseanografi di Atlantik Utara (1900, 1910-1914). Tampaknya minat petualangannya muncul saat bergabung dengan kapal Viking yang berlayar ke perairan Greenland pada 1882. Saat itulah untuk pertama klinya dia melihat dari jauh tutup es Greenland yang menakjubkan.

Salah satu penjelajahan Fridtjof Nansen yang paling fenomenal adalah saat memimpin sebuah tim menyeberangi Greenland pada 1888 menggunakan alat ski lintas alam. Ini adalah misi yang pertama kalinya dilakukan di dunia.

Namanya kembali melejit saat berhasil mencapai garis lintang utara 86°14′ dalam ekspedisi ke Kutub Utara pada 1893-1896. Setelah petualangan ini, ia pensun dan kembali menetap di Norwegia. Namun teknik yang ia gunakan, dan inovasi peralatan yang ia kembangkan dalam perjalanan itu, mempengaruhi generasi berikutnya dalam ekspedisi sejenis ke Arktik dan Antartika.

Nansen belajar zoologi di Royal Frederick University di Christania (sekarang Oslo). Dia lalu bekerja sebagai kurator di Museum Bergen. Di sana dia melakukan penelitian seputar sistem saraf pusat makhluk laut.

Dia lalu mengalihkan minatnya ke Oseanografi pada 1896, dan itulah yang membuatnya membangun kapal pesiar ilmiah, utamanya yang berlayar ke Atlantik Utara. Ia juga berkontribusi dalam pengembangan peralatan oseanografi modern.

Setelah itu, Fridtjof Nansen bekerja sebagai diplomat dan banyak melakukan aktivitas kemanusiaan. Kelakm atas dedikasinyam dia dianugerahi nobel perdamaian pada 1922.  Fridtjof Nansen meninggal mendadak pada 1930.