Aneka Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Kiwi (Actinidia deliciosa) adalah buah dengan tampilan eksotis, dengan bulu lembut di kulit luarnya, dan daging buah berwarna hijau terang. Meski identik dengan Selandia Baru, namun kiwi sebenarnya berasal dari Cina, dan baru disebarkan ke Selandia Baru pada awal abad ke-20. Di Indonesia, kiwi termasuk buah impor, karena harus didatangkan dari negara lain. Karenanya, di Indonesia, harga kiwi relatif mahal.

Mahalnya harga kiwi tampaknya beralasan. Karena selain harus mengimpor dari negara lain, kiwi juga termasuk buah yang sangat berkhasiat bagi kesehatan. Kiwi mengandung vitamin dan antioksidan berlimpah yang mengakomodasi kebutuhan nutrisi dan vitamin yang dibutuhkan tubuh.

Penelitian yang dilakukan Dr. Paul LaChance, direktur The Nutraceuticals Institute, yang juga guru besar di Universitas Rutgers, Amerika Serikat, menemukan bahwa kiwi memiliki kepadatan nutrisi (nutrient density) yang sangat tinggi.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di Journal of The American College of Nutrition itu menyatakan, ukuran kepadatan nutrisi sering digunakan para ahli diet dan ahli nutrisi untuk mengukur jumlah nutrisi atau gizi. Ukuran itu berkaitan dengan kebutuhan harian dan nilai kalori suatu makanan, yang kemudian dibandingkan dengan bahan makanan lain dalam porsi yang sama. Semakin tinggi nilai kepadatan nutrisi suatu bahan makanan, semakin pula baik mutu bahan tersebut.

Sementara itu, Lynley Drummond, ilmuwan dari Zespri International, menyatakan bahwa kiwi mengandung sumber vitamin alami yang tinggi, memiliki keseimbangan mineral yang sempurna, mengandung antioksidan tinggi, dan sarat phytonutrients yang baik bagi kesehatan, seperti polifenol dan karotenoid. “Kiwi mengandung gizi paling banyak, namun kalori paling sedikit,” ujarnya.

Secara lebih lengkap, berikut ini adalah aneka nutrisi yang dikandung dalam buah kiwi:

Kiwi mengandung vitamin C dalam jumlah dua kali lebih banyak dibanding buah jeruk, dan lebih banyak dibanding buah apel. Tubuh Anda membutuhkan asupan vitamin C sebanyak 90 mg setiap hari, dan buah kiwi dapat memenuhi kebutuhan harian tersebut. Buah kiwi—yang berjenis green—mengandung 93 mg/100 gram, sedangkan yang berjenis gold malah mencapai 109 mg/100 gram.

Kiwi mengandung vitamin E yang jumlahnya dua kali lipat dibanding buah avokad. Buah kiwi juga mengandung vitamin A, B1, B2, B6, asam folat, niasin, dan asam pantotenat, dalam jumlah yang cukup.

Kiwi merupakan sumber folat yang baik. Penelitian menyangkut hal ini menemukan bahwa konsumsi 2 buah kiwi gold setiap hari selama 16 minggu dapat menghasilkan kenaikan plasma vitamin C dan kenaikan folat pada sel darah merah secara signifikan.

Kandungan energi dalam setiap 100 gram buah kiwi hanya 61 kkal, atau kurang dari 40% dari jumlah energi yang terdapat pada pisang. Karenanya, jika Anda sedang diet rendah kalori, kiwi adalah buah yang tepat untuk dikonsumsi.

Kiwi mengandung banyak mineral seperti kalium (potassium), magnesium, kalsium, tembaga, seng, mangan, dan fosfor. Kandungan kaliumnya 5,4 mg/kalori, lebih tinggi dibanding pisang yang cuma 4,2 mg/kalori, dan sedikit lebih rendah dari pepaya yang 6,6 mg/kalori dan aprikot yang 6,2 mg/kalori. Tingkat indeks glikemik kiwi juga rendah. Yang jenis gold hanya 49, dan yang jenis green hanya 39.

Dua porsi buah kiwi memiliki jumlah kalium yang sama dengan pisang, namun dengan kalori lebih rendah. Karenanya, kiwi bisa menjadi pilihan tepat bagi orang tua yang rentan terhadap osteoporosis karena kekurangan kadar potassium dalam tubuh.

Kiwi mengandung lebih dari 20 mg magnesium. Magnesium membantu menjaga fungsi otot dan saraf, menjaga denyut jantung stabil, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan memperkuat tulang.

Lebih lanjut, berikut ini uraian aneka manfaat buah kiwi dalam membantu menunjang kesehatan.

Melancarkan pencernaan

Kiwi mentah mengandung actinidain, enzim yang mampu melancarkan pencernaan seperti papain dalam pepaya atau bromelain dalam nanas. Hal itu masih ditunjang oleh kandungan serat dalam kiwi, yang juga memiliki manfaat dalam hal yang sama.

Sumber antioksidan

Kiwi mengandung antioksidan yang membantu memerangi kerusakan DNA dan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Antioksidan dapat memperlambat proses penuaan. Selain itu, kiwi juga mengandung lutein yang merupakan antioksidan dalam membantu mencegah kerusakan penglihatan karena faktor usia.

Mengontrol tekanan darah

Kandungan kalium yang tinggi dalam kiwi mampu menjaga keseimbangan elektrolit dan mengontrol tekanan darah.

Melindungi DNA

Penelitian menemukan bahwa kombinasi antioksidan dalam buah kiwi ampuh melindungi DNA dari kerusakan. Beberapa ahli lain juga menyatakan bahwa kiwi mampu mencegah kanker.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C yang berlimpah di dalam buah kiwi dapat membantu meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Mengatasi penyakit jantung

Mengonsumsi 2-3 buah kiwi dalam sehari terbukti dapat menurunkan risiko penggumpalan atau pembekuan darah sebesar 18 persen, dan trigliserida 15%, sehingga dapat mengatasi masalah jantung.

Aman bagi penderita diabetes

Kiwi memiliki indeks glikemik yang rendah, dalam arti tidak akan memicu peningkatan gula darah. Karena itu, kiwi aman dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Menjaga kesehatan mata

Rutin mengonsumsi kiwi diketahui dapat membantu melindungi kesehatan mata dari degenerasi makula, atau masalah penglihatan yang disebabkan oleh bertambahnya usia.

Menyeimbangkan alkalin

Kiwi merupakan buah yang mengandung alkalin tinggi. Fungsi alkalin dalam tubuh di antaranya adalah membantu tidur lebih nyenyak, menurunkan risiko radang sendi, osteoporosis, dan menjaga kulit agar awet muda.

Menjaga kesehatan kulit

Selain memiliki kandungan alkalin yang baik untuk kulit, kiwi juga memiliki kandungan vitamin E dan vitamin C. Kombinasi dua vitamin itu dapat membantu meremajakan kulit, sehingga menjadikan Anda tampak awet muda.

Baik untuk ibu hamil

Kiwi merupakan sumber folat, yang membantu perkembangan otak dan kognitif, serta mencegah cacat saraf pada bayi (baik sebelum dan selama kehamilan). Folat memproduksi dan memperbaiki DNA, serta membantu dalam pembelahan sel yang cepat dan menunjang pertumbuhan. Karenanya, kiwi termasuk buah yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil.

Meregenerasi sel kulit

Mengonsumsi kiwi secara teratur dapat menjaga kelembapan kulit dari suhu ruangan yang dingin. Dengan kata lain, kiwi dapat digunakan dalam regenerasi sel kulit, sehingga menjadikan kulit Anda selalu bercahaya.

Menunda keriput dan penuaan

Rutin mengonsumi kiwi dapat meningkatkan produksi kolagen. Kolagen merupakan protein yang menjaga kulit agar terhindar dari keriput dan garis-garis halus. Selain itu, antioksidan yang tinggi dalam buah kiwi juga memiliki kemampuan dalam mengusir radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini.

Memerangi jerawat 

Kiwi mengandung AHA yang bersifat anti-inflamasi, sehingga membantu memerangi jerawat dan membersihkan pori-pori. Selain itu, buah kiwi juga dapat mengurangi masalah peradangan di wajah seperti munculnya bisul.