Aneka Manfaat Kedondong untuk Kesehatan

Tidak ada komentar :
Aneka Manfaat Kedondong untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Kedondong adalah tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan (Anacardiaceae). Di Indonesia, buah ini disebut kedondong. Di Filipina, disebut ambarella, hog plum, atau hevi. Di Myanmar, disebut gway. Sedangkan di Thailand disebut makak farang. Yang jelas, buah ini sering dimanfaatkan untuk diolah menjadi rujak, asinan, acar, selai, atau dimakan langsung. Yang khas dari kedondong adalah bijinya yang berserabut di tengah buah.

Kedondong memiliki unsur gula berbentuk sukrosa, yang berguna sebagai penambah daya serta vitalitas tubuh. Selain itu, kedondong juga mengandung kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Kandungan serat dan air dalam kedondong juga cukup tinggi, dan bermanfaat dalam melancarkan pencernaan, serta menghindarkan dehidrasi. Lebih lengkap, dalam 100 gram buah kedondong terdapat nutrisi berikut ini:
  1. Kalori: 41 kkal
  2. Protein: 1 gr
  3. Lemak: 0,1 gr
  4. Karbohidrat: 10,3 gr
  5. Kalsium: 15 mg
  6. Fosfor: 22 mg
  7. Zat besi: 3 mg
  8. Vitamin A: 233 IU
  9. Vitamin B1: 0,08 mg
  10. Vitamin C: 30 mg

Dengan kandungan nutrisinya tersebut, kedondong pun memiliki manfaat dalam menunjang kesehatan, dan berikut ini di antaranya.

Menjaga kesehatan jantung

Kandungan kalsium dalam kedondong memiliki fungsi dalam menjaga dan melindungi kesehatan jantung.

Menjaga kesehatan mata

Kandungan vitamin A dalam buah kedondong memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan mata. Vitamin A bertindak dengan menyalurkan objek yang diterima retina mata ke otak, sebagai suatu gambar. Senyawa yang terkait dengan hal itu adalah retinol.

Menjaga vitalitas tubuh

Kandungan zat gizi dalam kedondong, yang berbentuk unsur gula sukrosa, memiliki manfaat dalam menjaga vitalitas dan meningkatkan ketahanan tubuh.

Sebagai antioksidan

Vitamin A dan vitamin C yang terkandung dalam buah kedondong memiliki manfaat sebagai antioksidan, yang membantu menjaga tubuh dari serangan radikal bebas.

Mempercepat penyembuhan luka

Vitamin A yang terdapat dalam kedondong membantu melindungi kesehatan jaringan di dalam tubuh kita. Selain itu, vitamin A dalam kedondong juga bermanfaat dalam mempercepat penyembuhan luka.

Mengatur kadar kolesterol

Mengonsumsi kedondong dapat membantu mengatur kadar kolesterol dalam tubuh kita. Hal itu dimungkinkan, karena kandungan vitamin C dalam kedondong membantu metabolisme kolesterol menjadi asam empedu, yang mungkin saja memiliki implikasi untuk tingkat kolesterol darah dan munculnya batu empedu.

Memulihkan tubuh

Kemampuan kedondong dalam memulihkan tubuh tidak bisa dilepaskan dari vitamin C yang dikandungnya. Selain membantu melindungi dan meningkatkan kekebalan tubuh, vitamin C juga membantu memulihkan tubuh setelah bekerja keras atau berolahraga.

Menghindarkan anemia

Kandungan zat besi dalam kedondong dapat membantu sistem pembentukan sel darah merah. Selain zat besi, kedondong juga memiliki kandungan vitamin B1 yang dapat membantu memproduksi sel darah merah, serta meningkatkan aliran oksigen ke semua bagian tubuh, serta menghindarkan anemia.

Bagi Anda yang mengalami anemia, atau kekurangan sel darah merah, bisa mengonsumsi kedondong. Dengan mengonsumsi 100 gr kedondong, Anda sudah mengasup 30 mg zat besi, yang membantu proses pembentukan sel darah merah.

Mencegah penuaan dini

Kandungan vitamin C dalam kedondong dapat membantu membuat perlindungan tubuh dari pengaruh radikal bebas, toksin, maupun polusi, yang merupakan pemicu awal terjadinya penuaan dini.

Melindungi kesehatan tulang dan gigi

Kedondong memiliki kandungan fosfor, dan zat tersebut membantu menjaga kesehatan tulang serta kesehatan gigi.

Menjaga kesehatan kulit

Kandungan vitamin C dalam kedondong sepertinya memang memiliki banyak manfaat, termasuk dalam menjaga kesehatan kulit. Vitamin C membantu proses regenerasi kulit dengan cara meningkatkan produksi kolagen, yang berperan penting dalam elastisitas kulit. Selain itu, vitamin C juga bersifat antioksidan yang dapat mencegah radikal bebas.

Melancarkan pencernaan

Kandungan serat dalam kedondong mencapai 0,83-3,60 mg, dan sangat bermanfaat dalam melancarkan fungsi saluran cerna. Selain itu, karena mengandung lemak, protein, dan karbohidrat dalam jumlah rendah, kedondong juga dapat membantu Anda yang sedang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan.

Untuk hal tersebut, Anda perlu memilih kedondong yang belum matang benar, karena kedondong yang belum benar-benar matang memiliki kandungan air dan serat tinggi. Sementara kedondong yang matang memiliki kandungan sukrosa tinggi, sehingga menambah jumlah kalori di dalamnya.

Mengatasi batuk

Untuk mengatasi batuk, Anda bisa menyiapkan 3 buah kedondong, kemudian dicuci hingga bersih. Setelah itu, parutlah buah kedondong itu sampai halus, lalu diperas untuk diambil airnya. Campurkan sedikit garam pada air perasan kedondong tersebut, lalu diminum dua kali sehari.

Mengatasi diare

Bukan hanya buahnya, kulit batang pohon kedondong pun memiliki manfaat, salah satunya untuk mengatasi diare. Caranya, siapkan sekitar 15 gram kulit batang pohon kedondong yang masih segar, lalu dicuci hingga bersih. Setelah itu, potong kecil-kecil, dan rebus dengan dua gelas air selama 15 menit. Tunggu sampai dingin, lalu saring, dan minumlah air saringan tersebut dua kali sehari.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Loofah untuk Kesehatan

Tidak ada komentar :

Posting Komentar