Aneka Manfaat Buah Cranberry untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Cranberry untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Cranberry merupakan saudara buah blueberry. Perbedaannya, cranberry berwarna merah menyala dengan rasa asam manis, sedangkan blueberry—sebagaimana namanya—memiliki warna biru ketika matang. Cranberry termasuk buah yang memiliki harga mahal di Indonesia, karena termasuk buah impor.

Seperti buah-buahan lain, cranberry memiliki kandungan banyak nutrisi, di antaranya vitamin A, vitamin B, vitamin C, lutein, folat, potasium, magnesium, dan lain-lain.

Di Amerika, buah ini sering dibuat sebagai campuran smoothies, campuran dalam menu oatmeal, atau dijadikan campuran toping kue dan cake. Cranberry juga selalu disajikan dalam bentuk muffin dan pie di acara-acara pesta di Amerika, ataupun di acara hiburan. Karena itu, cranberry pun identik dengan acara bersenang-senang. Meski begitu, cranberry juga memiliki manfaat dalam hal kesehatan. Berikut ini uraiannya.

Menghindarkan diabetes

Cranberry tidak mengandung banyak gula, namun memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu menghindarkan diabetes. Dibandingkan stroberi, kandungan gula dalam cranberry jauh lebih sedikit. Mengonsumsi cranberry secara rutin dapat menjauhkan kita dari masalah diabetes.

Mengusir bakteri jahat

Cranberry mengandung senyawa flavanoid berjenis proanthocyanidins, yang mampu mengusir bakteri jahat yang ingin masuk ke tubuh, maupun yang telah ada di dalam tubuh. Karenanya, rutin mengonsumsi cranberry sama artinya menjaga tubuh dari serangan bakteri jahat.

Menjaga kesehatan kulit

Kandungan nutrisi dalam cranberry memberi tambahan asupan yang dibutuhkan untuk kulit, dan hal tersebut membantu menyehatkan kulit sekaligus meregenerasinya (menghilangkan sel-sel kulit mati). Rutin mengonsumsi cranberry dapat mengurangi keriput, dan menjauhkan penuaan dini.

Menjauhkan kanker

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam cranberry merupakan antioksidan yang baik bagi tubuh kita. Selain menjauhkan kanker, antioksidan itu juga dapat menghindarkan kita dari penyakit berbahaya lain, semisal tumor.

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi cranberry dapat memperlambat pertumbuhan tumor, serta menunjukkan dampak positif pada kanker prostat, hati, payudara, ovarium, dan usus besar.

Mencegah tekanan darah tinggi

Mengonsumsi cranberry dapat membantu melancarkan aliran darah, dan menstabilkan kadar kolesterol dalam darah. Dampak akhir dari hal itu adalah mencegah terjadinya tekanan darah tinggi.

Menyehatkan ginjal

Mengonsumsi cranberry secara rutin dapat membantu ginjal bekerja lebih baik dalam mengusir bakteri melalui urin. Urin yang bersih menandakan ginjal kita sehat. Jika ginjal sehat, ada banyak masalah kesehatan yang dapat dicegah.

Melancarkan pencernaan

Cranberry mengandung vitamin C yang membantu melancarkan pencernaan dalam tubuh kita. Selain melancarkan pencernaan, vitamin C dalam cranberry juga menjadikan asupan makanan dalam tubuh kita terolah lebih baik di dalam lambung maupun usus.

Melindungi kesehatan gigi

Cranberry memiliki kandungan proanthocyanidine yang dapat melindungi kesehatan gigi dari bakteri pemicu rusaknya gigi, serta menghindarkan munculnya plak pada gigi. Penelitian di University of Rocheter Medica Center bahkan menemukan bahwa cranberry cocok untuk dijadikan bahan pembuat pasta gigi, atau bahan tambahan pembuat permen karet, karena mengandung zat yang baik untuk kesehatan gigi.

Menjauhkan influenza

Bakteri yang hinggap di tubuh, salah satunya menyebabkan masalah pada organ pernapasan, yang lalu mengakibatkan masalah, di antaranya influenza. Dalam hal ini, cranberry mampu menjauhkan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.

Mencegah terjadinya tumor

Senyawa polifenol yang terkandung dalam cranberry mampu membantu mencegah terjadinya perkembangan tumor dalam tubuh. Mengonsumsi jus cranberry secara teratur dapat menghentikan tumor yang sedang berkembang. (Tumor yang berkembang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, termasuk paru-paru, payudara, prostat, atau bagian lain yang semula sehat).

Melindungi kesehatan mata

Kandungan vitamin A dan vitamin C dalam cranberry membantu melindungi kesehatan mata.

Mengatasi keracunan

Karena memiliki kemampuan dalam mengusir bakteri jahat, cranberry juga dapat digunakan untuk mengatasi keracunan. Cranberry dapat dijadikan asupan bagi orang yang baru saja mengalami keracunan, baik dari makanan atau obat-obatan.

Namun, ini tentu upaya pertama, sebelum mendapat pertolongan dari dokter atau ahli yang berkompeten. Artinya, meski telah mengonsumsi cranberry untuk mengatasi keracunan yang dialami, Anda tetap harus menemui dokter untuk mengatasi masalah tersebut lebih lanjut.

Menghindarkan obesitas

Cranberry memiliki kandungan asam organik yang sangat efisien dalam menurunkan kandungan lemak di tubuh. Dengan kata lain, rutin mengonsumsi cranberry dapat menunjang diet Anda. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda cukup mengonsumsi buah atau jus cranberry setiap hari.

Menurunkan risiko kanker usus besar

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi segelas jus cranberry dapat menghindarkan Anda dari risiko kanker usus besar. Penelitian yang dilakukan di University of Massachusetts Dartmouth itu menyatakan, cranberry adalah buah sehat yang memiliki banyak manfaat.

Selain dapat menghindarkan risiko penyakit infeksi kandung kemih, cranberry juga dapat menjauhkan Anda dari penyakit kanker usus besar. Hal itu terkait dengan kandungan polifenol di dalamnya. Polifenol terkenal sebagai zat antioksidan kuat, yang dapat mencegah peradangan penyebab kanker.

Menghindarkan infeksi saluran kemih

Cranberry terkenal sebagai buah yang mampu membantu menghindarkan infeksi pada saluran kemih, khususnya pada orang yang mengalami infeksi berulang. Tingginya tingkat proanthocyanidin (PAC) dalam cranberry membantu mengurangi adhesi bakteri spesifik pada dinding saluran kemih, yang pada gilirannya melawan infeksi.

Mengurangi penyakit kardiovaskular

Penelitian menemukan bahwa kandungan polifenol dalam cranberry dapat mengurangi kemungkinan penyakit kardiovaskular, dengan cara menghindarkan platelet yang menumpuk, serta mengurangi tekanan darah lewat mekanisme antiinflamasi.

Baca juga: Aneka Manfaat Jambu Air untuk Kesehatan