Crossover Nissan, Mobil Pintar untuk Masa Depan

Crossover Nissan, Mobil Pintar untuk Masa Depan

BIBLIOTIKA - Mobil telah menjadi sarana transportasi yang digunakan miliaran orang di dunia. Sebegitu populer mobil sebagai kendaraan pribadi, hingga nyaris setiap rumah atau keluarga memiliki setidaknya satu unit mobil—khususnya keluarga menengah ke atas. Di negara-negara tertentu, mobil bahkan lebih banyak digunakan daripada kendaraan lain, semisal sepeda motor.

Jika diperhatikan, wujud dan teknologi mobil terus mengalami perubahan. Mobil-mobil yang kita kenal sekarang telah jauh berubah dari mobil-mobil yang lahir puluhan tahun lalu. Selain wujudnya lebih keren, teknologinya juga lebih baik. Di masa depan, mobil-mobil juga pasti sudah berubah lagi, dengan wujud dan teknologi yang lebih baik.

Seperti apakah kira-kira mobil masa depan? Kemungkinan besar, yang paling mencolok adalah penggunaan energi bersih. Berbeda dengan mobil-mobil zaman sekarang yang masih menggunakan BBM atau bensin sebagai bahan bakar, mobil-mobil masa depan kemungkinan telah menggunakan energi yang lebih bersih, semisal energi listrik. Hal itu bahkan telah dimulai saat ini, sehingga beberapa mobil saat ini telah mulai menggunakan energi listrik.

Selain itu, mobil-mobil masa depan juga tentunya lebih canggih dibandingkan mobil yang kita kenal sekarang. Dalam hal ini, Crossover Nissan mungkin bisa dijadikan acuan.

Menunjukkan eksistensi teknologi kendaraan listrik, Nissan meluncurkan mobil konsep IMx di ajang Tokyo Motor Show 2017. Mobil swakemudi (tanpa sopir) bergenre crossover ini mampu berkendara hingga lebih dari 600 kilometer.

IMx menjadi gambaran masa depan Nissan Intelligent Mobility. Kendaraan ini dirancang untuk mempererat hubungan pengemudi dengan sebuah kendaraan, sehingga tercipta pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

"Mobil konsep zero-emission crossover IMx ini merupakan wujud masa depan Nissan Intelligent Mobility. Nissan berkomitmen mengubah cara masyarakat dan mobil saling terhubung, serta bagaimana mobil berinteraksi dengan masyarakat dalam waktu dekat dan seterusnya," kata Daniele Schillaci, Executive Vice President Nissan Motor Co., Ltd., untuk Global Marketing dan Sales, Zero-Emission Vehicles dan Battery Business, dalam siaran resminya, Kamis (26/10/2017).

IMx dilengkapi dengan teknologi ProPilot yang menawarkan operasi swakemudi seutuhnya. Saat digunakan, sistem ini mengarahkan kemudi ke dalam dasbor dan menyandarkan semua kursi. Dengan begitu, ruang kabin lebih luas yang membuat pengemudi lebih santai.

Konsep zero-emission crossover IMx mengadopsi platform terbaru dari Nissan EV, yang dirancang mencapai efisiensi yang maksimal. Hal ini menjadikan desain lantai kendaraan rata, sehingga menghasilkan kabin yang luas dan dinamika berkendara yang lebih baik.

IMx didukung dengan sepasang motor listrik berkapasitas tinggi pada bagian depan dan belakang, yang menjadikan sistem pengeraknya all-wheel-drive. Kedua motor tersebut mampu menghasilkan daya gabungan sebesar 320 kW dan torsi 700 Nm.

Nissan merancang IMx dengan tujuan memberikan kemudahan dan pelayanan bagi penggunanya. Contoh, setelah mengantar pemilik ke bandara, IMx dapat memarkir dirinya sendiri di tempat yang dapat terhubung ke jaringan listrik lokal dan bertindak sebagai pembangkit listrik, ini merupakan pengembangan dari fitur vehicle-to-home dan vehicle-to-building.

Desain eksterior memberikan rasa aman dari luar, menghadirkan atribut kendaraan listriknya yang bersih dan sporty dengan menggabungkan fitur desain khas Nissan. Dari grille V motion pada bagian depan yang familiar, garis karakter lentur yang naik dan mengalir ke kap mesin dan ujung belakang.

Crossover Nissan, Mobil Pintar untuk Masa Depan

Baca juga: Memahami Aturan Penggunaan Sirine dan Lampu Isyarat di Jalan Raya