Fakta-fakta Kematian John F. Kennedy yang Jarang Diketahui

Fakta-fakta Kematian John F. Kennedy yang Jarang Diketahui

BILIOTIKA - Hal-hal misterius selalu menarik minat banyak orang untuk mengetahui lebih lanjut, termasuk kasus pembunuhan John F. Kennedy. Bagaimana pun, kematian Presiden Amerika tersebut dinilai misterius. Sebegitu misterius, hingga kerap memunculkan aneka spekulasi hingga teori konspirasi.

John Fitzegarald Kennedy adalah Presiden Amerika Serikat ke-34. Ia biasa disapa Jack, juga terkenal dengan inisial JFK. John F. Kennedy menjabat sebagai presiden dari Januari 1961 sampai akhirnya tewas ditembak pada 22 November 1963. Fakta kematian itu tentu telah diketahui semua orang. Namun, di balik kematian tersebut, ada fakta-fakta yang mungkin masih jarang diketahui. Berikut ini di antaranya.

Menderita sakit punggung

John F. Kennedy menderita sakit di bagian punggung, sehingga terkadang menggunakan kruk atau tongkat, tapi dia tidak pernah menggunakannya di depan publik. Saat tampil di hadapan publik, dia mengenakan penahan punggung untuk menahan sakit yang dideritanya. Karena itulah, banyak orang yang tidak mengetahui kenyataan itu.

Ketika peristiwa penembakan terhadap dirinya terjadi, saat itu John F. Kennedy sedang muncul di hadapan publik, dan dia mengenakan penahan punggung. Akibatnya, ketika tembakan muncul, dia pun tidak dapat menunduk atau menjatuhkan tubuhnya seperti yang dilakukan Gubernur Dallas, John Connally. Akibatnya, Kennedy dengan mudah menjadi sasaran tembakan.

Richard Nixon masih jadi pengacara

Ketika John F. Kennedy tewas tertembak, Richard Nixon sedang ada di Dallas, tempat terjadinya penembakan tersebut. Richard Nixon adalah presiden ke-37 Amerika, namun waktu itu ia masih berprofesi sebagai pengacara, dan kebetulan sedang menghadiri sebuah konvensi terkait pekerjaannya sebagai pengacara Pepsi Cola.

Yang menembak si penembak

Berdasarkan penjelasan yang diberikan kepada khalayak luas, John F. Kennedy ditembak oleh seorang pria bernama Lee Harvey Oswald. Belakangan, Lee Harvey Oswald ditembak mati oleh Jack Ruby.

Jack Ruby adalah pemilik klub di Dallas. Sehari sebelum menembak mati Lee Harvey Oswald, ia diketahui mencuri daging ayam dari kru TV untuk makan malam.

Program teve ITV dan BBC

Setelah John F. Kennedy tewas tertembak, malam harinya ITV membatalkan program acara malam mereka, dan menggantinya dengan musik duka dan berita. Sementara BBC dikritik karena malam itu menayangkan acara Dr Finlay's Casebook dan The Harry Worth Show.

Masyarakat Amerika belum sadar

Pada masa itu, informasi belum sederas sekarang, sehingga suatu berita kadang tidak langsung sampai ke khalayak luas. Termasuk berita kematian Presiden Amerika. Sampai sedikitnya 24 jam setelah tewasnya John F. Kennedy, masyarakat Amerika masih banyak yang belum sadar kalau presiden mereka telah meninggal dunia.

Pada waktu itu, ada sebagian masyarakat yang sedang menjalani tugas sebagai juri di pengadilan. Namun, karena tewasnya John F. Kennedy, para juri untuk persidangan dua kasus pembunuhan sengaja dihentikan, karena dua hakim yang menangani kasus itu sedang mencermati berita pembunuhan. Selama waktu itu pula, dering telepon dilarang, serta pengemudi taksi dan staf hotel dilarang menjelaskan hal itu pada para juri.

Obor abadi di makam Kennedy

Di makam John F. Kennedy terdapat obor abadi yang terus menyala. Obor itu dibuat atas permintaan ibu negara, Jacqueline Kennedy Onassis, dan pembuatannya rampung sehari sebelum John F. Kennedy dimakamkan. Para petugas yang mengerjakan obor abadi itu buru-buru menelepon perusahaan gas, agar menghidupkan obor itu untuk digunakan saat pemakaman.

Baca juga: Fakta-fakta dari Dokumen Pembunuhan John F. Kennedy