Aneka Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Jeruk Bali untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Jeruk bali (Citrus grandis, C. Maxima) adalah spesies jeruk yang memiliki ukuran paling besar dibanding jeruk lain. Selain ukurannya yang besar, jeruk bali juga memiliki kulit yang tebal, sehingga sulit dikupas sebagaimana kulit jeruk lain.

Biasanya, untuk mengupas jeruk bali, kita perlu memotong kulit buah ini terlebih dulu dengan pisau pada empat bagian, kemudian baru dikupas kulitnya. Karena besar dan tebalnya kulit jeruk bali, banyak orang memanfaatkan kulit jeruk bali sebagai media kreativitas. Misal dibuat kapal, mobil-mobilan, dan lain-lain.

Meski dikenal dengan nama jeruk bali, sebenarnya jeruk ini sama sekali tidak memiliki kaitan dengan pulau Bali. Jeruk ini bahkan lebih banyak tumbuh di Jawa daripada di Bali. Karena kenyataan itu pula, Departemen Pertanian menyarankan agar nama jeruk bali diubah menjadi pomelo atau buah pomelo. Nama pomelo merupakan istilah Inggris yang digunakan untuk menyebut jeruk ini.

Terlepas mengenai namanya—jeruk bali atau pomelo—jeruk ini memiliki aneka nutrisi yang sangat baik dalam menunjang kesehatan, khususnya vitamin C. Dalam 100 gram jeruk bali terdapat 350 mikrogram vitamin C. Tubuh membutuhkan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan, dan menghindari serangan penyakit. Selain vitamin C, jeruk bali juga mengandung zat pektin yang bermanfaat dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Selain itu, jeruk bali memiliki kandungan senyawa yang berperan sebagai pembersih darah, di antaranya bioflavonoid, likopen, vitamin A, B, B1 dan B2, serta asam folat. Karenanya, mengonsumsi jeruk bali secara rutin dapat membersihkan racun dari darah di dalam tubuh kita.

Jeruk bali juga baik dikonsumsi ibu hamil, karena kandungan asam folat yang dimilikinya. Asam folat tidak diproduksi cukup dalam tubuh ibu hamil, sehingga disarankan untuk mendapat asupan asam folat dari makanan yang dikonsumsi, untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Asam folat adalah zat yang sangat dibutuhkan bayi dalam pembentukan tubuh dan perkembangan otak.

Berikut ini uraian lebih lengkap mengenai manfaat jeruk bali dalam membantu menjaga kesehatan kita.

Sebagai antioksidan

Jeruk bali, sebagaimana banyak buah-buahan lain, memiliki kandungan antioksidan yang mampu mencegah radikal bebas. Radikal bebas dapat menyebabkan berbagai penyakit, dari yang ringan sampai yang berat.

Mengatasi sariawan

Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, sehingga mampu mengatasi masalah sariawan yang umumnya disebabkan karena tubuh kekurangan vitamin C. Karena itu, jeruk bali sangat baik untuk dijadikan pencuci mulut.

Menyegarkan tubuh

Jeruk bali memiliki rasa khas, perpaduan antara asam dan manis, yang menjadikan buah ini sangat baik dalam menyegarkan tubuh. Menikmati jeruk bali saat cuaca panas dapat mengembalikan semangat dan kesegaran Anda.

Mencegah kanker

Jeruk bali mengandung antioksidan yang baik dalam menangkal radikal bebas, yang salah satunya dapat menyebabkan kanker. Selain itu, jeruk bali memiliki kandungan kalium, yang efektif dalam mencegah pertumbuhan sel kanker dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Menurunkan kadar kolestrol

Kandungan senyawa pektin dalam jeruk bali dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Terkait kolesterol jahat, ada orang yang “berbakat” memiliki kolesterol, ada pula orang yang “tak berbakat” memiliki kolesterol. Terlepas Anda berbakat atau tidak, kandungan pektin dalam jeruk bali memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan, khususnya terkait peredaran darah.

Mencegah penyakit jantung

Selain mampu menurunkan kadar kolesterol, senyawa pektin dalam jeruk bali juga efektif dalam menjaga kesehatan jantung. Rutin mengonsumsi jeruk bali dapat menjauhkan Anda dari kemungkinan serangan jantung.

Membersihkan sel darah merah

Senyawa-senyawa di dalam jeruk bali mampu membersihkan sel darah merah, sekaligus meningkatkan kadar darah di dalam tubuh. Selain itu, jeruk bali juga membantu mencegah gejala anemia.

Mengatasi hipertensi

Jeruk bali adalah makanan yang bagus untuk dikonsumsi penderita hipertensi, karena mampu mengontrol serta menurunkan tekanan darah. Sedangkan bagi yang tidak menderita hipertensi, kandungan nutrisi dalam jeruk bali dapat membantu mencegah penyakit tersebut.

Menjaga daya tahan tubuh

Jeruk bali mengandung aneka vitamin dan mineral yang memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Dengan kekebalan atau daya tahan tubuh yang terjaga, penyakit tidak akan mudah menyerang.

Antibakteri dan anti-inflamasi

Jeruk bali memiliki kemampuan sebagai antibakteri dan anti-inflamasi. Karenanya, rutin mengonsumsi jeruk bali membantu Anda terhindar dari peradangan, serta terjaga dari penyakit yang disebabkan bakteri, semisal tifus.

Memperbaiki sel tubuh yang rusak

Kandungan nutrisi dalam jeruk bali sangat baik dalam membantu memperbaiki sel-sel tubuh yang mengalami masalah atau kerusakan. Hal itu tentu sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama organ-organ bagian dalam.

Menjaga kesehatan pencernaan

Jeruk bali memiliki kandungan serat yang tinggi, yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan, mencegah sembelit, diare, juga wasir.

Menjaga kesehatan kulit

Jika Anda ingin memiliki kulit yang lebih halus, cerah, dan lebih sehat, Anda dapat rutin mengonsumsi jeruk bali. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah ini efektif dalam merawat kesehatan dan kecantikan kulit.

Mencegah penuaan dini

Karena kandungan antioksidan dalam jeruk bali mampu menangkal radikal bebas, maka secara tak langsung juga mampu mencegah tejadinya penuaan dini. Salah satu dampak yang ditimbulkan oleh radikal bebas adalah penuaan dini, dan di antara tanda penuaan dini adalah elastisitas kulit yang menurun, serta munculnya kerut-kerut pada wajah.

Baik untuk wajah

Anda dapat menggunakan jeruk bali sebagai masker untuk wajah. Masker dari jeruk bali memiliki manfaat yang bagus, di antaranya mengontrol minyak pada wajah, mencerahkan wajah, membersihkan jerawat, dan mengangkat sel kulit mati.

Untuk membuat masker jeruk bali, Anda bisa menyiapkan jeruk bali secukupnya, lalu blender sampai halus. Oleskan hasilnya pada wajah, dan diamkan selama 15-30 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Bacang untuk Kesehatan