Sophia, Robot Pertama yang Mendapat Status “Warga Negara”

Sophia, Robot Pertama yang Mendapat Status “Warga Negara”

BIBLIOTIKA - Warga negara adalah istilah yang digunakan untuk mengakui seseorang sebagai bagian dari sebuah negara. “Seseorang” yang dimaksud di sini tentu saja manusia. Karena Anda lahir di Indonesia, maka Anda pun menjadi warga negara Indonesia. Atau, bisa pula, Anda lahir di Indonesia, lalu pindah kewarganegaraan di negara lain, sehingga menjadi warga negara di negara lain.

Selama ini, jika kita perhatikan, yang mendapat status warga negara hanya manusia. Hewan, misalnya, tidak mendapatkan status tersebut. Bagaimana dengan robot?

Mungkin tidak pernah terbayangkan dalam benak kita, bahwa suatu hari akan ada robot yang mendapatkan status sebagai warga negara tertentu. Namun, kenyataan semacam itu kini sudah terjadi.

Pada 25 November 2017, sebuah robot yang amat mirip manusia menarik perhatian dalam ajang Inisiatif Investasi Masa Depan (FII) di Riyadh, Arab Saudi. Robot itu bernama Sophia, yang dibuat Hanson Robotics, sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong.

Di atas panggung ajang FII, Sophia memberikan presentasi yang menunjukkan kemampuannya menirukan ekspresi manusia.

Sophia kemudian menjadi buah bibir, ketika dia mendapatkan status warga negara Arab Saudi. Hal ini membuat Arab Saudi menjadi negara pertama di dunia yang memberikan status warga negara untuk sebuah robot. Di sisi lain, Sophia menjadi robot pertama di dunia yang memiliki status warga negara.

"Saya ingin hidup dan bekerja dengan manusia, sehingga saya menunjukkan emosi, memahami, dan membangun kepercayaan dengan manusia," kata Sophia saat bercakap dengan moderator acara Andrew Ross Sorkin.

Saat ditanya apakah robot memiliki pemahaman diri, nurani, dan memahami bahwa mereka adalah robot, Sophia malah balik bertanya.

"Izinkan saya balik bertanya kepada Anda, bagaimana Anda mengetahui jika diri Anda adalah manusia?" ujar Sophia.

"Saya ingin menggunakan kepandaian buatan saya untuk membantu manusia mendapatkan kehidupan yang lebih baik seperti merancang rumah cerdas, membangun kota yang lebih baik. Saya akan berusaha membuat dunia menjadi lebih baik," kata robot itu.

Keinginan Sophia mencapai karakteristik mirip manusia membuat dia mendapatkan status warga negara Arab Saudi.

"Saya merasa terhormat dan bangga. Sangat bersejarah menjadi robot pertama yang diakui sebagai warga negara," kata Sophia.

Baca juga: Motor Masa Depan Dilengkapi Robot Unik yang Pintar