Apa yang Terjadi ketika Orang Mengalami Kesurupan?

Apa yang Terjadi ketika Orang Mengalami Kesurupan?

BIBLIOTIKA - Kesurupan adalah istilah yang digunakan sebagian masyarakat untuk menyebut kondisi orang yang “hilang kesadaran”. Seseorang biasanya disebut kesurupan, ketika ia tidak lagi menjadi dirinya yang asli atau biasa, tapi menyerupai sosok lain, menunjukkan sikap dan perilaku yang aneh, berbicara hal-hal tidak jelas, kadang pula mengeluarkan suara-suara aneh, semisal suara hewan (auman, dan lain-lain), atau melakukan hal-hal yang tak masuk akal.

Sebenarnya, apa yang terjadi pada orang yang mengalami kesurupan? Adakah penjelasan ilmiah menyangkut hal itu?

Di dunia medis, kesurupan dikenal dengan nama dissociative trance disorder, yang merupakan hal sama seperti gangguan atau penyakit mental pada umumnya, dan paling sering disebabkan oleh tekanan sosial yang mempengaruhi mental sampai alam bawah sadar.

Karenanya, orang yang mengalami kondisi itu biasanya kehilangan kendali, tidak sadar, suara berubah, dan tidak bisa membedakan mana khayalan dan mana yang nyata. Hal itu juga berlaku pada fenomena kesurupan massal, yang secara ilmiah disebutkan jika penyebabnya karena orang lain ikut tersugesti melihat orang di dekatnya kesurupan.

Selain penjelasan di atas, sebagian pakar juga mengatakan kalau sebenarnya kesurupan adalah gangguan yang terjadi akibat adanya “serangan” pada limbic di otak. Saraf limbic bertugas mengatur emosi, perilaku, dan tindakan seseorang. Gangguan pada limbic dapat terjadi saat seseorang mengalami emosi, dan di saat yang sama juga mengalami masalah sosial tertentu. Hasilnya, terjadi masalah atau kekacauan pada jaringan neurotransmitter, dan akhirnya mengganggu sistem limbic.

Kemudian, beberapa pakar juga mengatakan kalau kesurupan bisa dibilang identik dengan mereka yang menderita penyakit epilepsi atau ayan. Epilepsi tidak hanya membuat penderitanya kejang-kejang, tapi juga bisa membuat mereka yang mengalaminya berhalusinasi.

Salah satu contoh halusinasi bisa melihat hantu atau mendengar bisikan-bisikan aneh, yang mungkin sebenarnya berasal dari suara-suara orang di sekitarnya. Tapi karena dia berhalusinasi, suara tersebut diartikan sebagai bisikan gaib atau semacamnya. Gejala seperti itu pun akan membuat penderitanya mengalami perubahan suara.

Berdasarkan uraian ini, kesurupan sebenarnya bukan pengaruh jin atau makhluk halus semacamnya, melainkan semata karena gangguan saraf.

Baca juga: Antraks: Dari Penemuan Ilmiah Hingga Senjata Biologi