Negara-negara yang Terlibat Dalam Perang Dunia II

Tidak ada komentar :
 Negara-negara yang Terlibat Dalam Perang Dunia II

BIBLIOTIKA - Perang Dunia II adalah perang global yang berlangsung sejak 1 September 1939 sampai 2 September 1945 (6 tahun, 1 hari). Perang itu berkecamuk di Eropa, Pasifik, Atlantik, Asia Tenggara, Tiongkok, Timur Tengah, Mediterania, Afrika, hingga Amerika Utara.

Perang itu melibatkan banyak sekali negara di dunia, termasuk semua kekuatan besar, yang akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan, yaitu Sekutu dan Poros. Perang Dunia II merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang pasukan militer di berbagai negara.

Selama peperangan berlangsung, berbagai negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan ekonomi, industri, dan ilmiahnya untuk keperluan perang, sehingga menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dan militer. Ditandai oleh sejumlah peristiwa penting yang melibatkan kematian massal warga sipil, termasuk Holocaust dan pemakaian senjata nuklir dalam peperangan, Perang Dunia II memakan korban jiwa sebanyak 50 juta sampai 70 juta jiwa. Jumlah kematian itu menjadikan Perang Dunia II sebagai konflik paling mematikan sepanjang sejarah umat manusia.

Berikut ini negara-negara yang terlibat dalam Perang Dunia II, dari pihak Sekutu dan pihak Poros, beserta negara-negara boneka mereka.

Blok Poros:
Italia: Albania, Ethiopia, Montenegro (pada 1943, Italia memihak Sekutu).
Jerman (Nazi): Republik Sosial Italia, Serbia, Slowakia.
Kekaisaran Jepang: Burma, Filiphina, Laos, Kamboja, Vietnam.
Bulgaria (pada 1944 memihak Sekutu).
Denmark.
Findlandia (pada 1944 memihak Sekutu).
Hongaria.
Irak.
Kroasia.
Rumania (pada 1944 memihak Sekutu).
San Marino.
Spanyol.
Thailand.
Uni Soviet (pada 1941 memihak Sekutu).
Yugoslavia (pada 1941 memihak Sekutu).

Blok Sekutu:
1939: Afrika Selatan, Australia, Britania Raya, Kanada, Nepal, Prancis, Polandia, Selandia Baru.
1940: Belanda, Belgia, Luksemburg, Norwegia, Yunani.
1941: Amerika Serikat, Cekoslowakia, Cina, Dominika, El Salvador, Guatemala, Haiti, Honduras, Kerajaan Yugoslavia, Kosta Rika, Republik, Kuba, Nikaragua, Panama, Pemerintahan Sementara Republik Korea, Uni Soviet.
1942: Brazil, Ethiopia, Meksiko.
1943: Bolivia, Irak, Iran, Kolombia, Italia (sebelumnya anggota Blok Poros).
1944: Albania, Finlandia, Liberia, San Marino, Bulgaria, Romania (sebelumnya anggota Blok Poros).
1945: Arab Saudi, Argentina, Chile, Ekuador, Lebanon, Mongolia, Paraguay, Peru, Turki, Uruguay, Venezuela, Hongaria (sebelumnya anggota Blok Poros).

Bisa dibilang, hampir semua negara di dunia terlibat dalam perang tersebut. Perang besar sepanjang 6 tahun itu mengakibatkan lebih dari 70 juta orang tewas, dengan korban militer sekitar 24 juta jiwa, dan korban sipil lebih dari 49 juta jiwa. Perang Dunia II dimenangkan pihak Sekutu, dan perang tersebut menyebabkan berbagai dampak yang kemudian mempengaruhi wajah dunia setelahnya.

Perang Dunia II mengubah haluan politik dan struktur sosial dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) didirikan untuk memperkuat kerjasama internasional, dan mencegah konflik-konflik yang akan datang. Kekuatan-kekuatan besar yang merupakan pemenang perang—Amerika Serikat, Uni Soviet, Cina, Britania Raya, dan Prancis—menjadi anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Seiring dengan itu, Uni Soviet dan Amerika Serikat muncul sebagai kekuatan adidaya yang saling bersaing, hingga keduanya terlibat dalam perang dingin. Sementara itu, pengaruh kekuatan-kekuatan besar Eropa mulai melemah, dan dekolonisasi Asia dan Afrika dimulai. Negara-negara yang industrinya terkena dampak buruk mulai menjalani pemulihan ekonomi. Di Eropa, integrasi politik mulai dilakukan, sebagai upaya untuk menstabilkan hubungan pasca perang.

Baca juga: Negara-negara yang Terlibat Dalam Perang Dunia I

Tidak ada komentar :

Posting Komentar