Aneka Manfaat Jambu Mete untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Jambu Mete untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Jambu mete, yang juga populer dengan nama jambu monyet, diperkirakan berasal dari Brasil, lalu tersebar di daerah tropis, dan biasa tumbuh pada ketinggian antara 1-1.200 meter dpl. Jambu mete akan berbuah lebih baik jika tumbuh di daerah beriklim kering, dengan curah hujan kurang dari 500 mm per tahun. Tanaman ini dapat tumbuh di segala macam tanah, asal bukan di tanah lempung yang pekat dan tergenang air.

Pohon jambu mete rata-rata memiliki tinggi 8-12 meter, dengan cabang dan ranting yang banyak. Batangnya melengkung, berkayu, bergetah, dan percabangan dimulai dari bagian pangkalnya. Daunnya tunggal, bertangkai, panjangnya 4-22,5 cm, dengan lebar 2,5-15 cm. Menyangkut buahnya, jambu mete memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Dalam 100 gram buah jambu mete, terkandung nutrisi sebagai berikut:
  1. Energi: 2,314 kJ (553 kkal)
  2. Karbohidrat: 30,19 g
  3. Gula: 5,91 g
  4. Serat pangan: 3,3 g
  5. Lemak: 43,85 g
  6. Protein: 18,22 g
  7. Vitamin A: 2.689 SI
  8. Thiamine (Vitamin B1): 42 mg 
  9. Riboflavin (Vitamin B2): 0,6 mg 
  10. Niacin (Vitamin B3): 1,06 mg 
  11. Pantothenic acid (B5): 86 mg 
  12. Vitamin B6: 42 mg 
  13. Folat (Vitamin B9): 25 µg 
  14. Vitamin C: 5 mg 
  15. Kalsium: 37 mg 
  16. Zat besi: 6,68 mg 
  17. Magnesium: 292 mg 
  18. Fosfor: 593 mg 
  19. Potassium: 660 mg 
  20. Zinc: 5,78 mg 

Jambu mete termasuk tanaman buah yang banyak terdapat di Indonesia. Buah ini biasa disebut jambu mede di Sunda, dan disebut gaju di Lampung. Sementara bahasa Inggris menyebutnya cashew. Karena kandungan nutrisinya, jambu mete sering dijadikan sebagai obat atau sarana untuk mendukung kesehatan. Berikut ini aneka manfaat jambu mete dalam menunjang kesehatan kita.

Mencegah anemia

Jambu mete memiliki kandungan air dan kandungan mineral seperti zat besi. Zat besi merupakan mineral penting yang berperan dalam membentuk sel darah merah. Mengonsumsi 100 gram jambu mete cukup untuk memenuhi kebutuhan harian tubuh terhadap asupan zat besi.

Menangkal radikal bebas

Salah satu “musuh” kesehatan tubuh kita adalah radikal bebas. Meski tak terlihat mata telanjang, radikal bebas dapat menimbulkan berbagai masalah, dari penuaan dini sampai kanker. Jambu mete mengandung antioksidan, yang membantu menangkal radikal bebas, sehingga kesehatan tubuh kita lebih terjaga.

Menjaga kesehatan mata

Nutrisi penting yang dibutuhkan mata agar tetap sehat adalah vitamin A. Karena itulah kita diimbau agar rutin mengonsumsi vitamin A demi memelihara kesehatan mata. Jambu mete adalah salah satu makanan yang dapat memberi asupan vitamin A, karena dalam 100 gram buah ini terkandung vitamin A sebesar 2.689 SI, yang merupakan 80 persen kebutuhan vitamin A harian pria dewasa.

Mengatasi asma

Penelitian menemukan, bahwa penderita asma rata-rata memiliki kandungan vitamin C yang rendah dalam tubuhnya. Jambu mete dapat membantu mengatasi hal itu dengan memberi asupan vitamin C. Kenyataan itu tampaknya telah diketahui sejak lama oleh masyarakat tradisional Indonesia, sehingga jambu mete sejak dulu telah dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi asma atau sesak napas.

Mengontrol tekanan darah

Darah tinggi berisiko meningkatkan kemungkinan mengalami stroke dan penyakit jantung. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan, dalam jambu mete dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Menurunkan risiko penyakit jantung

Aterosklerosis adalah suatu keadaan ketika arteri jantung menebal. Kondisi itu meningkatkan risiko serangan jantung, karena aliran darah menjadi tidak lancar atau terhambat. Konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi seperti jambu mete dapat membantu mengatasi aterosklerosis.

Mengatasi radang tenggorokan

Radang pada tenggorokan dapat menyebabkan sakit saat menelan makanan, sehingga nafsu makan bisa hilang. Untuk mengatasi masalah itu, Anda bisa menggunakan resep tradisional yang memanfaatkan jambu mete.

Caranya, ambil lima buah jambu mete, lalu parut dan peras airnya. Tambahkan 4 sendok makan air minum, dan 2 sendok makan madu, kemudian diaduk rata. Minum ramuan tersebut 3 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan setiap kali minum.

Mengatasi diabetes

Manfaat jambu mete tidak hanya terdapat pada buahnya, tetapi juga pada batang kulit pohonnya. Kulit batang pohon jambu mete telah lama diketahui memiliki khasiat dalam membantu mengatasi diabetes.

Caranya, siapkan 15 gram kulit batang jambu mete, dicuci bersih, lalu dipotong-potong seperlunya. Setelah itu, rebus dengan 3 gelas air, hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum. Lakukan pengobatan ini secara rutin 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas setiap kali minum.

Mengatasi sembelit

Kulit batang pohon jambu mete juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi sembelit. Caranya, cuci 10 gram kulit batang pohon jambu mete, lalu direbus dengan 2 gelas air. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum 2 kali sehari.

Mengatasi kutil

Sejak lama, banyak orang menggunakan resep tradisional untuk menghilangkan kutil pada kulit tubuh. Salah satu yang terkenal adalah menggunakan getah pohon jarak atau getah pohon kamboja. Selain itu, masalah kutil juga bisa diatasi dengan memanfaatkan minyak pada kulit buah jambu mete.

Catatan:

Buah jambu mete tidak hanya dapat dinikmati sebagai buah, karena bagian mete pada buah tersebut juga dapat diolah menjadi makanan bernilai tinggi, yang disebut kacang mete. Batang pohon, juga daun jambu mete, sama memberi manfaat, khususnya dalam hal menjaga kesehatan. Namun, meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai terkait jambu mete, di antaranya berikut ini:

Tanaman jambu mete mengandung tannin, yang dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

Kulit buah jambu mete dapat menyebabkan dermatitis, karenanya hati-hati saat memegang buah ini. Akan lebih baik jika mengenakan sarung tangan.

Tanaman jambu mete mengandung minyak berwarna kuning muda yang rasanya manis, terdiri atas 40-50% kardol (tannin beracun) dan asam anakardia.

Minyak buah jambu mete dapat menyebabkan kulit terbakar atau menggelembung. Kasus terbanyak, bibir melepuh dan gatal jika memecah/menggigit cangkang kacang mete dengan gigi.

Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut, pengobatan yang menggunakan jambu mete atau bagian lain pada tanamannya, sangat disarankan untuk melibatkan ahli berkompeten.

Baca juga: Aneka Manfaat Kakao untuk Kesehatan