Mengenal Buah Kelubi dan Kandungan Manfaatnya

Mengenal Buah Kelubi dan Kandungan Manfaatnya

BIBLIOTIKA - Kelubi (Eleiodoxa conferta) adalah tumbuhan genus monotypic, anggota keluarga Arecaceae, dan buahnya mirip salak. Tumbuhan kelubi banyak hidup liar di hutan sekitar mata air dan rawa, salah satunya di Bangka. Tumbuhan ini memang adaptif dengan lahan bekadar air tinggi.

Tumbuhan kelubi juga tersebar di Sumatera (Lampung, Sumatera Selatan, dan Riau) serta Kalimantan (Kalimantan Timur). Di luar Indonesia, kelubi terkenal di Malaysia, dan di sana sering disebut asam kelubi.

Pohon maupun buah kelubi mirip pohon dan buah salak. Tapi kelubi memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan salak. Rata-rata buah kelubi memiliki diameter 3-4 cm. Buahnya muncul berkelompok dalam tandan, dan dalam satu tandan bisa terisi 300-400 buah. Kulitnya bersisik mirip salak, dan berwarna kuning gading saat masih muda. Ketika mulai matang, kulitnya berubah cokelat, dengan tekstur kasar dan lebih tebal dibanding salak.

Karena kemiripannya dengan salak, dan karena pohonnya banyak tumbuh secara liar, kelubi kadang disebut salak hutan atau salak liar. Rasa buah ini asam agak sepet, berbeda dengan salak yang cenderung manis dan sepet. Mengenai kemiripan dengan salak, buah kelubi sempat masuk genus Salacca, meski kemudian direvisi ke genus Eleiodoxa, karena bunganya berbeda dengan salak.

Tak jauh beda dengan salak, kelubi juga memiliki biji tunggal. Saat buah kelubi dikupas, isi buahnya tampak bening dan berair, yang dilapisi selaput buah. Air yang ada pada buah itulah yang menjadikan kelubi memiliki rasa asam sepet.

Di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kelubi biasa dimanfaatkan untuk campuran sambal terasi. Di Kalimantan Timur, kelubi diolah sebagai manisan seperti di Bangka. Buah ini kurang populer di Jawa, karena mungkin sulitnya menemukan tumbuhan kelubi di Jawa.

Karena rasa buahnya yang bisa dibilang kurang dapat dinikmati, kelubi pun lebih sering diolah menjadi bahan makanan lain, seperti rujak, manisan, atau menjadi bahan pembuatan sambal. Selain itu, kelubi juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan wajah.

Rasa asam sepet pada buah kelubi merupakan indikasi bahwa buah tersebut mengandung vitamin C. Buah kelubi juga diperkirakan memiliki kandungan asam askorbat, yaitu senyawa astringent yang baik untuk kulit, salah satunya untuk mengecilnya pori-pori. Karena kenyataan itu pula, buah kelubi kerap dimanfaatkan untuk tujuan menjaga kecantikan, khususnya dalam mengatasi jerawat, pori-pori wajah, serta kulit berminyak.

Untuk mengatasi jerawat atau kulit berminyak, juga untuk mengecilkan pori-pori wajah, Anda bisa menjadikan buah kelubi sebagai masker. Caranya, siapkan 3 buah kelubi, haluskan dengan blender, lalu bubuhkan pada wajah dan leher secara merata. Diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air dingin. Lakukan perawatan ini secara rutin, hingga masalah wajah seperti jerawat atau kulit berminyak teratasi.

Baca juga: Aneka Manfaat Buah Ackee untuk Kesehatan