Kiat-kiat agar Tidur Lebih Nyenyak

Kiat-kiat agar Tidur Lebih Nyenyak

BIBLIOTIKA - Sangat menyenangkan bila kita bisa tidur dengan nyenyak, tanpa terganggu atau terbangun sewaktu-waktu. Tidur nyenyak semalaman membuat tubuh kita benar-benar beristirahat dengan baik, sehingga kita pun merasa segar saat terbangun. Dulu, waktu masih kecil atau remaja, kita mungkin biasa tidur nyenyak. Tetapi, seiring bertambahnya usia, banyak orang yang mulai sulit tidur nyenyak, bahkan ada yang sampai terserang insomnia.

Sebagaimana insomnia atau sulit tidur tidak muncul tiba-tiba, begitu pun tidur nyenyak. Jika sulit tidur memiliki penyebab, begitu pun tidur nyenyak. Berikut ini beberapa tip yang bisa dilakukan agar tidur lebih nyenyak.

Berolah raga

Olah raga tidak hanya membantu tubuh kita lebih sehat, tapi juga membantu kita lebih cepat tidur di malam hari. Karena aktivitas olah raga membutuhkan energi cukup banyak, tubuh kita pun lebih membutuhkan istirahat saat malam hari. Hasilnya, kita bisa tidur lebih nyenyak. Karena olah raga yang dimaksudkan di sini adalah untuk tidur nyenyak, lakukanlah olahraga pada pagi atau sore hari, bukan di malam hari.

Jadwalkan waktu tidur 

Menjadwalkan tidur secara teratur juga hal penting dalam upaya mendapatkan tidur yang nyenyak. Orang yang biasa teratur tidur pukul 21:00 atau 22:00 misalnya, umumnya lebih nyenyak saat tidur daripada orang yang tidur tanpa jadwal jelas. Ada kalanya malam ini tidur pukul 21:00, besok malam tidur pukul 24:00, lalu besoknya lagi tidur pukul 23:00. Ketidakteraturan jadwal tidur semacam itu berpotensi mengurangi kualitas tidur. Sebaliknya, jadwal tidur yang teratur akan membantu metabolisme tubuh berjalan lebih baik.

Kenali kebiasaan Anda

Masing-masing orang memiliki kebiasaan sendiri dalam hal tidur. Ada yang suka tidur sore-sore, misalnya pukul 21:00 sudah tidur. Ada pula yang lebih senang tidur pukul 22:00, dan sebagainya. Ini lebih berkaitan dengan kebiasaan, dan bisa dibilang tidak masalah, selama Anda tidur dalam jumlah yang cukup.

Jika Anda memang terbiasa tidur pukul 22:00, misalnya, Anda perlu mengenali kebiasaan itu dan meneruskannya. Artinya, karena Anda biasa tidur pukul 22:00, usahakan setengah jam sebelumnya Anda benar-benar telah siap untuk tidur. Kalau misalnya pukul 21:00 Anda masih ada di luar rumah, usahakan Anda telah pulang sebelum pukul 21:30. Hal itu bertujuan agar Anda tidak menoleransi keterlambatan waktu tidur. Karena, jika Anda menoleransi waktu tidur, lalu tidur terlambat dari kebiasaan, lama-lama akan menjadi kebiasaan baru, dan dari situ biasanya masalah sulit tidur dimulai.

Hindari konsumsi makanan berat

Pada waktu menjelang tidur, sebaiknya tidak makan makanan berat, juga tidak mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lain. Perut yang sangat penuh bisa menjadikan Anda sulit tidur. Kalau memang merasa lapar menjelang tidur, sebaiknya makanlah buah-buahan daripada makanan lain yang tergolong junk food. Selain itu, pastikan minum air dalam jumlah yang cukup.

Matikan komputer atau televisi

Banyak orang tidur dengan televisi masih menyala. Bisa karena kebiasaan, bisa pula karena televisi ada di dalam kamar tidur. Tidur dengan televisi yang masih menyala bisa membuat Anda gelisah, sehingga tidak nyenyak saat tidur. Sebaiknya, sebelum tidur, matikan televisi terlebih dulu, sehingga Anda bisa tidur tanpa beban.

Begitu pula komputer. Jika Anda memang senang browsing atau menggunakan komputer untuk berbagai keperluan, ada baiknya untuk mematikan komputer setengah jam sebelum Anda tidur. Langsung tidur begitu mematikan komputer bisa membuat pikiran anda masih aktif, dan otot tubuh masih kaku, sehingga sulit tidur. Dengan mematikan komputer setengah jam sebelum tidur, otak Anda akan mendingin, otot lebih rileks, sehingga bisa berangkat tidur dengan lebih nyaman.

Hindari bertelepon menjelang tidur

Berkomunikasi lewat telepon atau ponsel menjelang tidur bisa membuat Anda sulit tidur, karena aktivitas itu menjadikan otak Anda dalam kondisi siaga. Bisa jadi pula, topik yang diobrolkan selama bertelepon dapat membuat pikiran Anda merasa terganggu, sehingga Anda sulit tidur. Setidaknya, berteleponlah setengah jam sebelum Anda tidur, sehingga pikiran telah rileks kembali saat akan tidur.

Redupkan lampu kamar tidur

Sangat baik jika lampu kamar tidur dalam keadaan redup. Sebagian orang bahkan memadamkan lampu sama sekali, sehingga tidak ada cahaya saat tidur. Apa pun yang dipilih, yang jelas lampu redup di kamar tidur lebih baik daripada kondisi terang benderang. Lampu yang redup atau padam bisa membantu tidur lebih lelap. Sebaliknya, lampu kamar yang terang benderang bisa membuat silau, dan Anda sulit tidur nyenyak.

Perhatikan tempat tidur

Jika Anda menggunakan kasur kapas untuk tidur, perhatikan apakah semua bagiannya masih rata, ataukah sudah ada bagian yang telah mengempis? Tempat tidur yang tidak nyaman juga bisa membuat tidur Anda tidak nyaman. Jika memang tempat tidur Anda sudah perlu diperbaiki atau bahkan diganti, Anda bisa mempertimbangkan untuk memperbaiki atau menggantinya.

Perhatikan lingkungan tidur

Tak jauh beda dengan poin sebelumnya, lingkungan tidur juga bisa mempengaruhi tidur. Ruangan tidur yang rapi bisa membuat Anda lebih nyaman tidur, daripada ruangan yang berantakan dan kotor.

Selain itu, jika Anda sering terbangun hanya untuk mematikan AC atau kipas angin karena kedinginan, hal itu tentu bisa mengurangi kualitas tidur Anda. Karena itu, lebih baik aturlah timer AC atau kipas angin, sehingga piranti tersebut bisa mati sendiri pada waktu yang tepat, tanpa harus membangunkan Anda dari tidur hanya untuk mematikannya.

Baca juga: Makanan-makanan yang Meningkatkan Kualitas Tidur