Tidur dan Kemampuan Mengambil Keputusan

Tidur dan Kemampuan Mengambil Keputusan

BIBLIOTIKA - Tidur membantu pikiran untuk beristirahat, hingga jadi lebih segar saat bangun tidur. Karena kenyataan itu, banyak orang yang berpikir bahwa mereka sebaiknya tidur dulu sebelum mengambil suatu keputusan, agar keputusan yang diambil bisa benar-benar baik dan memuaskan. Apakah tidur memang membantu kita dalam hal mengambil keputusan?

Berdasarkan penelitian, ternyata jawabannya tidak. Memang benar bahwa tidur dapat membantu menyegarkan pikiran, sehingga kita dapat berpikir dengan lebih baik. Tapi dalam hal mengambil suatu keputusan yang baik, bisa dibilang tidak berkaitan dengan apakah kita telah tidur sebelumnya atau tidak.

Para peneliti dari Harvard University, Stanford University, dan University of Massachusetts, melakukan penelitian menyangkut hal ini dengan melibatkan sejumlah partisipan yang dibagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok, dalam kesempatan terpisah, diminta memilih tas yang mungkin akan menjadi milik mereka melalui undian. Kelompok pertama diminta langsung memilih. Sementara kelompok kedua diminta tidur lebih dulu sebelum mengambil keputusan keesokan harinya.

Analisis terhadap kedua kelompok tersebut menemukan bahwa kelompok kedua—yang diminta tidur lebih dulu—justru lebih sulit dalam membuat keputusan. Waktu yang diberikan untuk mereka, agar bisa tidur lebih dulu, justru memberi ruang bagi rasa ragu dan bimbang. Di sisi lain, tidur yang dilakukan sebelum mengambil keputusan juga memicu rasa ingin memiliki yang lebih kuat pada barang yang akan mereka pilih.

Uma R. Karmarkar dari Harvard Business School, yang memimpin riset tersebut, menyatakan bahwa tidur sebelum membuat keputusan memang bisa membuat seseorang merasa keputusannya lebih positif. Tetapi tidak menjamin mereka lebih percaya diri atas keputusan yang mereka buat. Meski begitu, membuat keputusan secara impulsif juga tidak berarti pasti baik.

Jika Anda merasa kesulitan dalam membuat keputusan, beberapa hal berikut bisa diperhatikan:
  1. Terimalah fakta bahwa Anda tidak bisa memiliki segalanya.
  2. Lebih banyak berpikir—atau memiliki waktu lebih banyak untuk berpikir—tidak menjamin keputusan akan lebih baik.
  3. Hindari menunda keputusan tanpa henti. Artinya, jika memang harus diputuskan, putuskanlah.
  4. Percayalah pada intuisi. 
  5. Jika keputusan yang diambil ternyata menghasilkan sesuatu yang tidak sesuai harapan, belum tentu Anda salah.

Baca juga: Dampak Kurang Tidur pada Remaja