Bagaimana Lembah dan Ngarai Terbentuk?

Bagaimana Lembah dan Ngarai Terbentuk?

BIBLIOTIKA - Lembah adalah wilayah bentang alam yang dikelilingi pegunungan atau perbukitan, yang luasnya beberapa kilometer persegi sampai ribuan kilometer persegi. Secara umum, ada dua bentuk lembah. Ada yang berbentuk seperti huruf “U”, ada pula yang berbentuk seperti huruf “V”, bisa juga campuran keduanya. Lembah yang sangat dalam dengan sisi curam disebut ngarai.

Ngarai adalah lembah dalam bersisi terjal, yang terbentuk akibat erosi aliran air sungai. Ngarai juga dapat diartikan sebagai lembah yang dalam dan sempit dengan lereng yang sangat curam. Dalam bahasa Inggris, ngarai disebut “canyon”, sedangkan dalam bahasa Spanyol disebut “caƱon”.

Keberadaan lembah atau ngarai bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya sungai dan gletser. Ketika aliran sungai mengikis batuan hingga dalam waktu lama, lembah bisa terbentuk. Bentuk lembah juga banyak tergantung pada sifat aliran air yang melaluinya. Sungai di pegunungan, misalnya, menghasilkan dinding ngarai yang curam dengan dasar sempit.

Lembah juga bisa terbentuk karena kikisan gletser. Bahkan kikisan gletser jauh lebih kuat daripada kikisan sungai. Lapisan es pada gletser bisa mencapai ketebalan puluhan meter, dan memiliki daya gerus yang kuat terhadap permukaan tanah.

Seperti fenomena alam lain semisal gunung, gua, atau sungai, banyak lembah di dunia ini yang memiliki keindahan mengagumkan.

Baca juga: Jharia, Kota di Atas Tanah yang Membara