Tidur yang Cukup Bisa Melawan Demam

Tidur yang Cukup Bisa Melawan Demam

BIBLIOTIKA - Vitamin C sering dikonsumsi dalam upaya meredakan flu dan demam. Namun, ternyata, ada cara lain yang lebih ampuh untuk hal itu, yaitu dengan cukup tidur. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of California di San Diego, AS, orang yang tidur kurang dari enam jam lebih mudah terkena demam dibandingkan orang yang tidur di atas enam jam.

Kesimpulan itu diperoleh setelah mereka melakukan penelitian terhadap 164 orang sehat yang berumur rata-rata 30 tahun. Masing-masing orang tersebut diberi actigrafi yang dikenakan di pergelangan tangan. Actigrafi adalah piranti untuk mengetahui kebiasaan tidur seseorang.

Selama dalam penelitian yang dilakukan seminggu, tim peneliti memperhatikan kebiasaan tidur mereka. Setelah itu, mereka ditempatkan di sebuah hotel, dan diberi rhinovirus, yaitu virus yang menyebabkan demam lewat obat tetes hidung.

Para peneliti memantau siapa saja di antara orang-orang itu yang terserang demam setelah diberi rhinovirus. Hasilnya, mereka yang memiliki kebiasaan kurang tidur cenderung lebih mudah sakit, dalam hal ini terserang demam.

Analisis yang dilakukan menyebutkan bahwa orang yang tidur lima jam atau kurang setiap malam memiliki kemungkinan 4,5 kali lebih besar untuk terjangkit demam, dibandingkan orang yang tidur tujuh jam atau lebih. Sedangkan mereka yang tidur selama enam jam diketahui memiliki kemungkinan 4,2 kali lebih rendah untuk terserang demam, dibandingkan mereka yang tidur lima jam atau kurang.

Berkaitan dengan vitamin C, ada kepercayaan bahwa vitamin C mampu mencegah demam. Namun, ternyata, penambahan suplemen vitamin C hanya memberikan efek yang kecil untuk mencegah demam.

Kenyataan itu terungkap dalam 29 studi yang dilakukan terhadap 10.000 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan, minum vitamin C hanya akan mencegah demam jika tubuh memiliki tingkat vitamin yang rendah, seperti pada kasus orang yang tinggal di daerah dingin dan orang-orang yang berolahraga keras.

Namun, pada orang-orang yang memiliki tingkat vitamin cukup, vitamin C hanya memiliki peran yang sangat kecil. Bahkan, sebagaimana yang diungkap dalam penelitian di atas, tidur yang cukup lebih memberikan keuntungan daripada mengonsumsi vitamin C untuk menyembuhkan demam. Dr. M. Safwan Badr, mantan presiden American Academy of Sleep Medicine, menyatakan, “Tidur merupakan cara alamiah untuk melawan demam.”

Baca juga: Tanda-tanda Anda Kurang Tidur