Aneka Manfaat Buah Mahoni untuk Kesehatan

Aneka Manfaat Buah Mahoni untuk Kesehatan

BIBLIOTIKA - Mahoni adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari wilayah Pasifik Selatan, terutama Kepulauan Solomon. Pohon mahoni memiliki batang kuat dan keras, sehingga hasil kayunya sering dimanfaatkan untuk bahan bangunan. Kayu mahoni juga kerap dijadikan seni kerajinan ukiran, atau menjadi bahan pembuatan furnitur. Pohon mahoni memiliki buah yang sangat pahit, namun memiliki khasiat dalam kesehatan.

Buah dan biji mahoni memiliki kandungan saponin dan flavonoid yang kaya, dan hal tersebut memiliki manfaat, di antaranya dapat melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar kolesterol, meredakan rasa sakit, mengurangi tumpukan lemak di saluran darah, mengurangi pendarahan, melawan radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah penggumpalan darah, meningkatkan fungsi hati, menetralisir kadar gula darah, dan lain-lain.

Karena kenyataan itu, buah serta biji mahoni pun sering dimanfaatkan untuk pengobatan. Biji mahoni biasanya digiling menjadi bubuk, untuk kemudian dicampur dengan air. Bahkan, saat ini telah ada ekstrak biji mahoni dalam bentuk kapsul, yang ditujukan sebagai suplemen makanan.

Dibandingkan gingseng, yang juga terkenal sebagai tumbuhan obat, mahoni memiliki nutrisi yang lebih kaya. Selain mengandung 33 jenis flavonoid dan 27 jenis saponin, mahoni juga memiliki kandungan berbagai vitamin, mineral, protein, dan asam lemak, yang diperlukan untuk tubuh sehat.

Buah maupun biji mahoni sama-sama memiliki manfaat, namun kebanyakan orang lebih sering memanfaatkan bijinya. Khusus untuk hal itu, Anda bisa mengonsumsi biji mahoni dengan beberapa cara. Pertama, Anda bisa memakan biji mahoni secara langsung setelah mengupas kulit luarnya. Tentu saja jika Anda memang mampu menahan pahit yang ditimbulkan dari biji tersebut.

Kedua, Anda bisa menyeduh bubuk biji mahoni ke dalam air panas. Sedangkan ketiga, Anda bisa mengonsumsi biji mahoni yang telah dikemas dalam kapsul, minyak esensial, atau serbuk instan.

Jika Anda ingin membuat serbuk mahoni, Anda bisa menggilingnya sampai halus. Sedangkan untuk pemakaian biji mahoni dalam mengatasi penyakit, dosis yang disarankan adalah setengah sendok makan bubuk biji mahoni. Berikut ini uraian manfaat buah dan biji mahoni dalam membantu menunjang kesehatan.

Menyehatkan jantung

Kandungan flavonoid dalam biji mahoni memiliki kemampuan dalam meningkatkan sirkulasi darah. Sedangkan kandungan saponin dalam biji mahoni baik untuk kesehatan jantung. Karenanya, kombinasi nutrisi dalam biji mahoni merupakan pengobatan alami untuk menjaga kesehatan jantung serta sirkulasi darah.

Menurunkan demam

Untuk menurunkan demam, Anda bisa memanfaatkan buah mahoni. Caranya, seduh buah mahoni dalam seperempat gelas air panas, dan tambahkan satu sendok makan madu. Aduk-aduk sampai rata, lalu diminum pada saat masih hangat.

Mengatasi diabetes

Untuk mengatasi diatebes, seduh setengah sendok bubuk biji mahoni ke dalam sepertiga gelas air mendidih. Setelah airnya hangat, minumlah ramuan tersebut, setengah jam sebelum makan. Minum ramuan tersebut 3 kali dalam sehari, pada pagi, siang, dan malam.

Mengatasi masuk angin

Untuk mengatasi masuk angin, seduh setengah sendok bubuk biji mahoni ke dalam seperempat gelas air panas, tambahkan satu sendok makan madu, lalu diaduk hingga merata. Minumlah saat masih hangat, tiga kali sehari.

Mengatasi hipertensi

Untuk mengatasi hipertensi atau darah tinggi, siapkan 8 gram bubuk biji mahoni, seduh dalam dua gelas air panas. Biarkan sampai airnya agak dingin, lalu disaring. Minumlah air saringan tersebut dua kali sehari, pagi dan sore, masing-masing satu gelas.

Meningkatkan kesuburan

Jika Anda dan pasangan belum dikaruniai anak karena masalah kesuburan, Anda bisa mengonsumsi buah mahoni. Daging buah mahoni memiliki kemampuan dalam meningkatkan kesuburan pria. Karenanya, resep ini lebih ditujukan untuk pihak suami.

Mengatasi sembelit

Untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar, Anda bisa menyeduh setengah sendok bubuk biji mahoni, seduh dengan air hangat, lalu diminum.

Mengontrol gula darah

Bagi penderita diabetes, rutin mengonsumsi setengah sendok bubuk biji mahoni yang diseduh air hangat sebelum makan, dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kandungan saponin pada tumbuhan mahoni memiliki kemampuan dalam menetralkan gula darah.

Meringankan Alzheimer

Biji mahoni dapat membantu meringankan Alzheimer. Caranya juga mudah. Anda tinggal menambahkan bubuk biji mahoni yang telah diseduh air ke dalam minuman, misalnya secangkir susu, lalu diminumkan pada penderita Alzheimer.

Meningkatkan selera makan

Jika Anda kehilangan nafsu makan karena sakit atau karena sebab lain, Anda bisa memanfaatkan bubuk biji mahoni. Caranya, seduh setengah sendok makan bubuk biji mahoni ke dalam sepertiga gelas air panas, dan tambahkan satu sendok makan madu. Minum ramuan ini dalam keadaan hangat, tiga kali dalam sehari. Perlahan-lahan, nafsu makan Anda akan bangkit kembali.

Mengatasi eksim dan reumatik

Seduh setengah sendok makan bubuk biji mahoni ke dalam setengah gelas air panas. Tambahkan madu secukupnya, kemudian minum sewaktu hangat, sebanyak tiga kali dalam sehari.

Mengatasi nyeri haid

Jika Anda kerap mengalami sakit seperti nyeri pada saat haid, Anda bisa mengatasinya dengan cara cukup mudah. Makanlah sejumput buah mahoni, pada hari pertama siklus menstruasi Anda. Cara tersebut akan mengurangi rasa sakit yang biasa Anda derita.

Catatan:

Dalam mengonsumsi biji mahoni, perlu diperhatikan bahwa mengonsumsi biji mahoni secara berlebihan dapat memicu terbentuknya kolesterol di cairan empedu, yang dapat menyebabkan batu empedu. Hal itu terkait dengan adanya saponin dan flavonoid dalam mahoni. Karena itu, dosis yang dianjurkan adalah 200 gram per hari.

Kandungan flavonoid di dalam mahoni memang efektif dalam mengatasi hipertensi. Namun, penggunaan secara berlebihan dapat menyebabkan efek tidak baik bagi tubuh. Karena itu, sekali lagi, Anda harus bijak dalam mengonsumsinya.

Menurut para ahli herbal, dosis yang tepat dalam mengonsumsi biji mahoni adalah 1 biji per hari, jika biji tersebut langsung dimakan sebagai obat alami. Sedangkan dalam bentuk ekstrak atau bubuk, Anda bisa menyesuaikan dosisnya.

Baca juga: Tidur yang Cukup Bisa Melawan Demam