Tidur dan Kecantikan Kulit

Tidur dan Kecantikan Kulit

BIBLIOTIKA - Kita tentu menyadari bahwa tidur adalah waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh untuk memperbarui diri. Setelah tidur dalam waktu yang cukup, kita pun terbangun dengan tubuh yang lebih segar, juga pikiran yang lebih segar. Kenyataannya kita akan merasa lelah, letih, sekaligus kurang mampu berkonsentrasi jika kurang tidur, apalagi jika semalam tidak tidur sama sekali.

Selama ini, kita diberitahu bahwa waktu tidur yang ideal adalah 8 jam. Meski begitu, karena suatu hal, kadang-kadang kita tidur kurang dari 8 jam, misal hanya 6 atau 7 jam. Sekilas, jumlah tidur yang kurang dari 8 jam tersebut tidak terlalu terasa bagi tubuh. Artinya, bisa dibilang kita tidak mengalami perubahan apa pun, meski hanya tidur 6 atau 7 jam. Tapi benarkah begitu?

Ada sebuah studi yang cukup mengejutkan mengenai hal ini, yang diprakarsai oleh Dr. Guy Meadows, seorang pakar dalam bidang tidur. Studi yang melibatkan 31 relawan itu ditujukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara tidur 8 jam dan 6 jam. Semua relawan yang terlibat dalam studi itu wanita, dan separuh dari mereka diminta tidur selama 8 jam, sementara separuh lainnya diminta tidur 6 jam. Studi dilakukan selama 5 malam berturut-turut.

Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah 5 malam, semua relawan diperiksa menggunakan mesin khusus bernama Visia, yang ditujukan untuk mengetahui perbedaan kesehatan/kecantikan mereka. Hasilnya, para relawan yang tidur hanya 6 jam setiap malam menunjukkan perubahan pada garis-garis halus dan kerutan yang meningkat hingga 45 persen, juga bintik hitam yang meningkat hingga 13 persen. Hasil studi itu seolah menunjukkan bahwa wanita yang tidur kurang dari 8 jam setiap malam lebih cepat mengalami masalah kecantikan kulit.

Bahkan, beberapa relawan yang hanya tidur 6 jam juga mengalami beberapa perubahan lain, yaitu peningkatan sel darah merah hingga 68 persen, dan kantung hitam di mata hingga 127 persen. Kemudian, ketika studi diarahkan pada tingkat kemampuan diri, hasilnya menunjukkan bahwa relawan yang hanya tidur selama 6 jam mengalami penurunan tingkat kemampuan hingga 20 persen, dan menurun semangatnya hingga 33 persen.

Perlu diperhatikan, bahwa tidur selama 6 jam yang disebutkan di atas hanya terjadi selama 5 malam. Artinya, bahkan hanya 5 malam saja, tidur kurang dari 8 jam telah mampu menimbulkan begitu banyak perubahan, dari menurunnya semangat, kurangnya kemampuan diri, hingga dampak yang timbul pada kecantikan kulit. Kita tentu bisa membayangkan apa yang terjadi jika tidur kurang dari 8 jam dilakukan sampai cukup lama (lebih dari 5 malam).

Dr. Guy Meadows menyatakan bahwa tidur adalah waktu terpenting bagi tubuh untuk melakukan penyembuhan, memperbarui sel, dan menghilangkan racun dari tubuh. Ketika tidur berkurang, tubuh pun kehilangan waktu untuk melakukan fungsi tersebut. Karenanya, meski dalam jangka pendek mungkin kurang tidur bisa dibilang tidak menunjukkan masalah apa pun, tapi dalam jangka panjang dampak itu bisa menimbulkan masalah.

Baca juga: Tips jika Ingin Tidur Setelah Sahur