Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Sulit Tidur

Hal-hal yang Sebaiknya Tidak Dilakukan Saat Sulit Tidur

BIBLIOTIKA - Meski tidur adalah kebutuhan bagi tubuh untuk dapat beristirahat, tapi kadang muncul masalah. Masalah yang paling umum berkaitan dengan tidur adalah sulit tidur. Tidak berarti sulit tidur pasti insomnia. Bisa jadi, karena suatu hal—misal karena ada suatu beban pikiran tertentu—kita jadi sulit tidur, meski pada hari-hari lain kita bisa tidur dengan mudah. Apa yang sebaiknya dilakukan jika sulit tidur?

Beberapa hal yang biasa dilakukan orang yang sulit tidur umumnya adalah dengan memasang alarm, dengan tujuan agar besok dapat bangun pagi seperti biasa. Selain memasang alarm, banyak orang yang memaksa tubuhnya untuk tidur. Jika tubuh tidak juga tertidur, orang lalu menghitung domba, dengan tujuan cepat tertidur. Jika cara itu masih gagal, orang menghibur diri dengan menyalakan gadget dan membuka e-mail atau browsing, dan semacamnya. Padahal, cara-cara itu sering kali justru membuat kita lebih sulit tidur.

Memasang alarm dengan tujuan agar besok bangun pagi mungkin tidak terlalu bermasalah jika kita bisa tidur dengan baik tanpa masalah. Tapi memasang alarm ketika kebetulan kita sulit tidur sering kali justru menimbulkan masalah. Karena memasang alarm sebelum tidur menjadikan pikiran tidak fokus pada tidur, melainkan memikirkan untuk bangun kembali. Akibatnya, kita pun jadi semakin sulit tidur. Karenanya, memasang alarm hanya efektif jika kita sedang tidak mengalami masalah sulit tidur.

Memaksa tubuh untuk tidur sering kali juga justru membuat kita sulit tidur. Meski lampu kamar sudah dipadamkan atau diredupkan, tapi tubuh masih sulit tertidur. Jika kita memaksa diri untuk tidur, tubuh kita justru semakin tidak bisa tidur. Karenanya, jika sulit tidur, tak perlu memaksa tubuh untuk tidur. Sebagai gantinya, lakukan aktivitas yang bisa merelaksasi tubuh, seperti mendengarkan musik lembut, atau semacamnya. Saat mulai rileks, tubuh akan terlelap sendiri.

Kemudian, kita mungkin pernah mendengar saran bahwa menghitung domba akan membuat kita lebih mudah tertidur. Tetapi kenyataannya tip itu sering tidak terbukti. Menghitung domba membuat kita membayangkan domba. Membayangkan domba menjadikan pikiran kita aktif. Aktifnya pikiran justru menjadikan kita sulit tidur. Karenanya, jika kita ingin menghitung satu dua tiga dan seterusnya, dengan tujuan agar mudah terlelap, menghitung sajalah. Tidak perlu sambil membayangkan domba atau apa pun, agar pikiran kita tidak memikirkan macam-macam.

Bisa jadi, karena tidak bisa tidur padahal sudah berbaring berjam-jam, kita jadi jengkel. Untuk mengatasi perasaan suntuk, kita pun menyalakan gadget untuk mengecek e-mail, membuka sosial media, atau browsing, demi mengisi waktu sambil menunggu kantuk. Yang jadi masalah, aktivitas itu sering kali justru menghilangkan kantuk dan kita makin sulit tidur. Saat membuka e-mail atau terhubung dengan sosial media, bisa jadi kita terlibat interaksi dengan orang lain, dan kita pun lupa pada kantuk. Hasilnya, kita justru tidak tidur.

Untuk itu, saat kebetulan kita mengalami masalah sulit tidur, jangan tergoda untuk melakukan hal-hal yang telah disebutkan di atas, karena sering kali justru membuat kita lebih sulit tidur. Jika ingin cepat tertidur, kita hanya perlu berbaring santai, mencoba membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, dan biasanya kantuk akan datang sendiri hingga akhirnya kita terlelap.

Baca juga: Panduan Menata Ruangan Kamar Tidur