Bagaimana agar Memiliki Ingatan yang Kuat?

Bagaimana agar Memiliki Ingatan yang Kuat?

BIBLIOTIKA - Beberapa orang memiliki kemampuan yang disebut mnemonic, yaitu ingatan yang sangat kuat, sehingga dapat mengingat banyak hal dengan baik, termasuk detail-detailnya. Salah satu orang yang terkenal memiliki ingatan mnemonic adalah Kim Peek. Dia bisa mengingat hal-hal yang pernah dilihatnya secara detail, dan bisa menjelaskannya kembali dengan tingkat ketepatan yang menakjubkan.

Apakah kemampuan mnemonic semacam itu bisa dilatih? Jawabannya, ya. Salah satu metode untuk mengasah kemampuan mnemonic adalah dengan metode loci. Apa itu metode loci?

Gordon H. Bower, dalam Analysis of a Mnemonic Device (Standford, 1970), menyatakan bahwa metode loci adalah, “...penggunaan tata letak yang bisa membuat seseorang bisa menempatkan ingatan tentang benda atau orang.”

Proses memperkuat ingatan berlangsung dalam tiga langkah. Pertama, mengingat area arsitektural, semisal rumah. Kedua, benda yang akan diingat harus dihubungkan oleh gambar terpisah. Terakhir, gambar itu kemudian didistribusikan ke dalam tempat di tahap pertama. Manusia normal akan berusaha mengingat, sedangkan para mnemonic akan seolah berjalan, melihat simbol yang berada di suatu tempat, dan bisa mengingat informasi yang dibutuhkan.

Karena ingatan bisa dilatih, maka wajar kalau ada kompetisinya. Yang paling terkenal adalah World Memory Championships, sudah diadakan sejak 1991. Dalam kompetisi ini, ada 10 “cabang” yang harus dilewati dalam durasi tertentu. Misalnya mengingat nama dan wajah dalam waktu 15 menit. Dalam hal ini, rekor dunia adalah 164 nama.

Lalu ada pula mengingat deretan angka biner yang harus dihafal dalam waktu 30 menit, yang lalu akan dites urutannya. Ada juga kartu cepat, yaitu mengingat urutan 52 kartu secepat mungkin. Pemegang rekor juara di kompetisi ini adalah Dominic O’Brien. Pria Inggris ini sudah 8 kali keluar sebagai juara. Sedangkan sejak 2015, juara kompetisi ini adalah Alex Mullen asal Amerika Serikat.

Selain mnemonic, ada pula istilah “ingatan eidetik”, juga “ingatan fotografis”. Ingatan eidetik merujuk pada kemampuan untuk melihat kenangan seperti gambar selama beberapa menit. Sedangkan ingatan fotografis merujuk pada kemampuan mengingat teks atau nomor dalam detail akurat.

Baca juga: Mengenal Kecerdasan dan Sistem Pengukuan IQ