Mengapa Kita Belum juga Mendapat Uang Rupiah Baru?

Mengapa Kita Belum juga Mendapat Uang Rupiah Baru?

BIBLIOTIKA - Pada akhir tahun 2016, Bank Indonesia membuat uang rupiah dengan desain baru, meliputi pecahan Rp 1.000, Rp. 20.000, sampai Rp 100.000, juga uang logam atau koin. Kabar kehadiran uang rupiah dengan desain baru itu bahkan menjadi berita terkenal, karen diwartakan di mana-mana.

Dalam foto-foto yang muncul dalam berita-berita tersebut, wajah uang rupiah memang tampak berbeda dengan uang rupiah yang selama ini kita kenal dan gunakan. Melihat desain uang baru itu pun, rasanya kita penasaran ingin bisa melihat dan menyentuhnya langsung. Apalagi, desain uang baru itu sempat memicu kehebohan dengan adanya tuduhan berisi lambang tertentu, dan lain-lain, yang membuat banyak orang makin penasaran ingin melihatnya langsung.

Tetapi, sampai cukup lama sejak uang rupiah desain baru itu dirilis, ada banyak orang yang belum juga melihat langsung atau bahkan memilikinya. Dalam transaksi jual beli sehari-hari, kebanyakan kita masih melihat dan menggunakan uang rupiah desain lama yang sudah sangat kita hafal wujudnya. Sementara uang rupiah desain baru hanya bisa kita lihat di foto-foto di internet.

Apakah Anda juga termasuk orang yang belum pernah melihat dan memiliki uang rupiah desain baru? Jika ya, maka Anda tidak sendirian, karena nyatanya banyak sekali orang Indonesia yang juga belum pernah melihat dan memilikinya.

Ternyata ikhwal kelangkaan uang rupiah desain baru itu berlatar karena Bank Indonesia memang belum menyebarkan uang tersebut secara tuntas. Pada Februari 2017, Bank Indonesia menyatakan bahwa penyebaran uang rupiah Tahun Emisi (TE) 2016 baru mencapai 3 persen. Karena itulah, sebagian besar orang Indonesia—bisa jadi kita termasuk di dalamnya—belum sempat melihat apalagi memilikinya.

Karena peredaran uang rupiah desain baru masih sedikit, baru mencapai 3 persen, maka wajar kalau keberadaan uang baru tersebut masih langka, sehingga banyak orang yang belum sempat melihatnya langsung, apalagi memilikinya. Jadi, kita tunggu saja hingga beberapa waktu mendatang. Seiring waktu, peredaran uang baru itu pun tentu akan semakin banyak, hingga akhirnya sampai di tangan kita.

Baca juga: Panduan Sebelum Memutuskan Berinvestasi