Tokoh-tokoh Terkenal yang Diduga Dibunuh Illuminati

Tokoh-tokoh Terkenal yang Diduga Dibunuh Illuminati

BIBLIOTIKA - Illuminati adalah organisasi rahasia yang paling misterius di dunia. Sebagian orang meyakini Illuminati benar-benar ada, sebagian lain menganggap Illuminati tidak ada. Karenanya, Illuminati bisa dibilang antara ada dan tak ada. Karena itu pula, keberadaannya—atau ketidakberadaannya—kerap menjadi sasaran aneka teori konspirasi.

Ada banyak sekali teori konspirasi yang dilekatkan dengan Illuminati, termasuk pembunuhan tokoh-tokoh terkenal, artis, dan publik figur. Terlepas benar atau tidaknya, berikut ini adalah daftar tokoh dan orang-orang terkenal yang diduga dibunuh oleh Illuminati.

Michael Jackson

Pada 25 Juni 2009, Michael Jackson meninggal dunia, beberapa hari menjelang konsernya di London, Inggris. Michael Jackson tidak hanya dikenal sebagai King of Pop, tapi juga disinyalir sebagai salah satu anggota Illuminati.

Saat masih hidup, Jackson sempat menyangkal tuduhan bahwa dia anggota Illuminati. Namun, beberapa waktu sebelum kematiannya, Jackson sempat menyatakan hal-hal terkait rencana penentangannya terhadap “kekuatan tak terlihat” yang ada di balik industri musik dunia. Karenanya, ketika ia akhirnya meninggal dunia, banyak orang menduga kalau kematiannya terkait dengan kalimat yang diucapkannya.

John Lennon

Semasa hidup, John Lennon dianggap sebagai ancaman bagi cukup banyak pihak. INS, misalnya, berusaha mendeportasi dirinya, sementara FBI memasukkan John Lennon sebagai salah satu orang yang ada dalam daftar pengawasan mereka.

Yang menjadikan ada pihak-pihak merasa teracancam, karena Lennon kerap berbicara mengenai rencananya menentang kejahatan industri (khususnya industri musik), tempatnya berada. Ketika kemudian Lennon tewas terbunuh oleh Mark David Chapman, banyak pihak meyakini pembunuhan itu upaya membungkam dan menghentikan rencana Lennon. Chapman, sang pembunuh, diyakini banyak pihak berada di bawah kontrol Illuminati.

John F. Kennedy

Pada 22 November 1963, John F. Kennedy—yang waktu itu menjabat sebagai Presiden Amerika—tewas terbunuh setelah seseorang menembaknya dalam sebuah pawai arak-arakan. Pembunuhan Kennedy adalah salah satu pembunuhan paling terkenal di dunia, yang melahirkan begitu banyak teori konspirasi. Salah satunya, tentu saja, dikaitkan dengan Illuminati.

Banyak pihak menduga bahwa sebelumnya Kennedy bekerja untuk Illuminati. Namun, saat kemudian mencoba menentang, dan penentangan itu dinilai membahayakan, Illuminati pun memutuskan untuk membunuh Kennedy.

Martin Luther King, Jr.

Martin Luther King, Jr adalah tokoh yang sangat berpengaruh pada zamannya. Karenanya, orang-orang di masa itu menghormati Luther King sekaligus mengamini kata-katanya. Yang menjadi masalah, salah satu hal yang kerap diprotes dan ditentang oleh Luther King adalah Perang Vietnam yang melibatkan Amerika.

Banyak pihak menganggap perang Amerika di Vietnam adalah perang sia-sia, karena hanya menewaskan anak-anak muda Amerika yang diterjunkan ke sana. Luther King juga berpikir seperti itu. Namun, perang itu—diyakini banyak orang—sengaja dirancang oleh Illuminati, dengan tujuan agar bisnis senjata dapat berjalan. Karena Luther King menentang Perang Vietnam, dan ucapannya diamini banyak orang, Illuminati pun berpikir untuk “membungkamnya” selamanya. Martin Luther King, Jr tewas pada 4 April 1968.

Abraham Lincoln

Abraham Lincoln adalah salah satu presiden Amerika yang legendaris. Pada masa kepemimpinannya, Lincoln melihat bahwa masalah yang dihadapi Amerika waktu itu adalah bisnis yang menggurita yang menguasai hajat orang banyak, dan sistem perbankan yang tidak benar. Pemerintah Amerika tidak bisa mencetak uang sendiri, karena urusan percetakan uang dimonopoli oleh pihak di luar negara.

Lincoln menganggap sistem semacam itu tidak benar. Jadi, pada waktu itu, Lincoln pun berencana agar pemerintah Amerika dapat mencetak uang sendiri, agar rakyat Amerika dapat hidup lebih baik dan lebih makmur. Rencana itulah yang membuat Lincoln kemudian terbunuh pada 15 April 1865. Sistem perbankan dan bisnis besar yang menguasai Amerika diyakini dikuasai oleh Illuminati, dan mereka tidak senang dengan rencana Lincoln.

Kurt Cobain

Kurt Cobain adalah penyanyi legendaris, yang tidak hanya terkenal pada masanya, tapi juga setelah masa kematiannya. Sebagai penyanyi, Kurt Cobain sangat digilai banyak anak muda di seluruh dunia. Karena itu pula, Illuminati berencana menggunakan Kurt Cobain sebagai agen mereka untuk “mengontrol pikiran anak-anak muda melalui musik”.

Tapi Kurt Cobain menentang rencana itu, dan dia tidak mau dimanfaatkan siapa pun. Illuminati tidak senang tawarannya ditolak. Pada 5 April 1994, Kurt Cobain ditemukan tewas tertembak. Polisi menyebut kematiannya sebagai bunuh diri, namun banyak pihak meragukan, dan terus memperdebatkan fakta kematiannya.

Jim Morrison

Pada 3 Juli 1971, Jim Morrison meninggal dunia karena serangan jantung. Berita kematiannya terus heboh dan diwartakan nyaris tanpa henti hingga tiga hari sejak kematiannya. Namun, sejak itu pula, banyak orang mengklaim bahwa mereka melihat Morrison di tempat-tempat kumuh di berbagai tempat di dunia, dan masih hidup.

Ada dua teori konspirasi terkait kematian Jim Morrison. Pertama, Morrison adalah anggota Illuminati, dan—entah untuk alasan apa—Illuminati sengaja membuat berita kematian palsu tentang dirinya. Kedua, Morrison adalah anggota Illuminati yang membelot, dan dia sengaja menciptakan berita kematian dirinya, dengan tujuan terbebas dari ancaman Illuminati.

John F. Kennedy, Jr.

John F. Kennedy, Jr. adalah putra John F. Kennedy, yang tewas tertembak ketika masih menjabat sebagai Presiden Amerika. Sebagaimana ayahnya, John F. Kennedy, Jr. juga mati secara tak wajar.

Banyak pihak mempercayai bahwa John F. Kennedy, Jr. mengetahui rahasia di balik kematian ayahnya, dan dia memiliki informasi yang dapat membuktikan bahwa CIA terlibat dalam pembunuhan ayahnya. Diduga, John F. Kennedy, Jr. sedang berencana mempublikasikan informasi berbahaya itu, beberapa saat sebelum kematiannya. Dia meninggal dalam kecelakaan pesawat pada 16 Juli 1999.

Robert F. Kennedy

Satu lagi putra John F. Kenney, yaitu Robert F. Kennedy, yang juga tewas secara tak wajar. Dia dibunuh pada 6 Juni 1968, oleh seorang pria bersenjata.

Tidak jauh beda dengan Martin Luther King, Robert F. Kennedy juga aktif menentang perang Amerika di Vietnam. Hal itu, ditambah dengan rumor yang menyatakan bahwa dia akan menjadi Presiden Amerika Serikat berikutnya, menjadikan Robert F. Kennedy berbahaya bagi rencana-rencana Illuminati.

Malcolm X

Malcolm X adalah tokoh kulit hitam yang sangat terkenal dan legendaris. Selama hidupnya, dia memiliki pengaruh besar, dan sering mempromosikan pemberontakan terhadap struktur kekuasaan, dengan menggunakan langkah-langkah ekstrem.

Keberadaan Malcolm X dan ajakan-ajakannya dinilai berbahaya bagi hegemoni Illuminati. Pada 21 Februari 1965, Malcolm X pun tewas terbunuh. Banyak pihak menduga, kematian Malcolm X terkait Illuminati.

Frank Zappa

Selama menjadi artis, Frank Zappa tidak hanya aktif menyanyi, tapi juga aktif berbicara mengenai bahaya pengendalian pikiran melalui musik, film, berita, dan politik. Itu menjadikannya berbahaya, karena dia memiliki banyak penggemar yang fanatik, yang mempercayai apa pun yang dikatakannya.

Pada 1971, ketika Frank Zappa sedang konser, dia diserang oleh seseorang. Percobaan pembunuhan itu gagal. Sampai kemudian, pada 4 Desember 1993, Frank Zappa dinyatakan meninggal karena kanker. Banyak pihak menduga, penyakit itu sengaja disuntikkan ke tubuh Frank Zappa, untuk membungkamnya.

Bob Marley

Bob Marley, sebagaimana artis-artis legendaris lain, memiliki pengaruh yang sangat besar pada zamannya. Selain menyanyi, Bob Marley juga aktif menyuarakan pendapat-pendapatnya, yang—bisa jadi—bertentangan dengan Illuminati.

Pada 11 Mei 1981, Bob Marley meninggal dunia, dan banyak orang percaya bahwa penyanyi terkenal itu telah disuntik cairan langka yang merupakan bibit kanker, dengan tujuan untuk membungkam Bob Marley selamanya.

Lady Diana

Lady Diana, yang dijuluki Princess of Wales, adalah istri Pangeran Charles. Keluarga Kerajaan Inggris telah lama diketahui memiliki hubungan dekat dengan Illuminati. Ketika Diana dan Charles bercerai, perceraian itu merupakan sesuatu yang sangat memalukan bagi keluarga kerajaan. Yang lebih memalukan, Lady Diana tetap dicintai masyarakat Inggris, meski sudah tidak lagi menjadi anggota kerajaan setelah bercerai dengan Pangeran Charles.

Lalu Diana menjalin hubungan dekat dengan Dodi Al-Fayed. Pada 31 Agustus 1997, Diana dan Dodi Al-Fayed tewas dalam mobil yang mereka tumpangi. Banyak pihak menganggap kematian atau kecelakaan itu sebagai konspirasi keluarga Kerajaan Inggris, yang tidak ingin Diana membuat mereka makin malu. Mohamed Al Fayed, ayah Dodi Al Fayed, bahkan secara terbuka menuduh Kerajaan Inggris membunuh putranya dan Lady Diana.

Bruce Lee

Bruce Lee adalah sedikit aktor Asia yang terus dikenal dan dipuja hingga bertahun-tahun setelah kematiannya. Selama hidupnya, Bruce Lee adalah aktor yang berpengaruh, sehingga kerap menarik perhatian media. Dia sering berbicara bahwa dirinya “sedang diawasi setan”.

Semula, tidak banyak orang yang memperhatikan ucapan Bruce Lee. Namun, pada 20 Juli 1973, Bruce Lee meninggal secara mencurigakan, akibat reaksi alergi terhadap obat resep yang digunakannya. Sejak itu, kalimat Bruce Lee tentang “diawasi setan” mulai diperhatikan, dan banyak pihak menduga kematian aktor terkenal itu terkait dengan Illuminati.

Jimi Hendrix

Jimi Hendrix dipuja dan dikagumi banyak orang, bukan hanya karena kemampuannya bermain gitar, namun juga karena sikapnya. Pemerintah AS menganggap Jimi Hendrix sebagai “subversif”, sementara Jimi Hendrix diketahui sangat paranoid di hari-hari menjelang kematiannya, dan kerap menyebut ia akan mati sebelum berusia 30 tahun.

Pada 18 September 1970, Jimi Hendrix meninggal. Entah benar atau tidak, kematian gitaris hebat itu diduga terkait dengan Illuminati.

Tupac Amaru Shakur

Tupac Amaru Shakur, atau yang biasa disebut Tupac Shakur, adalah rapper terkenal sepanjang masa. Pada masa hidupnya, Tupac Shakur diketahui telah mencurigai Illuminati sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap berbagai masalah besar di dunia. Pernyataan-pernyataannya yang keras, ditunjang dengan popularitasnya yang luar biasa, menjadikan Illuminati terancam.

Pada 7 September 1996, Tupac Shakur ditemukan mati, dan kematiannya—diyakini banyak pihak—terkait dengan tuduhan-tuduhannya terhadap Illuminati.