Mengapa Terjadi Kelangkaan Air Bersih?

 Mengapa Terjadi Kelangkaan Air Bersih?

BIBLIOTIKA - Dalam lima puluh tahun terakhir, Indonesia telah mengalami penurunan kualitas air. Kenyataan itu terungkap dalam hasil penelitian Pusat Teknologi Lingkungan BPPT, yang menyatakan ada 1,2 miliar penduduk dunia tidak mempunyai akses ke air bersih. Kemudian, hampir dua kali lipatnya, penduduk tidak mempunyai fasilitas dasar sanitasi memadai.

Sementara peneliti Bidang Teknik Konservasi dan Tata Air menyatakan, Pulau Jawa akan menjadi wilayah pertama yang berpotensi mengidap kelangkaan air, sebab hanya memiliki ketersediaan air permukaan sebesar 4 persen. Sedangkan jumlah penduduk Pulau Jawa mencapai 60 persen dari total penduduk Indonesia.

Kelangkaan dan kekeringan muncul dari dua faktor yang berbeda. Jika kekeringan hadir karena siklus alamiah, yang salah satu faktornya berbentuk perubahan iklim. Dalam hal ini, manusia tidak bisa mencegahnya, selain merancang pola mitigasi. Sedangkan kelangkaan air merupakan dampak dari ulah manusia. Beberapa penyebabnya adalah penggunaan air berlebihan, enggan melestarikan alam, dan tidak mampu mengelola penguatan mutu air.

Menurunnya kualitas air di Indonesia disebabkan beberapa faktor yang menjangkiti, selain ada pula bagian yang disebabkan oleh alam secara alamiah. Namun, pencemaran air sungai yang memiliki daya rusak tinggi justru disebabkan oleh manusia. Beberapa di antaranya dipicu perusakan hutan di hulu, hingga memunculkan endapan erosi di tengah maupun hilir, pembakaran hutan, limbah industri, limbah pemukiman, limbah pertanian, limbah rumah sakit, dan limbah pertambangan.