Etika Pacaran dan Berkencan di Era Modern

 Etika Pacaran dan Berkencan di Era Modern

BIBLIOTIKA - Zaman yang kita hadapi telah jauh berbeda dengan zaman yang dihadapi ayah ibu atau kakek nenek kita. Di masa lalu belum ada ponsel, belum ada internet, belum ada media sosial semacam Facebook dan Twitter, dan lain-lain. Karenanya, ada banyak hal yang mengalami pergeseran bahkan perubahan, khususnya dalam hal pacaran dan berkencan.

Di masa lalu, mungkin orang pacaran karena saling kenal di sekolah atau kampus, lalu si cowok mengunjungi rumah si cewek, yang domisilinya tentu satu kota. Tetapi, sekarang, orang bisa mengenal orang lain di luar kota atau bahkan di luar negeri dengan mudah, karena keberadaan internet dan media sosial. Hubungan komunikasi pun bisa difasilitasi oleh ponsel atau chat, sehingga kini tidak ada lagi halangan dalam berkomunikasi, meski jarak saling berjauhan.

Latar belakang itu pula yang menjadikan sebagian orang mungkin bertanya-tanya, bagaimanakah cara terbaik membalas pesan singkat dari orang yang berkencan dengan kita? Berapakah emoticon senyum atau emotion ciuman yang baik untuk disematkan pada pesan yang kita kirim? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu tentu belum ada pada sekian dekade yang lalu, tapi telah menjadi bagian hidup kita di masa kini.

Latar belakang itu pula yang menjadikan sebuah survei sengaja dilakukan, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tadi. Survai yang dilakukan di Inggris itu melibatkan 1.500 orang, yang diminta memberi jawaban terkait hubungan pacaran, kencan, dan semacamnya, di zaman sekarang.

Berdasarkan survai tersebut, yang tentunya menggunakan ukuran orang Inggris, kita baru boleh berciuman pada kencan kedua. Sedangkan untuk kencan pertama, cukup pegangan tangan atau pelukan singkat saja.

Ketika kencan pertama selesai, etika zaman sekarang mengharuskan pihak pria langsung mengirimkan pesan singkat pada si wanita. Dalam hal ini, jika si wanita tertarik untuk melanjutkan hubungan, sebaiknya membalas pesan singkat si pria dalam waktu 15 menit.

Di masa lalu, wanita kadang berpura-pura bersikap dingin, dengan tidak langsung membalas pesan pria. Ketika mendapat pesan singkat di ponsel, tidak jarang wanita mendiamkannya dulu sampai satu dua jam, baru membalas. Kini, hal semacam itu sudah tidak berlaku lagi. Dalam survai yang dilakukan di Inggris, hanya 5 persen dari responden yang menyatakan bahwa mereka baru membalas pesan setelah menunggu 2 jam. Sementara mayoritas responden menyatakan langsung menjawab pesan tersebut.

Kemudian soal emoticon. Dalam studi yang dilakukan terkait soal ini, hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan dua emoticon ciuman adalah ideal. Jika hanya satu emoticon, Anda akan dianggap dingin. Sementara jika lebih dari dua emoticon, Anda akan dianggap berlebihan.

Lalu bagaimana dengan media sosial di internet? Studi terkait hal ini menyarankan, Anda sebaiknya mengikuti si dia di Instagram atau Twitter, atau mengirimkan permintaan menjadi temannya di Facebook.

Menanggapi hasil studi di atas, psikolog Jo Hemmings menyatakan bahwa level kesulitan berkencan semakin meningkat di era teknologi sekarang ini, dan menyebabkan orang-orang harus berpikir mengenai apa yang sebaiknya mereka katakan. Bagaimana menurut Anda?

Baca juga: Memahami Rasa Cemburu Dalam Cinta